Menuju konten utama

Ini Jadwal Resmi SNBP 2026 & Bedanya dengan Tahun 2025

Jadwal resmi SNBP 2026 bisa menjadi panduan calon mahasiswa. Cek bedanya dengan tahun 2025.

Ini Jadwal Resmi SNBP 2026 & Bedanya dengan Tahun 2025
Ilustrasi SNPMB. foto/IStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) telah menetapkan jadwal resmi untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026. Cek jadwal resmi SNBP 2026 dan bedanya dengan edisi tahun 2025.

Informasi SNPMB 2026 sudah diumumkan melalui kanal resmi pada 16 September 2025. Kebijakan ini menandai percepatan jadwal dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Selain jadwal, panitia juga merinci kuota, syarat, serta komponen baru yang akan digunakan dalam proses seleksi. Salah satunya adalah dimulainya penggunaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai alat validasi nilai rapor.

Mekanisme yang sama menjadi bagian dari penyesuaian dalam sistem SNBP 2026. Lantas, apa saja yang perlu dipersiapkan sejak dini agar tidak tertinggal? Apakah ada prosedur baru yang harus diperhatikan peserta dari sekarang?

Jadwal dan Timeline Lengkap Seleksi SNBP Tahun 2026

Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 menjadi jalur awal masuk perguruan tinggi negeri. Panitia SNPMB telah merilis jadwal resmi beserta tahapan pentingnya. Calon peserta wajib mencermati setiap tanggal agar tidak terlewat.

Berikut ini rincian lengkap jadwal dan timeline SNBP 2026:

  • Pengumuman Kuota Sekolah: 29 Desember 2025
  • Masa Sanggah Kuota Sekolah: 29 Desember 2025-15 Januari 2026
  • Registrasi Akun SNPMB Sekolah: 5-26 Januari 2026
  • Pengisian PDSS oleh Sekolah: 5 Januari-2 Februari 2026
  • Registrasi Akun SNPMB Siswa: 12 Januari-18 Februari 2026
  • Pendaftaran SNBP: 3-18 Februari 2026
  • Pengumuman Hasil SNBP: 31 Maret 2026
  • Masa Unduh Kartu Peserta SNBP: 3 Februari-30 April 2026.

Jumlah Kuota SNBT Tahun 2026

Jumlah kuota SNBT tahun 2026 ditetapkan dengan proporsi minimum berdasarkan jenis perguruan tinggi.

PTN Badan Layanan Umum (BLU) dan PTN Satuan Kerja (Satker) wajib menyediakan minimal 40% dari total daya tampung untuk jalur SNBT. Sementara itu, PTN Berbadan Hukum (PTN-BH) menyediakan minimal 30%.

Kebijakan ini merupakan bagian dari sistem seleksi nasional yang transparan dan berbasis prestasi serta potensi akademik. SNBT sendiri menilai calon mahasiswa melalui tes skolastik dan minat bakat.

Ketentuan Umum SNBP 2026, Apa Bedanya dengan Tahun 2025?

Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 membawa aturan baru yang cukup signifikan. Tes Kemampuan Akademik (TKA) kini mulai diterapkan di jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Ujian ini dirancang untuk mengukur kemampuan akademik siswa secara terstandar.

Nilai TKA menjadi pelengkap penilaian rapor yang sebelumnya jadi satu-satunya acuan. Meski tidak wajib, TKA kini memiliki bobot penting dalam proses seleksi. Siswa disarankan tetap ikut demi memperbesar peluang lolos ke perguruan tinggi.

TKA pertama kali dijadwalkan berlangsung pada 1-9 November 2025 untuk siswa SMA/SMK. Kesempatan mengikuti hanya diberikan sekali di akhir jenjang sekolah. Namun, siswa yang belum lulus bisa ikut kembali tahun berikutnya selama masih berstatus pelajar.

Ketentuan Khusus SNBP Tahun 2026

Peserta SNBP 2026 wajib masuk dalam daftar siswa terbaik di sekolah masing-masing sesuai kuota yang ditentukan. Penetapan kuota dilakukan oleh Kementerian berdasarkan akreditasi dan jumlah siswa kelas XII. Hanya siswa dalam daftar ini yang berhak mendaftar SNBP.

Selain itu, siswa yang memiliki nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Kemdikdasmen juga dianggap memenuhi syarat. Nilai TKA digunakan sebagai data pendukung dalam proses seleksi. Ketentuan ini berlaku merata di seluruh sekolah yang terdaftar secara resmi.

Jangan sampai ketinggalan informasi seputar SNBP 2025. Cukup klik tautan di bawah ini Anda langsung dapat informasi terbaru lainnya.

Artikel-Artikel tentang SNBP 2026

Baca juga artikel terkait SNPMB 2025 atau tulisan lainnya dari Yulita Putri

tirto.id - Edusains
Kontributor: Yulita Putri
Penulis: Yulita Putri
Editor: Beni Jo