Menuju konten utama

Jejak Luka Garuda di Piala AFF: Singapura Kerap Hadirkan Petaka

Jelang laga hidup-mati Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026. Misi wajib menang Tim Garuda tidak mudah, mengingat The Lions kerap hadirkan petaka.

Jejak Luka Garuda di Piala AFF: Singapura Kerap Hadirkan Petaka
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman (kiri) memberikan arahan kepada anak asuhnya pada sesi latihan di Stadion GBK, Jakarta, Minggu (2/8/2026). Latihan Timnas Indonesia untuk persiapan laga ketiga Grup A Piala AFF 2026 melawan Vietnam di Stadion Pakansari pada Senin (3/8/2026). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/sgd
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kejuaraan Piala AFF 2026 akan memasuki matchday terakhir babak penyisihan grup. Timnas Indonesia bakal melakoni laga hidup-mati saat bertandang ke markas Timnas Singapura, hari Jumat, 31 Agustus 2026, di Stadion Jalan Besar, Kallang, Singapura.

Saat ini Tim Garuda masih tertahan di peringkat ke-3 klasemen Grup A Piala AFF 2026 dengan koleksi 6 poin. Timnas Indonesia asuhan John Herdman tak ada opsi selain kemenangan di laga terakhir kontra Singapura, jika tak ingin terlempar dari kejuaraan tahun ini.

Ambisi Timnas Indonesia untuk merebut 3 poin di Jalan Besar Stadium jelas tidak akan berjalan mudah. Mengingat Timnas Singapura ternyata pernah menggores luka kepada Tim Garuda di kejuaraan Piala AFF.

Lalu bagaimana rekor sejarah pertemuan Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF? Apa saja syarat Timnas Indonesia untuk lolos ke babak semifinal Piala AFF 2026? Simak penjelasannya.

Dibungkam Vietnam Bikin Situasi Indonesia Runyam

Timnas Indonesia secara mengejutkan menelan kekalahan dari Vietnam pada matchday ke-4 Grup A Piala AFF 2026. Saat itu berlaga di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin (3/8/2026), Tim Garuda dibungkam dengan skor telak 0-3.

Dari sisi statistik, Timnas Indonesia tampil cukup mengecewakan ketika laga kontra Vietnam. Tim Garuda hanya bisa melepaskan 3 shot on target dari total 11 peluang yang diperoleh pada laga tersebut.

Selain itu, lini belakang Timnas Indonesia juga tampak rapuh ketika menghadapi tekanan dan serangan cepat dari barisan depan Vietnam. Hasilnya, kiper Timnas Indonesia Nadeo Argawinata sudah dipaksa 2 kali memungut bola dari dalam gawang, meski laga baru berjalan 15 menit.

Kekalahan 0-3 dari Vietnam jelas menjadi pukulan telak bagi tim asuhan John Herdman. Posisi Indonesia di papan klasemen Grup A juga melorot ke peringkat 3. Dari 3 pertandingan yang sudah dilakoni, Merah Putih baru mengemas 6 poin.

Di sisi lain, Timnas Vietnam melesat ke puncak klasemen Grup A, dengan 7 poin dari 3 laga. Lalu diikuti Singapura posisi ke-2, yang juga mengumpulkan 7 poin. Dalam hal ini Vietnam unggul selisih gol ketimbang Singapura.

Kondisi ini membuat Timnas Indonesia dalam posisi lebih sulit jelang laga terakhir fase grup melawan Singapura. Merah Putih dituntut wajib menang untuk lolos semifinal Piala AFF 2026, jika tak ingin impian gelar perdana kembali tertunda.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengaku bertanggung jawab terhadap kekalahan yang ditelan timnya. Herdman mengaku perlu beradaptasi dan mempelajari semua hal lebih cepat jelang laga melawan Singapura.

“Secara taktis, Vietnam lebih unggul, dan sebagai pelatih, saya harus belajar dengan cepat. Pertandingan berikutnya melawan Singapura sudah semakin dekat, jadi kami harus menerima kekalahan ini, belajar darinya, dan melangkah maju.” ucap Hermand usai laga kontra Vietnam, dikutip dari ASEAN United FC.

John Hermand menambahkan, saat ini dirinya bakal fokus memperbaiki kekurangan tim, jelang menghadapi Singapura di laga terakhir.

"Kami bertolak ke Singapura dengan tekad yang sangat bulat, kami harus memenangkan pertandingan itu. Situasi ini bukanlah yang kami harapkan, namun inilah kenyataan yang harus kami hadapi, dan kami akan melakoni pertandingan berikutnya dengan mengerahkan segala kemampuan kami.” imbuh Herdman.

