Menuju konten utama

Enzo Fernandez dan Jejak Gagal Rekrutan Mahal Manchester City

Man City resmi datangkan Enzo Fernandez dari Chelsea dengan nilai transfer fantastis. Apakah ia bisa lepas dari kutukan buruk pemain mahal The Citizens?

Enzo Fernandez dan Jejak Gagal Rekrutan Mahal Manchester City
Enzo Fernandez dari Argentina berlari dengan bola selama pertandingan sepak bola semifinal Piala Dunia antara Argentina dan Kroasia di Stadion Lusail di Lusail, Qatar, pada 13 Desember 2022. AP Photo/Frank Augstein, File)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Enzo Fernandez resmi didatangkan Manchester City dari Chelsea dengan nilai transfer 125 juta poundsterling atau 2,9 triliun rupiah. Enzo menjadi pemain termahal di Liga Inggris, menyamai Alexander Isak ketika didatangkan Liverpool dari Newcastle.

Kedatangan Enzo Fernandez ke Etihad Stadium menambah panjang daftar pemain dengan harga fantastis yang pernah direkrut The Citizens. Sebelum ini Man City pernah merekrut Jack Grealish seharga 100 juta poundsterling (Rp2,3 triliun) dari Aston Villa.

Merekrut Enzo Fernandez menjadi salah satu langkah strategis The Citizens dalam merombak lini tengah mereka, usai ditinggalkan Rodri, Bernardo Silva, dan Tijjani Reijnders. Sebelum Enzo, Man City juga sudah mendatangkan Elliot Anderson dan Ayyoub Bouaddi.

Kehadiran Enzo Fernandez dengan menyandang pemain termahal, bakal mendapat tantangan tak mudah. Pasalnya The Citizens ternyata punya catatan buruk dengan sederet pemain mahal, yang justru menunjukkan performa kurang menjanjikan di lapangan.

Sebut saja Jack Grealish, Robinho, dan Kalvin Phillips, yang boleh dibilang kurang bersinar di Etihad Stadium. Mampukah Enzo Fernandez keluar dari bayang-bayang kutukan pemain mahal di Man City?

Banderol Fantastis Enzo Fernandez ke Etihad Stadium

Enzo Fernandez datang ke Etihad Stadium dengan nilai transfer fantastis. Manchester City menebus klausul transfer Enzo Fernandez dari Chelsea sebesar 125 juta poundsterling atau lebih dari 2,9 triliun rupiah.

Jumlah itu membuat transfer Enzo menjadi yang termahal di Liga Inggris, sejajar dengan rekrutan Liverpool, Alexander Isak dari Newcastle pada awal musim 2025/2026 lalu. Ketika itu The Reds membeli Isak juga dengan harga 125 juta poundsterling.

Transfer Enzo Fernandez ke Man City sekaligus menjadikannya sebagai pemain pertama dalam sejarah, yang 2 kali dibanderol dengan harga di atas 100 juta poundsterling. Sebelumnya, Enzo didatangkan Chelsea dari Benfica seharga 120 juta poundsterling.

Selain Enzo Fernandez dan Alexander Isak, bursa transfer musim panas 2026/2027 juga menghadirkan nilai fantastis lain. Ada Bradley Barcola yang dibeli Liverpool dari PSG seharga 123 juta poundsterling (Rp2,9 triliun).

 Enzo Fernandez

Casemiro dari Manchester United, terbawah, berebut bola dengan Enzo Fernandez dari Chelsea selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester United dan Chelsea di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, Kamis, 25 Mei 2023. (AP Photo/Dave Thompson)

Kedatangan Enzo Fernandez merupakan salah satu langkah The Citizens untuk menambah kekuatan di lini tengah, yang musim ini sudah ditinggal deretan pemain kunci, seperti: Rodri, Bernardo Silva, dan Tijjani Reijnders.

Awal musim ini Man City juga mendatangkan 2 gelandang baru, yakni Elliot Anderson dan Ayyoub Bouaddi. Anderson diboyong dari Nottingham seharga 116 juta poundsterling (Rp2,7 triliun), sementara Bouaddi direkrut dari Lille dengan transfer 85,6 juta poundsterling (Rp1,8 triliun).

Terlepas dari itu The Citizens sejatinya juga masih dalam bayang-bayang “kutukan”, yang kerap membebani para pemain dengan nilai transfer mahal. Man City punya catatan buruk ketika merekrut pemain mahal, namun justru tampil kurang sesuai harapan.

Awas, Kutukan Pemain Mahal The Citizens!

“Kutukan” pemain mahal sempat dialami oleh Manchester City dalam kurun 2 dekade terakhir. The Citizens dikenal sebagai tim yang gemar mengeluarkan uang tak sedikit untuk merekrut pemain di bursa transfer.

Man City sempat memiliki deretan pemain mahal namun justru flop, seperti: Jack Grealish, Benjamin Mendy, dan Kalvin Phillips. Pada era sebelumnya, Citizens juga merekrut pemain mahal yang ternyata kurang bersinar, yakni: Robinho, Eliaquim Mangala, dan Wilfried Bony.

Jack Grealish didatangkan Man City dari Aston Villa dengan harga 100 juta poundsterling (Rp2,3 triliun) pada musim 2021/2022. Performa impresif Grealish di Aston Villa memicu ketertarikan pelatih Man City saat itu, Pep Guardiola, untuk menambah amunisi di sektor gelandang serang.

