Menuju konten utama

Update Lansia Malaysia yang Hilang Saat Bencana Sumatra

Cek update turis lansia asal Malaysia yang sempat dilaporkan hilang saat bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra.

Update Lansia Malaysia yang Hilang Saat Bencana Sumatra
Foto udara dampak kerusakan pascabanjir bandang di Aceh Tamiang, Aceh, Selasa (2/12/2025). Banjir bandang yang melanda daerah itu pada Rabu (26/11) mengakibatkan 18 orang meninggal dunia dan tiga orang dinyatakan hilang serta merusak ribuan rumah warga sehingga menyebabkan 206.903 jiwa dari 51.726 kepala keluarga terpaksa mengungsi. ANTARA FOTO/Suhendra/Lmo/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Tiga turis lansia asal Malaysia ditemukan di Aceh. Kementerian Luar Negeri Malaysia, melalui Konsulat Jenderal Malaysia di Medan, Kamis (4/12), menyebut ketiga warga lansia berusia antara 63 hingga 64 tahun telah dievakuasi dari wilayah yang terisolasi banjir.

Sementara itu, warga Malaysia lainnya masih dalam proses pencarian, seiring akses ke sejumlah wilayah terdampak mulai terbuka dan membaik secara bertahap.

Konsulat Jenderal Malaysia di Medan terus berkoordinasi dengan otoritas Indonesia dan mendampingi dalam proses identifikasi. Pihaknya juga turut memantau perkembangan pascabencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara sejak 27 November 2025.

Update Tiga Lansia Malaysia yang Hilang Saat Bencana di Sumatra

Tiga turis lansia asal Malaysia yang sebelumnya dilaporkan hilang saat bencana banjir dan longsor di Sumatra kini dilaporkan telah ditemukan di Aceh.

Ketiga lansia berusia antara 63 hingga 64 tahun yang sebelumnya tidak dapat dihubungi sejak 27 November 2025 itu kini telah berhasil ditemukan dan dievakuasi dari wilayah yang terisolasi akibat banjir besar.

Menggunakan pesawat TNI AU, ketiganya diterbangkan dari Bandara Rembele, Takengon, ke Medan, Sumatra Utara, dan tiba di Bandara Kualanamu, Rabu (3/12) malam. Konsulat Jenderal di Medan tengah mengatur kepulangan mereka ke Malaysia secepatnya.

Warga Malaysia Lainnya Masih dalam Proses Pencarian

Berdasarkan informasi terbaru yang terpisah, satu warga asal Malaysia yang hilang akibat tanah longsor di Padang Panjang, Sumatra Barat, masih belum ditemukan hingga hari ketujuh, hari ini (4/12). Pencarian terus dilakukan di tepi sungai dan kawasan longsor dekat Jembatan Kembar.

Sementara itu, Konsulat Jenderal Malaysia di Medan juga menerima laporan lain tentang satu warga lansia Malaysia berusia 64 tahun yang hilang di tengah bencana Sumatra. Upaya pencarian untuk menemukannya terus dilanjutkan.

Adapun, otoritas Indonesia telah membuka kembali sejumlah jalur darat, sehingga memungkinkan bantuan seperti makanan, obat‑obatan, dan kebutuhan dasar dapat disalurkan ke wilayah terdampak.

Upaya pemulihan akses jalan utama masih dilakukan, dengan target rampung paling lambat pada pertengahan Desember 2025, guna mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

Kementerian Luar Negeri Malaysia mengimbau warga negaranya yang berada di daerah terdampak bencana untuk tetap berhati-hati, memantau prakiraan cuaca, dan mengikuti arahan dari otoritas Indonesia.

Bagi keluarga di Malaysia yang kehilangan kontak dengan kerabat di wilayah terdampak bencana disarankan menghubungi Konsulat Jenderal Malaysia di Medan melalui nomor +62 823 6164 6046. Selain itu, dapat menghubungi melalui surel mwmedan@kln.gov.my untuk memperoleh bantuan.

Tirto telah merangkum sejumlah informasi penting mengenai Internasional. Yuk, cek artikel selengkapnya dengan klik tautan di bawah ini!

Kumpulan Artikel Internasional

Baca juga artikel terkait INTERNASIONAL atau tulisan lainnya dari Indyra Yasmin

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Indyra Yasmin
Editor: Yantina Debora