tirto.id - Timnas Vietnam resmi menjuarai Piala AFF 2026, lewat kemenangan agregat 4-2 atas Thailand di final. Dalam kejuaraan ini The Golden Star Warriors diperkuat 4 pemain naturalisasi, yakni: Le Giang Patrik, Nguyen Xuan Son (Rafaelson), Nguyen Tai Loc (Geovane Magno), dan Do Hoang Hen (Hendrio Araujo).
Xuan Son sudah menjadi pemain kunci Timnas Vietnam sejak mereka menjuarai Piala AFF 2024. Sedangkan Le Giang, Tai Loc, dan Hoang Hen menjalani debut Piala AFF pada edisi 2026.
Keberadaan 3 outfield players yakni Xuan Son, Tai Loc, dan Hoang Hen menjadi warna baru dalam kiprah Timnas Vietnam di Piala AFF. Namun khusus untuk Le Giang, ia seakan menjadi penerus tongkat estafet bagi deretan kiper-kiper naturalisasi yang kerap diandalkan The Golden Star Warriors.
Demam Kiper Naturalisasi di Timnas Vietnam
Kiper naturalisasi bukan hal baru bagi Timnas Vietnam. Le Giang bukan nama pertama, karena jauh sebelum itu terdapat Phan Van Santos alias Fabio dos Santos.
Phan Van Santos juga tercatat sebagai pemain naturalisasi pertama dalam sejarah sepak bola Timnas Vietnam. Lahir di Rio de Janeiro, Brasil, Fabio dos Santos memulai karier sebagai kiper di klub Vasco da Gama (1997-1999), Barreira (1999), lalu Campo Grande (2000). Namun sayang, Fabio tidak banyak mendapat kesempatan bermain.
Situasi tersebut membuat Fabio hijrah ke Liga Vietnam pada 2001. Fabio pernah membela klub Dong Tam Long An (2001-2010), Navibank Sai Gon (2010-2012), Becamex Binh Duong (2012-2013), serta Hung Vuong An Giang (2013-2014).
Ketika masih membela Dong Tam Long An, Fabio mendapatkan tawaran membela Timnas Vietnam. Hasilnya, tahun 2007 Fabio menjadi pemain naturalisasi pertama Timnas Vietnam, lalu mendapatkan nama lokal Phan Van Santos. Ia sempat diproyeksikan jadi kiper utama di Piala AFF 2008.
Phan Van Santos pernah bermain saat Vietnam menghadapi Brasil, dalam laga uji coba jelang Olimpiade 2008. Ketika itu Brasil menang 2-0, melalui gol Alexandre Pato dan Thiago Neves.
Phan Van Santos juga sempat bermain dalam laga uji coba kontra Timnas Indonesia, bulan Juni 2008 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya. Saat itu Indonesia menang 1-0 melalui gol Bambang Pamungkas.
Sayang sekali, Phan Van Santos gagal menembus skuad Timnas Vietnam di Piala AFF 2008. Pelatih Henrique Calisto saat itu memilih Duong Hong Son, Bui Quang Huy, dan Tran Duc Cuong di posisi penjaga gawang.
Setelah itu, Timnas Vietnam sempat cukup lama mengandalkan kiper lokal di berbagai kompetisi. Tapi tahun 2015, Vietnam kembali melakukan naturalisasi kiper. Ia adalah Lev Shonovich Dang, yang kemudian memiliki nama lokal Dang Van Lam.

Van Lam lahir pada 1994 di Rusia. Ia memiliki keturunan Vietnam, berasal dari sang ayah bernama Dang Van Son. Sedangkan ibunya bernama Olga Zhukova, berasal dari Rusia. Nama Lev diberikan karena sang ibu begitu mengagumi kiper legendaris Timnas Rusia, Lev Yashin.
Van Lam debut bersama Timnas Vietnam pada 2017, dalam laga Kualifikasi Piala Asia 2019 kontra Yordania, di Ho Chi Minh City. Van Lam membukukan clean sheet, laga berakhir imbang 0-0.
Sejak itu Van Lam menjadi andalan Timnas Vietnam, hingga mengemas 47 caps dengan kebobolan 33 kali. Sayang sekali cedera achilles membuat Van Lam absen saat Piala Asia 2024. Van Lam terakhir bermain lagi untuk Vietnam pada Maret 2026, dalam laga persahabatan kontra Bangladesh.
Kiper naturalisasi berikutnya adalah Filip Nguyen. Lahir pada 1992 di Ceko, Filip resmi menjadi pemain naturalisasi Vietnam tahun 2023. Filip memiliki darah Vietnam dari sang ayah.
Satu fakta menarik, pada September 2020 Filip sejatinya sempat masuk skuad Timnas Ceko jelang UEFA Nations League kontra Skotlandia. Tapi kala itu Filip tidak diturunkan bermain.
Debut Filip bersama Vietnam terjadi saat Piala Asia 2024, tepat ketika Timnas Vietnam Van Lam karena cedera. Sampai saat ini, Filip sudah mengemas 12 caps, tapi sudah kebobolan 24 kali.