Tapi Jack Grealish justru tampil kurang maksimal bersama The Citizens, dengan catatan 159 caps, 17 gol, dan 23 assist. Musim ini Grealish kembali dipinjamkan ke Everton, meski sempat bermain ketika laga Man City vs Bournemouth.

Jack Grealish

Jack Grealish. instagram/jackgrealish's

Kemudian ada Benjamin Mendy yang digaet The Citizens dari AS Monaco, dengan harga 51,75 juta poundsterling sekira 1,2 triliun rupiah, pada musim 2017/2018. Pemain berposisi bek sayap itu tampil cukup baik di Monaco, bahkan membantu mereka menembus semifinal Liga Champions (UCL).

Sempat bermain cukup bagus bersama Man City, akan tetapi Mendy kemudian tergeser dari skuad utama karena dianggap kurang memiliki kemampuan bertahan. Mendy juga cukup sering membuat blunder tak penting, sebagai imbas keliarannya membantu serangan.

Berikutnya ada Kalvin Phillips yang direkrut dari Leeds United seharga 45 juta poundsterling (Rp815 miliar) pada musim 2022/2023. Pemain berposisi gelandang bertahan itu tampil cukup solid di Leeds United dalam beberapa musim terakhir.

Namun ketika bermain untuk Man City, Kalvin Phillips gagal menembus skuad utama. Ia kalah saing dengan Rodri. Kalvin juga beberapa kali dibekap cedera serta tampil kurang memuaskan ketika dimainkan. Kalvin lantas dipinjamkan ke beberapa klub lain.

Di era sebelumnya, Citizens juga merekrut pemain dengan harga fantastis, tapi kemudian kurang bersinar. Di antaranya adalah Robinho, Eliaquim Mangala, dan Wilfried Bony.

Robinho bahkan pernah memecahkan rekor transfer Liga Inggris pada tahun 2008 silam, ketika diboyong Man City dari Real Madrid dengan mahar 40 juta poundsterling.

Apakah Enzo Fernandez dapat keluar dari kutukan pemain mahal di Manchester City? Layak ditunggu kiprah pemain berkebangsaan Argentina tersebut pada musim ini.

Mampukah Enzo Fernandez Menjawab Tantangan?

Enzo Fernandez bakal menghadapi tantangan tak mudah dalam upaya membuktikan konsistensi performa di atas lapangan bersama Man City. Namun demikian Enzo dianggap punya bekal catatan bagus ketika bermain untuk Benfica, Chelsea, serta Timnas Argentina.

Kepindahan ke Manchester City bakal mempertemukan kembali Enzo Fernandez dengan pelatih Enzo Maresca. Keduanya sempat berada dalam tim yang sama di Chelsea, pada 2 musim terakhir.

Enzo Fernandez memiliki posisi asli sebagai gelandang tengah atau central midfielder (CM). Tapi Enzo juga bisa bermain di posisi gelandang serang (attacking midfielder/AM), serta gelandang bertahan (defensive midfielder/DM).

Kedatangan Enzo Fernandez diharapkan bisa menambal lini tengah The Citizens, usai ditinggal sejumlah pemain andalan seperti Rodri, Bernardo Silva, Nico Gonzalez, serta Tijjani Reijnders.

Man City juga sudah mendatangkan 2 pemain di posisi gelandang, yakni Elliot Anderson dan Ayyoub Bouaddi. Anderson lebih sering bermain di posisi gelandang bertahan, sementara Bouaddi kerap tampil sebagai gelandang tengah.

Di atas lapangan, Anderson dan Bouaddi dapat dikombinasikan dengan Enzo Fernandez yang bersifat lebih versatile. Akan tetapi 2 pemain tersebut juga dapat menjadi saingan Enzo dalam perebutan slot di skuad utama.

WCup Argentina Mexico Soccer

Enzo Fernandez dari Argentina merayakan setelah mencetak gol kedua timnya selama pertandingan sepak bola grup C Piala Dunia antara Argentina dan Meksiko, di Stadion Lusail di Lusail, Qatar, Sabtu, 26 November 2022. (AP Photo/Moises Castillo)

Man City juga masih punya deretan gelandang yang cukup mentereng, seperti: Nico O’Reilly, Mateo Kovacic, Claudio Echeverri, Rayan Cherki, hingga Phil Foden. Hal ini akan membuat persaingan ketat di lini tengah Citizens.

Hadirnya Enzo Fernandez berpeluang menggantikan posisi yang ditinggal Bernardo Silva atau Rodri. Dua pemain andalan Man City di era pelatih Pep Guardiola, yang kini hijrah ke Liga Spanyol bersama Real Madrid (Bernadro Silva) dan Barcelona (Rodri).

Ketika membela Chelsea, Enzo Fernandez punya statistik apik dan termasuk salah satu gelandang tengah paling produktif. Sejak bergabung dengan Blues musim 2022/2023, Enzo sukses membukukan 170 caps, dengan 31 gol, dan 30 assist.

Di sisi lain, Bernardo Silva membukukan 460 penampilan bersama Man City, dengan kontribusi 76 gol dan 77 assist di semua kompetisi. Kemudian Rodri mencapai 298 penampilan di City, dengan torehan 28 gol dan 32 assist.

Jika mencermati perbandingan statistik di atas, Enzo Fernandez agaknya sudah cukup punya modal bagus untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Bernardo Silva dan Rodri. Terlebih Enzo juga punya karakter bermain lebih versatile.

Baca juga artikel terkait LIGA INGGRIS atau tulisan lainnya dari Ahmad Zidan Nahari

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Ahmad Zidan Nahari
Penulis: Ahmad Zidan Nahari
Editor: Oryza Aditama