Menuju konten utama

LPDP Minta BUMN & Kadin Serap Lulusan di Industri Strategis

Sampai saat ini jumlah penerima beasiswa di bidang ilmu atau program studi industri strategis mencapai 76,3 persen dari 23.447 orang.

LPDP Minta BUMN & Kadin Serap Lulusan di Industri Strategis
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama LPDP, Sudarto dalam Media Gathering APBN 2026, di Novotel, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/10/2025). tirto.id/Qonita Azzahra
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama LPDP, Sudarto, mendorong perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bisa menyerap lulusan LPDP, terutama program industri strategis. Ia bahkan berencana mengadakan diskusi dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) terkait penyerapan tersebut.

Sampai saat ini jumlah penerima beasiswa di bidang ilmu atau program studi industri strategis mencapai 76,3 persen dari seluruh penerima beasiswa bidang Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM) yang berjumlah 23.447 orang.

Sementara itu, jika ditilik persentasenya, penerima beasiswa program studi industri strategis di 2025 diperkirakan mencapai 67 persen. Ini melonjak dari dua tahun sebelumnya, di mana pada 2023 hanya sebanyak 52 persen dan 58 persen di 2024.

“Bagaimana bisa mengutilisasi. Dari tidak menyediakan menjadi bagaimana bisa memberdayakan teman-teman lulusan LPDP ini untuk industri ini, terutama industri strategis,” jelasnya, dalam Media Gathering APBN 2026, di Novotel, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/10/2025).

Sementara itu, untuk memastikan keterserapan lulusan LPDP, sejak awal pendaftaran pun Badan Layanan Umum (BLU) Pendidikan di bawah Kementerian Keuangan itu juga sudah memetakan jurusan terkait industri strategis apa saja yang sekiranya dapat menjadi kunci pertumbuhan ekonomi nasional.

“Sehingga, jurusan yang tadi kami akan kunci yang dibutuhkan oleh industri, dan sehingga pada akhirnya akan diserap oleh industri. Jangan sampai ada teman-teman lulusan LPDP tidak terserap industri dan malahan didayagunakan oleh industri di luar negeri,” tukas Sudarto.

Di sisi lain, Sudarto menampik anggapan bahwa peningkatan penerima beasiswa dari bidang studi STEM atau industri strategis seperti industri pertahanan, pangan, energi, dan lain sebagainya terjadi karena adanya arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

Peningkatan jumlah mahasiswa di bidang industri strategis tersebut, kata dia, dilakukan agar semakin banyak mahasiswa yang dapat diserap oleh industri.

“Kami belajar, bahwa untuk mendapatkan dampak yang lebih baik lagi dari mereka-mereka (penerima beasiswa) ini dilibatkan dengan industri,” pungkas dia.

Baca juga artikel terkait LPDP atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Dwi Aditya Putra