Menuju konten utama

Fenomena Pink Moon 2026 Jam Berapa, Tanggal, & Kapan Terjadi?

Fenomena Pink Moon 2026 jam berapa, tanggal, dan kapan terjadi? Berikut penjelasan Pink Moon yang akan muncul pada Kamis, 2 April 2026, pukul 09.11 WIB.

Fenomena Pink Moon 2026 Jam Berapa, Tanggal, & Kapan Terjadi?
Fenomena Bulan Supermoon atau super Pink Moon menghiasi langit Kota Lhokseumawe, Aceh, Selasa (27/4/2021). ANTARA FOTO/Rahmad/rwa.

tirto.id - Fenomena Pink Moon merujuk kepada bulan purnama pada April 2026 dan menjadi salah satu bahasan yang menarik bagi pecinta pemandangan astronomi. Lantas, fenomena Pink Moon 2026 jam berapa muncul, tanggal, dan kapan terjadinya?

Kendati sebutannya bermakna "merah muda", bulan Pink Moon tidak memperlihatkan warna tersebut. Mengutip laman Pendidikan Matematika FMIPA UNESA, bulan purnama ini tetap berwarna keemasan, kuning pucat, serta putih keperakan.

Istilah Pink Moon sendiri muncul berdasarkan jenis tanaman bunga liar Phlox Subulata yang berwarna merah muda. Tumbuhan ini merupakan salah satu varietas asal Amerika Utara yang mekar pada awal musim semi atau setelah musim dingin.

Fenomena Pink Moon 2026 Jam Berapa, Tanggal, & Kapan Terjadi?

Melansir laman National Geographic, setiap bulan purnama memiliki sebutannya masing-masing. Adapun Pink Moon secara khusus merujuk kepada purnama yang terjadi pada April.

Sehubungan dengan itu, puncak fenomena Pink Moon 2026 diperkirakan akan terjadi pada Kamis, 2 April 2026, pukul 09.11 WIB. Untuk melihat pemandangannya secara jelas, masyarakat dapat mencari tempat yang lapang serta minim pencahayaan.

Waktu terbaik untuk mengamati pemandangan Pink Moon 2026 adalah ketika malam 1 April. Pada hari Rabu malam tersebut, bulan purnama baru saja memasuki masa terbitnya.

Kemunculan Pink Moon tahun 2026 ini akan berdampingan dengan Spica, yaitu rasi bintang Virgo. Penampakan fenomena tersebut dapat diabadikan menggunakan kamera mode malam yang berkualitas tinggi.

SUPERMOON DI MALANG

Fenomena bulan purnama merah muda (Supermoon pink moon) terlihat di Malang, Jawa Timur, Selasa (27/4/2021). LANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/rwa.

Di Amerika Utara, Pink Moon sering mendapatkan sebutan lain sebagai "Breaking Ice Mon" atau "Bulan Es Pecah". Pasalnya, masa kemunculan bulan purnama Pink Moon menandakan cairnya es ketika berganti ke musim semi.

Berbagai wilayah lain juga memiliki penamaan tersendiri terhadap Pink Moon alias purnama bulan April. Dinukil dari Time and Date, masyarakat Eropa kerap menyebutnya sebagau "Budding Moon" atau Bulan Tunas.

Dilansir dari Almanac, ada juga penyebutan religius Pink Moon sebagai "The Paschal Moon" yang artinya "Bulan Paskah". Tanggal kemunculan purnama tersebut kerap menjadi dasar dalam penentuan hari Paskah bulan April.

Ingin membaca lebih banyak informasi fenomena astronomi berupa bulan purnama lainnya? Pastikan untuk melihat artikel lain seputar bulan purnama Pink Moon di bawah ini:

Informasi Fenomena Astronomi Terbaru

Baca juga artikel terkait FENOMENA ASTRONOMI atau tulisan lainnya dari Yuda Prinada

tirto.id - Edusains
Kontributor: Yuda Prinada
Penulis: Yuda Prinada
Editor: Beni Jo