tirto.id - Contoh pantun cinta tanah air dapat menjadi referensi bagi masyarakat yang ingin menulis karya untuk Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Tema pantun ini biasanya bisa membangkitkan semangat nasionalisme.
Hari Kebangkitan Nasional diperingati pada tanggal 20 Mei setiap tahunnya. Penetapan tanggal Harkitnas ini berdasarkan kepada momen lahirnya organisasi modern pertama di Indonesia, Budi Utomo.
Untuk mengekspresikan semangat juang kemerdekaan, masyarakat Indonesia bisa membuat pantun nasionalisme atau pantun kebangsaan. Beberapa contoh pantun ini memperlihatkan perasaan cinta terhadap negara.

Abdi Dalem Musikan yang tergabung dalam Yogyakarta Royal Orchestra memainkan musik di Kagungan Dalem Regol Brajanala, Keraton Yogyakarta, Senin (20/5/2024). Pentas Musikan Mandalasana dari tim ensembel tiup Yogyakarta Royal Orchestra tampil membawakan lagu bertema perjuangan dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2024. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/agr/nz
Contoh Pantun Cinta Tanah Air untuk Harkitnas
Pantun Hari Kebangkitan Nasional tidak hanya menggambarkan semangat juang para pahlawan, tetapi juga membakar kembali semangat generasi muda. Khususnya agar mereka terus mencintai bangsa.
Melalui pantun nasionalisme, warga negara bisa menanamkan rasa bangga terhadap tanah air. Masyarakat dapat pula memperingati Hari Kebangkitan Nasional secara lebih kreatif dan menyentuh.
Berikut 40 pantun cinta tanah air penuh semangat nasionalisme yang bisa menjadi inspirasi untuk merayakan Harkitnas.
Pantun Cinta Tanah Air Tema Semangat Kebangsaan
1. Berlayar perahu menuju pelabuhan,Angin timur bertiup perlahan.
Mari kobarkan rasa kebangsaan,
Bangkit bersama majukan negeri nan aman.
2. Mentari pagi bersinar terang,
Burung bernyanyi penuh girang.
Hari Kebangkitan jadi penyerang,
Hancurkan penjajahan yang datang menyerang.
3. Menanam padi di tanah subur,
Disiram air dari sungai besar.
Bangkitlah bangsa, tegakkan jujur,
Dengan semangat pantang menyerah dan sabar.
4. Bunga melati tumbuh di taman,
Harumnya semerbak di pagi hari.
Jangan biarkan bangsa terlupakan,
Bangkitlah rakyat demi Ibu Pertiwi.
5. Burung elang terbang tinggi,
Mengarungi langit luas dan sepi.
Hari Kebangkitan, semangat murni,
Tumbuhkan cinta, satukan hati.
Pantun Hari Kebangkitan Nasional Tentang Pendidikan & Perjuangan
6. Ke sekolah pagi-pagi,Buku di tangan siap menuntut ilmu.
Budi Utomo membuka gerbang bakti,
Agar bangsa tak selamanya dibelenggu.
7. Pergi ke pasar beli kue bolu,
Dinikmati sambil duduk di bale.
Bangkitnya bangsa karena ilmu,
Bukan hanya kekuatan otot semata.
8. Hujan deras turun ke bumi,
Petani menanam dengan sepenuh hati.
Bersama belajar demi negeri,
Pendidikan senjata yang paling berarti.
9. Anak sekolah berkaki alas,
Langkah mantap menuju cita.
Mari belajar jangan malas,
Karena itu kunci bangsa merdeka.
10. Di pagi hari menyapu halaman,
Agar rumah tampak bersih selalu.
Bangkit bangsa karena pendidikan,
Menjadi modal melawan penjajah dahulu.
Pantun Hari Kebangkitan Nasional Bertema Persatuan dan Nasionalisme
11. Menjahit baju benang emas,Diberi pita warna merah.
Bangkitkan bangsa jangan terlepas,
Persatuan adalah senjata yang megah.
12. Langit biru dihias awan,
Nampak indah di sore hari.
Mari satukan perbedaan,
Demi Indonesia yang lestari.
13. Pohon jati berdiri gagah,
Tumbuh subur di tepi rawa.
Nasionalisme bukanlah mewah,
Tapi cinta yang setia menjaga bangsa.
14. Kicau burung di pagi sunyi,
Mengiringi fajar menyingsing perlahan.
Tanpa persatuan negeri mati,
Dengan persatuan masa depan di depan.
15. Pelita dinyalakan di malam gelap,
Agar terang menuntun arah.
Hari Kebangkitan adalah langkah mantap,
Menuju Indonesia yang lebih cerah.
Pantun Kebangsaan Penuh Harapan
16. Jalan setapak menuju ladang,Disiram embun tiap pagi.
Bangkitlah negeri jangan bimbang,
Waktunya tunjukkan jati diri.
17. Matahari bersinar dari timur,
Menyapa pagi dengan hangatnya.
Harapan bangsa kian subur,
Jika dijaga oleh semua rakyatnya.
18. Naik kereta menuju kota,
Singgah sebentar membeli teh.
Cinta bangsa bukan semata kata,
Tapi aksi nyata yang tak mudah lelah.
19. Petani menanam bibit di sawah,
Menanti hasil penuh harapan.
Mari kita jaga tanah tumpah darah,
Dengan kerja keras dan persatuan.