Deretan pemain Indonesia pernah membobol gawang Filip Nguyen. Mereka adalah Asnawi Mangkualam di Piala Asia 2024, ditambah 4 gol ketika Kualifikasi Piala Dunia 2026 oleh Egy Maulana Vikri, Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen, dan Ramadhan Sananta.
Kini, Le Giang menjadi nama terbaru kiper naturalisasi Timnas Vietnam. Lahir di Slovakia tahun 1992, Le Giang secara resmi baru dinaturalisasi pada Maret 2026.
Jejak Prestasi Kiper Lokal Vietnam, Ada Hong Son dan Dinh Trieu
Dengan banyaknya stok kiper naturalisasi, apakah Vietnam tidak memiliki penjaga gawang yang bagus? Jika melihat ke belakang, The Golden Star Warriors sejatinya beberapa kali sukses mengandalkan kiper lokal.
Salah satu yang paling menonjol adalah Duong Hong Son, kiper utama Vietnam di Piala AFF 2008. Hong Son kala itu dipercaya mengawal gawang Vietnam, bahkan menggeser kiper naturalisasi Phan Van Santos.
Piala AFF 2008 tercatat sebagai gelar perdana bagi Timnas Vietnam di kejuaraan ini. Di laga final, mereka mengalahkan Thailand dengan agregat 3-2.
Tidak hanya itu, Hong Son bahkan terpilih sebagai MVP atau Pemain Terbaik Piala AFF 2008. Hong Son menjadi kiper pertama dalam sejarah Piala AFF, yang berhasil menyabet penghargaan individu tersebut.
Sepanjang turnamen edisi tersebut, gawang Timnas Vietnam hanya kebobolan 6 kali. Hong Son memberikan kontribusi maksimal, walau ia sempat melakukan gol bunuh diri saat leg 1 final.
Selain Hong Son, Timnas Vietnam juga pernah punya kiper lokal berkualitas seperti Nguyen Dinh Trieu. Menariknya, Dinh Trieu juga memiliki kisah yang mirip dengan Hong Son.
Ketika Piala AFF 2024, Dinh Trieu berebut tempat sebagai kiper utama Vietnam bersama Filip Nguyen. Statistik saat itu Dinh Trieu dipercaya bermain di 6 pertandingan, sedangkan Filip hanya 2 pertandingan.
Dinh Trieu menjadi salah satu pemain kunci ketika Timnas Vietnam akhirnya juara Piala AFF 2024. Seperti halnya Hong Son, Dinh Trieu juga terpilih sebagai MVP Piala AFF 2024.
Piala AFF 2026: Filip Nguyen Absen, Le Giang Bersinar
Kini dalam kejuaraan Piala AFF 2026, Patrik Le Giang menjadi tumpuan Vietnam di bawah mistar gawang. Absennya Filip Nguyen memberikan jalan bagi Le Giang untuk menampilkan kemampuan mengawal gawang tim.
Kepercayaan pelatih Kim Sang-sik tidak disia-siakan oleh Le Giang. Faktanya ia hanya kebobolan 3 gol dari 10 laga, hingga mengantar timnya juara Piala AFF 2026.
Secara statistik, Le Giang selalu dimainkan Kim Sang-sik di Piala AFF 2026. Le Giang tercatat mengemas 6 clean sheets di kejuaraan Piala AFF 2026
Penampilan brilian Le Giang terjadi ketika final leg 1 melawan Thailand. Vietnam saat itu menang 0-2 di markas lawan melalui gol Nguyen Hai Long dan Nguyen Quang Hai. Tapi yang paling mencuri perhatian adalah performa sang kiper.

Sepanjang laga ada 3 penyelamatan krusial yang dilakukan Le Giang. Walau tidak banyak, namun bisa tampil bagus dan clean sheet di kandang Thailand membuktikan kekuatan Le Giang.
Bahkan, pelatih Kim Sang-sik berseloroh bahwa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo pun bakal sulit membobol gawang Le Giang.
"Pelatih Lee Won-jae (pelatih kiper Vietnam) berkata bahwa sekalipun Ronaldo atau Messi yang melepaskan tembakan, Le Giang tidak akan goyah. Performanya sangat luar biasa," kata Kim Sang-sik, dikutip dari laman resmi Federasi Sepak Bola Vietnam.
Munculnya Le Giang di Piala AFF 2026 juga tidak lepas dari situasi skuad. Pasalnya Timnas Vietnam tidak bisa menggunakan tenaga Filip Nguyen serta Van Lam di Piala AFF 2026.
Filip absen karena punya komitmen bersama klub Cong An Hanoi, yang masih berjuang di babak playoff Liga Champions Asia Elite (ACL Elite). Hasilnya memuaskan, Filip berhasil membantu timnya masuk fase liga ACL Elite 2026/2027, usai mengalahkan Adelaide United 0-2 di laga playoff.
Di sisi lain, Van Lam sejatinya masuk skuad Vietnam di Piala AFF 2026 bersama Le Giang dan Tran Trung Kien. Tapi dikabarkan bahwa ia tengah mengalami masalah kebugaran, sehingga posisi kiper utama menjadi milik Le Giang.
Penulis: Wan Faizal
Editor: Oryza Aditama
Masuk tirto.id

































