tirto.id - Informasi gempa terbaru M7.0 di Alaska dan Kanada menyita perhatian masyarakat. Bagaimana dampak dan korban akibat gempa M7.0 di Alaska dan Kanada?
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 melanda daerah terpencil dekat perbatasan antara Alaska dan wilayah Yukon, Kanada, pada hari Sabtu (6/12). Menurut otoritas setempat, gempa tersebut tidak memicu terjadinya tsunami.
Adapun daerah yang paling terdampak gempa M7.0 ialah daerah pegunungan yang jarang penduduknya. Setelah terjadi gempa utama, beberapa gempa susulan juga terjadi dengan kekuatan yang lebih kecil.
Informasi Gempa Terbaru M7.0 Alaska & Kanada
Seturut laporan AP News, gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah pegunungan di perbatasan antara Alaska dan Kanada, pada Sabtu (6/12) berpusat di sekitar 370 kilometer barat laut Juneau, Alaska, dan 250 kilometer barat Whitehorse, Yukon.
Gempa ini terjadi dengan kedalaman yang cukup dangkal, yakni 10 km dengan beberapa gempa susulan yang lebih kecil. Gempa juga terasa dalam radius 800 kilometer di sekitar episentrum, dekat Gletser Hubbard, bongkahan es yang luas yang berasal dari dekat Gunung Hubbard.
Episentrum gempa berjarak 130 kilometer dari wilayah padat penduduk di Kanada, yaitu Haines Junction. Kemudian, episentrum gempa juga berjarak sekitar 91 kilometer dari Yakutat, Alaska.
Menurut laporan Earthquake Insights pada Senin (8/12), dampak langsung gempa bumi M7.0 di Alaska dan Kanada terhadap manusia diperkirakan terbatas. Gempa bumi terjadi di bawah cagar alam yang luas dan terpencil, di dekat Taman Nasional Wrangell-St. Elias Amerika Serikat dan Taman Teritorial Asi Keyi, Kanada.
Episentrum gempa hanya dapat dilalui selama bulan-bulan musim panas jika melalui jalur di wilayah Amerika Serikat. Sementara itu, tidak ada jalan atau jalur apa pun yang dibangun jika melalui Kanada. Bahkan, akses ke wilayah episentrum sebagian besar melalui jalur es.
Berdasarkan pengamatan seismolog dari Sumber Daya Alam Kanada, Alison Bird, wilayah paling terdampak gempa M7.0 di Alaska dan Kanada ialah pegunungan yang jarang penduduk di wilayah Yukon. Alison Bird juga menjelaskan bahwa beberapa orang melaporkan barang-barang berjatuhan saat terjadi gempa.
"Kebanyakan orang melaporkan barang-barang jatuh dari rak dan dinding," kata Bird, dikutip dari AP News, Minggu (7/12).
Menurut Alison Bird, gempa tersebut tidak menimbulkan kerusakan yang berarti di wilayah yang padat penduduk.
"Sepertinya kita belum melihat kerusakan struktural apa pun." Lanjut Bird.
Kemudian, gempa juga terasa di sekitar kerajaan Kanada di Whitehorse. Sersan Polisi Berkuda Kerajaan Kanada (RCMP) Calista MacLeod mengatakan bahwa pihaknya menerima dua panggilan darurat 911 terkait gempa bumi tersebut.
"Gempanya benar-benar terasa. Banyak orang di media sosial yang mengatakan bahwa mereka merasakannya," kata MacLeod, dikutip dari laman LA Times. Sabtu (6/12).
Berdasarkan pengamatan stasiun Earthquake Alaska, guncangan gempa kuat terasa selama 21 detik, dan dari total guncangan yang terasa selama 59 detik.
Secara rinci, gempa M7.0 di Alaska dan Kanada berada di antara Sesar Fairweather di Kanada dan Sesar Totschunda di Alaska. Wilayah ini disebut Seanadasar Konektor. Adapun arah patahan gempa bumi ini sejajar dengan orientasi barat laut-tenggara.
Setelah gempa utama, Earthquake Alaska mencatat dua gempa susulan di atas magnitude 5 dalam 10 menit pertama. Kemudian, terjadi 180 gempa di atas magnitudo 3 keesokan paginya, Minggu (7/12).
Berdasarkan laporan Earthquake Insights pada Senin (8/12), gempa susulan sejauh ini membentang sepanjang 65 kilometer, sebagian besar di barat-barat laut episentrum gempa utama.
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id


































