tirto.id - Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) adalah jalur masuk perguruan tinggi negeri yang menilai capaian akademik siswa selama di sekolah. Jalur ini tidak mengandalkan tes tertulis, tetapi mengacu pada nilai rapor dan prestasi lainnya. SNBP menjadi salah satu bagian dari Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).
Jadwal resmi SNBP 2026 telah dirilis oleh panitia pada 16 September 2025. Dibanding tahun-tahun sebelumnya, rangkaian seleksi tahun ini dimulai lebih awal. Percepatan ini memberi waktu lebih panjang bagi siswa dan sekolah dalam mempersiapkan diri.
Tahapan SNBP 2026 dimulai dari pengumuman kuota sekolah pada 29 Desember 2025. Pendaftaran siswa dijadwalkan berlangsung antara 3 hingga 18 Februari 2026, dan hasil seleksi diumumkan pada 31 Maret. Menariknya, SNBP 2026 juga akan mulai menerapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari penilaian.
Jurusan Sepi Peminat untuk SNBP 2026
Beberapa jurusan di perguruan tinggi masih sepi peminat adalah seperti Fisika di UI, Unair, ITS, Unej, dan Unpad. Jurusan bahasa asing non-Inggris juga mengalami hal serupa. Semisal Sastra Rusia, Sastra Prancis, dan Sastra Sunda.
Selain itu, sejumlah program vokasi masih kurang diminati meski prospek kerjanya mulai terbuka. Contohnya Kearsipan Digital, Pengobat Tradisional, dan Bisnis Logistik.
Adapun jurusan sepi peminat untuk SNBP 2026 adalah sebagai berikut:
1. Universitas Airlangga (Unair)
- S1 Akuakultur (FIKKIA Banyuwangi): 29 peminat, daya tampung 23
- D3 Bahasa Inggris: 34 peminat, daya tampung 23
- D4 Pengobat Tradisional: 51 peminat, daya tampung 12
- D4 Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol: 87 peminat, daya tampung 21
- S1 Fisika: 68 peminat, daya tampung 24
- S1 Teknologi Sistem Perkapalan (Gelar Ganda ITS-Jerman): 66 peminat, daya tampung 12
- S1 Sains Analitik dan Instrumentasi Kimia: 70 peminat, daya tampung 12
- S1 Fisika: 88 peminat, daya tampung 68
- S1 Teknik Lepas Pantai: 99 peminat, daya tampung 16
- S1 Teknik Telekomunikasi: 96 peminat, daya tampung 16
- D4 Rekayasa Perancangan Mekanik: 23 peminat, daya tampung 18
- D4 Teknologi Rekayasa Elektronika: 26 peminat, daya tampung 18
- S1 Ekonomi Syariah (Bondowoso): 51 peminat, daya tampung 20
- S1 Proteksi Tanaman: 56 peminat, daya tampung 27
- S1 Fisika: 68 peminat, daya tampung 36
- D4 Teknologi Rekayasa Sistem Elektronik: 53 peminat, daya tampung 30
- D4 Perpustakaan Digital: 61 peminat, daya tampung 25
- D4 Teknologi Rekayasa Manufaktur: 44 peminat, daya tampung 30
- D4 Teknologi Rekayasa Otomotif: 65 peminat, daya tampung 30
- S1 Pendidikan Bahasa Jerman: 58 peminat, daya tampung 40
- S1 Masase: 5 peminat, daya tampung 31
- S1 Pendidikan Matematika (Kampus Magetan): 51 peminat, daya tampung 31
- S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Kampus Magetan): 58 peminat, daya tampung 37
- S1 Manajemen Olahraga: 61 peminat, daya tampung 37
- S1 Seni Rupa Murni: 51 peminat, daya tampung 15
- S1 Bahasa dan Sastra Prancis: 60 peminat, daya tampung 20
- S1 Akuakultur (PSDKU Kediri): 90 peminat, daya tampung 28
- S1 Sosial Ekonomi Perikanan (PSDKU Kediri): 98 peminat, daya tampung 28
- S1 Instrumentasi: 99 peminat, daya tampung 20
- D4 Bahasa dan Budaya Tiongkok: 31 peminat, daya tampung 20
- S1 Peternakan (PSDKU Pangandaran): 55 peminat, daya tampung 20
- D4 Agroteknopreneur: 64 peminat, daya tampung 20
- S1 Perikanan (PSDKU Pangandaran): 74 peminat, daya tampung 35
- S1 Sastra Daerah (Sastra Jawa): 45 peminat, daya tampung 16
- S1 Fisika: 134 peminat, daya tampung 28
- S1 Sastra Rusia: 86 peminat, daya tampung 16
Syarat Mengikuti SNBP 2026
Syarat mengikuti SNBP 2026 harus dipenuhi peserta. Di antaranya meliputi pendaftaran akun SNPMB tepat waktu, status sebagai Warga Negara Indonesia dengan NIK, serta ketentuan terkait status siswa atau lulusan dan persyaratan khusus lainnya.
Semua persyaratan tersebut wajib dipenuhi untuk bisa mengikuti SNBP 2026. Rincian lengkap syarat mengikuti SNBP 2026 adalah sebagai berikut:
1. Punya akun SNBP siswa.
2. Daftar lewat https://portal.snpmb.id paling lambat 7 April 2026 pukul 15.00 WIB.
3. Warga Negara Indonesia (WNI).
4. Harus punya Nomor Induk Kependudukan (NIK).
5. Siswa kelas akhir tahun 2026.
6. Berlaku untuk siswa SMA/SMK/MA atau setara, serta peserta Paket C tahun 2026.
7. Lulusan tahun sebelumnya juga boleh daftar.
8. Untuk lulusan tahun 2024 dan 2025 dari jenjang yang setara.
9. Belum punya ijazah dapat menyertakan surat keterangan siswa kelas akhir, dilengkapi: Pas foto terbaru, stempel sekolah, tanda tangan kepala sekolah, lulusan dari luar negeri, ijazah harus sudah disetarakan di Indonesia.
10. Jika daftar prodi seni/olahraga wajib unggah portofolio sesuai bidang: Olahraga, Seni rupa, desain, kriya, Tari, Musik, Karawitan, Etnomusikologi, Teater, Fotografi, Film dan televisi, Pedalangan, dan Sendratari.
11. Sehat secara fisik dan mental.
12. Harus mampu mengikuti perkuliahan tanpa kendala kesehatan.
13. Peserta tunanetra wajib unggah Surat Pernyataan Tunanetra.
14. Pembayaran wajib dilakukan sesuai ketentuan.
Jangan sampai ketinggalan informasi seputar SNBP 2025. Cukup klik tautan di bawah ini, Anda langsung dapat informasi terbaru lainnya:
Penulis: Yulita Putri
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id





































