tirto.id - Porter berinisial NE (31) ditangkap polisi usai mencuri uang penumpang di Make Up Area Terminal Keberangkatan Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai. Pria asal Tabanan, Bali itu ditangkap setelah dilaporkan korban berinisial BTW (25) asal Nganjuk, Jawa Timur pada Jumat (2/10/2026) pukul 19.30 Wita.
"Porter berinisial NE, diamankan pada Selasa 6 Oktober kemarin sekitar pukul 11.00 wita," kata Kasat Reskrim Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, AKP I Nengah Mantra, Rabu (7/10/2026).
Korban mengaku kehilangan uang tunai yang disimpan di tas ransel saat dirinya berada dalam proses penanganan bagasi di Make UP Area Bandara. Korban yang kehilangan uang tunai sebesar Rp15.800.000 kemudian melaporkan kepada petugas terkait. Saat dilakukan penyelidikan internal dan pengecekan rekaman CCTV, terlihat ada aktivitas yang mencurigakan.
"Setelah menerima informasi dugaan pencurian, kami melakukan koordinasi dan melakukan pengecekan CCTV," terang Nengah Mantra.
Alhasil, terungkap bahwa porter Bandara berada di sekitar conveyor. Pelaku membuka dan meraba tas milik korban yang tidak terkunci, selanjutnya mengembalikan tas ke conveyor.
NE mengakui mengambil uang korban. Selain uang tunai, satu baju warna oranye hitam dan satu unit pas Bandara atau kartu akses masuk Bandara juga disita polisi. Namun, pengakuan korban, ia kehilangan uang tunai sebesar Rp18 juta.
"Hasil penggeledahan di tempat tinggal pelaku, ditemukan uang tunai sebesar Rp15.800.000 diduga berkaitan milik korban," imbuhnya.
Untuk melengkapi administrasi penyidikan dan barang bukti, keterangan saksi-saksi juga dilengkapi penyidik. Motif pelaku untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari atau mencari keuntungan pribadinya. Kini, pria asal Tabanan tersebut harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Pelaku ditersangkakan melanggar Pasal 476 KUHP UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang tindak pidana pencurian jadi kunci untuk mengamankan perbuatannya.
Atas peristiwa itu, AKBP I Made Hendra Agustina, Ps Kasi Humas Ipda I Gede Suka Artana, mengimbau penumpang maupun pengunjung bandara untuk tetap waspada.
"Kami mengimbau agar semua pengguna jasa bandara agar memperhatikan keamanan barang bawaan, khususnya barang berharga," kata Gede Artana.
Penulis: Ahmad Firizqi Irwan
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id


