Singapura, Singa yang Sering Jegal Garuda

Ambisi Tim Garuda meraih kemenangan di markas The Lions, Singapura, diprediksi berjalan sulit. Hal ini mengingat Singapura terbukti punya rekor pernah menjegal Timnas Indonesia dalam beberapa pertemuan di Piala AFF.

Ketika kedua tim bertemu di babak semifinal Piala AFF 1998, Singapura berhasil menundukkan Indonesia dengan skor 2-1. Kemudian final Piala AFF 2004, Singapura sanggup mengandaskan ambisi juara Indonesia dengan keunggulan agregat 5-2.

Kemudian ketika fase grup Piala AFF 2018, Timnas Indonesia kalah dari Singapura dengan skor tipis 0-1 pada laga pembuka. Hasil minor tersebut berujung kegagalan Tim Garuda lolos dari babak penyisihan grup edisi 2018.

Duel Singapura vs Indonesia juga diwarnai banyak drama ketika semifinal Piala AFF edisi 2020. Ketika itu Indonesia berhasil lolos ke final, lewat kemenangan agregat 5-3. Akan tetapi laga ini berjalan cukup sengit. Singapura bermain ngotot pada leg 2, meski tampil dengan 8 pemain lantaran terkena 3 kartu merah.

Dari sisi rekor head to head, Timnas Indonesia dan Singapura sudah 11 kali bertemu di Piala AFF. Hasilnya, Singapura dominan dengan 5 kemenangan, Indonesia 3 kali menang, lalu 3 laga lainnya berakhir imbang.

Rekor tersebut jelas menunjukkan bahwa Singapura bukan lawan yang mudah bagi Tim Garuda. Bahkan bukan tidak mungkin jika kembali bermain buruk, maka perjalanan Timnas Indonesia asuhan John Herdman di Piala AFF 2026 akan terhenti di Stadion Jalan Besar.

Sementara dari sisi total rekor pertemuan di semua ajang, Timnas Indonesia sudah bertemu dengan Singapura sebanyak 59 kali. Hasilnya, Merah Putih membukukan 30 kemenangan, The Lions mengantongi 19 kemenangan, lalu 10 laga berakhir imbang.

Skenario Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026

Klasemen Piala AFF 2026 Grup A menempatkan Vietnam di puncak tabel, dengan 7 poin. Diikuti Singapura di peringkat ke-2 dengan 7 poin. Lalu Timnas Indonesia posisi 3, dengan 6 poin. Sedangkan Kamboja (3 poin) dan Timor Leste (0 poin) sudah dipastikan tersingkir.

Regulasi Piala AFF 2026 hanya memberikan tiket lolos semifinal kepada 2 tim terbaik pada masing-masing grup. Saat ini di Grup A masih ada 3 tim yang punya kans lolos, yakni Vietnam, Singapura, dan Indonesia.

Skenario Timnas Indonesia lolos semifinal Piala AFF 2026 hanya dengan meraih 3 poin penuh di markas Singapura. Kemenangan bakal mengantar Indonesia naik ke posisi 2 besar di Grup A, tanpa pengaruh dari hasil pertandingan lain.

Jika Timnas Indonesia hanya bermain imbang dengan Singapura, maka Tim Garuda perlu berharap Vietnam kalah dengan skor lebih dari 7 gol saat bertandang di markas Kamboja. Kemungkinan ini jelas sangat sulit terwujud.

Kemudian jika Timnas Indonesia kalah di tangan Singapura, maka Tim Garuda dipastikan tersingkir di fase grup Piala AFF 2026. Oleh karenanya, kemenangan atas Singapura menjadi harga mati bagi Timnas Indonesia.

Di sisi lain, Vietnam hanya butuh hasil imbang atau tidak kalah dengan skor besar, untuk memastikan 1 tiket ke babak 4 besar. Meski demikian The Golden Stars Warriors jelas bakal tetap mengincar kemenangan atas Kamboja, untuk menyegel juara Grup A.

Sedangkan bagi Timnas Singapura, syarat kelolosan mereka hanya perlu menahan imbang Timnas Indonesia. Jika target tersebut terpenuhi, maka minimal Singapura akan finis sebagi runner-up grup.

Dengan semua skenario tersebut, besar kemungkinan Timnas Singapura bakal bermain lebih bertahan ketika menjamu Indonesia. Tim asuhan pelatih Gavin Lee bisa bermain lebih ke dalam, sembari memanfaatkan kelengahan Tim Garuda, dengan melancarkan serangan balik cepat.

Baca juga artikel terkait PIALA AFF atau tulisan lainnya dari Ahmad Zidan Nahari

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Ahmad Zidan Nahari
Penulis: Ahmad Zidan Nahari
Editor: Oryza Aditama