20. Kain batik penuh warna,
Motifnya indah karya bangsa.
Bangkitkan semangat dari jiwa,
Jangan biarkan Indonesia terluka.
Pantun Hari Kebangkitan Nasional Gaya Anak Muda
21. Minum kopi santai sambil bercanda,Bersama teman di pinggir jalan.
Bangsa ini perlu pemuda,
Yang siap berjuang tanpa beban.
22. Bermain gitar di bawah rembulan,
Suara nyaring hingga kejauhan.
Hari Kebangkitan jadi panggilan,
Untuk generasi penuh harapan.
23. Naik sepeda di pagi hari,
Melewati sawah yang hijau berseri.
Pemuda bangkit, ayo berdiri,
Jaga negeri dengan hati nurani.
24. Main bola sampai senja,
Peluh menetes penuh tawa.
Bangkit bukan hanya kata,
Tapi tekad yang menyala-nyala.
25. Scroll TikTok lihat berita,
Banyak konten penuh makna.
Yuk isi medsos dengan cinta,
Untuk negeri yang kita banggakan bersama.
Pantun Tentang Nasionalisme & Cinta Tanah Air
26. Gunung tinggi penuh misteri,Laut dalam menyimpan harta.
Cinta negeri tak akan terganti,
Meski raga jauh di mana-mana.
27. Pergi ke pasar beli beras,
Dibungkus rapi di dalam karung.
Nasionalisme bukan sekadar keras,
Tapi lembut, hangat, dan penuh kasih sayang.
28. Naik kapal dari Ambon ke Makassar,
Menikmati laut yang tenang dan luas.
Cinta tanah air tak boleh pudar,
Harus tertanam dalam jiwa yang tegas.
29. Tidur nyenyak di atas ranjang,
Ditemani mimpi tentang masa depan.
Mari jaga tanah pusaka yang panjang,
Agar lestari sepanjang zaman.
30. Minum kopi di pagi hari,
Nikmati aroma yang tak terbagi.
Nasionalisme tak boleh mati,
Harus tumbuh dalam diri pribadi.
Pantun Hari Kebangkitan Nasional Gaya Inspiratif
31. Malam gelap disinari bintang,Cahayanya kecil tapi berani.
Meski kecil jangan bimbang,
Karena semua bisa mengubah negeri.
32. Menanam pohon di musim hujan,
Akar menancap kuat ke tanah.
Bangkit bukan sekadar slogan,
Tapi tindakan yang nyata dan ramah.
33. Hujan turun menyiram bumi,
Petani tersenyum penuh syukur.
Bangsa besar dari hati murni,
Bukan dari kekuasaan yang angkuh dan tak jujur.
34. Tepi danau terasa sejuk,
Angin meniup rambut berkibar.
Hari Kebangkitan adalah peluk,
Untuk rakyat yang siap bersabar.
35. Naik perahu ke Pulau Seribu,
Singgah sebentar di pulau indah.
Bangkitkan semangat dari kalbu,
Untuk Indonesia yang penuh berkah.
Pantun Penutup Hari Kebangkitan Nasional
36. Mentari pagi memancarkan sinar,Membawa harapan dan kehangatan.
Mari bersatu jangan gentar,
Untuk negeri kita perjuangkan.
37. Bintang bersinar di malam gelap,
Menyinari langit dengan terang.
Hari Kebangkitan adalah sebab,
Bangsa bangkit menatap menang.
38. Padi menguning di sawah luas,
Tanda panen segera tiba.
Indonesia bangkit jangan lemas,
Karena cita bangsa di tangan kita.
39. Tunas muda tumbuh berjajar,
Menunggu waktu menjadi besar.
Mari terus belajar dan sadar,
Bangsa hebat lahir dari akar.
40. Menatap merah putih yang berkibar,
Hati bergetar penuh cinta.
Bangsa ini harus terus besar,
Lewat semangat dan kerja nyata.
Pantun Cinta Tanah Air Ibu Pertiwi
41. Pergi ke pasar membeli kassa,Singgah sebentar di bawah pohon jati.
Sungguh indah alam Indonesia,
Terpahat elok di dalam hati.
42. Bunga mawar merah merekah,
Tumbuh subur di tepi kali.
Meski kita berbeda langkah,
Satu Indonesia tetaplah abadi.
43. Makan nasi lauknya ikan,
Minumnya air dari kendi.
Jiwa raga kami persembahkan,
Hanya untukmu Ibu Pertiwi.
44. Kain tenun dari Sumbawa,
Dipakai molek oleh sang puan.
Bangga menjadi anak bangsa,
Menjaga adat di tengah kemajuan.
45. Terang bulan di malam sepi,
Bintang bersinar dengan berani.
Mari wujudkan mimpi tertinggi,
Demi harumnya negeri ini.
Demikianlah contoh pantun cinta tanah air yang bisa menjadi referensi dalam memperingati Harkitnas. Dengan pantun nasionalisme, mari kita kobarkan kembali rasa cinta tanah air dan tekad untuk membangun bangsa ke arah yang lebih baik.
Pastikan juga untuk memantau beragam informasi terbaru seputar Hari Kebangkitan Nasional di sini.
Penulis: Robiatul Kamelia
Editor: Robiatul Kamelia & Yulaika Ramadhani
Penyelaras: Yuda Prinada
Masuk tirto.id




































