Menuju konten utama

Luhut Usul BUMN Pakai AI Buat Pangkas Biaya Operasional

Luhut mengakui penggunaan AI masih berpotensi menghasilkan sesuatu yang salah, tetapi meyakini kesalahan karena penggunaan AI masih dapat diperbaiki.

Luhut Usul BUMN Pakai AI Buat Pangkas Biaya Operasional
Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan di Kantor Kementerian Kesehatan (Kemenkes), pada Selasa (9/9/2025). tirto.id/Rahma

tirto.id - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengusulkan BUMN untuk melakukan transformasi dengan menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Penggunaan kecerdasan buatan, kata Luhut, dapat memangkas biaya operasional BUMN hingga 10-30 persen.

Menurut dia, penggunaan AI kini telah diterapkan oleh pemerintah daerah. Luhut mengatakan, penggunaan AI dinilai sudah sepatutnya juga diterapkan BUMN karena sejumlah pemerintah daerah mulai menggunakan teknologi kecerdasan buatan.

"Kita coba bikin, kita exercise. Bukan omong-omong aja, kita bikin semacam start up. Saya coba berapa perusahaan, they can save like 20 percent to 30 percent efficiency,” tuturnya di kantor DEN, Jakarta Pusat, Jumat (13/2/2026).

Luhut menyatakan, perkiraan angka efisiensi itu terbilang besar, jika diterapkan pada BUMN yang berskala raksasa. Misalnya, Pertamina atau PLN yang disebut memiliki beban operasional tinggi setiap tahunnya.

"Anda bayangkan nanti BUMN kita, Pertamina, PLN, semua berbasis AI, itu saya pikir efisiensinya akan 20 persen, let’s say 20 [persen], let’s say 10 persen, 15 persen. Jadi, itu angka sangat besar," ucapnya.

Kata dia, perusahaan dapat mengambil keputusan berbasis data yang lebih presisi ketika menggunakan AI. Dengan demikian, proses pengadaan, manajemen aset, serta perencanaan bisnis dapat dipantau secara langsung sehingga potensi kebocoran dan pemborosan dapat ditekan.

Di satu sisi, Luhut mengakui penggunaan AI masih berpotensi menghasilkan sesuatu yang salah. Akan tetapi, mantan Menko Marves ini meyakini kesalahan karena penggunaan AI masih dapat diperbaiki.

“Kalau apa yang sekarang sedang saya kerjakan, dengan government technology di mana saya jadi Chair-nya, saya lihat enggak ada masalah itu. Ya bukan maksudnya tidak ada masalah, ada masalah yang kita mampu identify dan kita akan mampu menyelesaikan,” urai Luhut.

Baca juga artikel terkait ARTIFICIAL INTELLIGENCE atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Insider
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Andrian Pratama Taher