tirto.id - Contoh gapura 17 Agustus dari bambu simple dan mudah dapat menjadi referensi desain bagi seluruh warga Indonesia. Pasalnya, masyarakat kerap menyambut momentum HUT Kemerdekaan RI dengan cara membuat gapura kreatif di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Gapura bambu unik sederhana merupakan salah satu pilihan bahan dalam pembuatan dekorasi HUT RI. Masyarakat kerap membangun dekorasi tersebut di depan kampung, gang, atau kompleks secara gotong royong.
Sebelum mendirikan dekorasi tersebut, warga bisa melihat contoh gapura 17 Agustus pakai bambu yang ada di internet sebagai rujukan desain. Lantas, seperti apa contoh gapura 17 Agustus dari bambu simple dan mudah?
8 Contoh Gapura 17 Agustus dari Bambu Simple dan Mudah
Momentum 17 Agustus selalu menempati tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia. Biasanya masyarakat menyongsong peringatan 17 Agustus dengan penuh semangat.
Antusiasme masyarakat salah satunya tampak dari contoh gapura 17 Agustus pakai bambu. Berbagai lingkungan masyarakat secara serempak membuat ornamen khas kemerdekaan.
Selain pemasangan bendera merah putih dan umbul-umbul di lingkungan masyarakat, gapura 17 Agustus dari bambu juga menjadi kebiasaan atau tradisi di tengah masyarakat. Pembuatan gapura kreatif ini semakin menambah nuansa meriah di setiap lingkungan.
Material bambu menjadi opsi karena mudah didapatkan, ramah lingkungan, dan fleksibel dibentuk. Bagi masyarakat yang ingin membuat gapura bambu kreatif, referensi contoh gapura kreatif dapat menjadi panduan membuat gapura 17 Agustus.
Simak berbagai contoh referensi contoh gapura 17 Agustus dari bambu simple dan mudah di bawah ini.
1. Gapura Bambu Minimalis dengan Hiasan Bendera

Desain gapura 17 Agustus dengan material bambu menjadi salah satu opsi yang dilirik. Gapura dari bambu dengan gaya minimalis cocok untuk lingkungan dengan ruang terbatas.
Susunan bambu dapat membentuk bingkai segi empat di atas jalan atau gang kecil. Gapura juga bisa menampilkan bendera merah putih kecil di sekelilingnya.
Gapura bambu minimalis ini juga perlu mendapatkan tulisan “HUT Kemerdekaan RI ke-(sesuaikan isinya)”. Biasanya, tulisan tersebut dapat mengisi bagian atas gapura supaya lebih informatif.
2. Gapura Bambu Lengkung Klasik
Referensi desain gapura berikutnya ialah gapura bambu lengkung klasik. Gapura dengan gaya desain lengkung klasik menonjolkan struktur lengkung dari dua sisi bambu.
Setelah itu, tekuk bambu hingga membentuk pelengkung di bagian atas jalan. Masyarakat bisa memperkuat strukturnya dengan ikatan tali rafia atau kawat.
Jangan lupa menambahkan lampu hias, pita merah putih, dan angka 17-08 pada bagian tengah lengkungan. Tujuannya sebagai simbol peringatan kemerdekaan.
3. Gapura Bambu dengan Ornamen Daun Kelapa
Gapura bambu selanjutnya ialah gapura bambu dengan ornamen daun kepala. Desain gapura bambu ini menghadirkan nuansa yang lebih tradisional dan alami.Warga bisa membentuk gaya gapura ini dengan anyaman atau irisan daun kepala muda alias janur. Biasanya, desain ini kerap menjadi pilihan di lingkungan pedesaan.
Desain gapura bambu dengan ornamen daun kelapa menghadirkan sentuhan etnik yang menawan. Kendati tampak sederhana, gapura bambu kreatif ini dapat menjadi ikon yang menggugah semangat gotong royong masyarakat.
4. Gapura Bambu Bentuk Rumah Adat

Gapura bambu bentuk rumah adat juga dapat menjadi ide desain gapura 17 Agustus. Tampilan desain ini memiliki kesan yang berbeda, tetapi mudah dibuat.
Model gapura dengan bentuk rumah adat bisa menampilkan desain yang mirip seperti atap rumah adat dari bambu. Tambahkan miniature bendera, poster pahlawan nasional, atau lukisan garuda pada bagian tengah gapura.
Jenis gapura bambu yang memiliki bentuk layaknya rumah adat ini tidak hanya enak dipandang, tetapi juga menyampaikan nilai budaya dan kebangsaan. Pastikan gapura bentuk rumah adat menjadi referensi membentuk gapura di lingkungan masyarakat.
5. Gapura Tiang Bambu Simetris
Gapura tiang bambu simetris juga dapat menjadi referensi selanjutnya. Model gapura tiang bambu simetris terdiri atas dua tiang bambu besar yang berdiri tegak pada bagian kanan dan kiri jalan.Setelah itu, hubungkan dengan bilah bambu horizontal pada bagian atasnya. Tempelkan papan papan atau kain pada bagian tersebut, kemudian isi dengan tulisan “HUT Kemerdekaan RI ke-(sesuaikan isi)”.
Tambahkan lampu LED atau lampu kelap-kelip untuk semakin menambah kesan cantik gapura ini. Saat malam, gapura ini akan tampak gemerlap.
6. Gapura Bambu dengan Aksen Bola Dunia
Gapura bambu selanjutnya adalah model gapura bambu dengan aksen bola dunia. Warga bisa menambahkan nilai simbolis dengan penempelan bola dunia atau globe kecil di bagian atas tengah gapura.Bentuk gapura ini melambangkan semangat kemerdekaan Indonesia secara global. Warga bisa mengombinasikan desain gapura bambu unik sederhana ini dengan bambu berbentuk tiang dan ornamen merah putih dari kain atau plastik.
7. Gapura Bambu Bertema Lomba 17-an
Model gapura bambu berikutnya adalah gapura bambu dengan tema lomba 17-an. Gapura ini mengusung tema lomba khas Agustus.Mulai dari lomba panjat pinang, balap karung, hingga tarik tambang. Ornamen dari gapura ini dapat mencakup susunan bambu-bambu kecil sebagai simbol lomba.
Setelah itu, tempelkan pada struktur utama gapura. Selain kesan meriah, desain gapura ini mengusung semangat kebersamaan dan budaya khas kemerdekaan.
8. Gapura Bambu dengan Ornamen Hasil Daur Ulang Botol Plastik
Contoh gapura 17 Agustus pakai bambu juga bisa memanfaatkan pernak-pernik berupa ornamen hasil daur ulang. Sebut misalnya ada hiasan berupa botol plastik yang sudah diberikan pewarnaan.Untuk memperlihatkan nuansa HUT RI, cat pada botol tersebut sebaiknya didominasi oleh merah dan putih. Warna lain bisa menjadi opsi tambahan agar tampilan gapuran tidak monoton.
Adapun masing-masing botol hiasan bisa menjadi lebih estetik jika dibentuk berdasarkan objek-objek tertentu, salah satunya bunga. Masyarakat bisa mengaitkan setiap botol dengan tali maupun kawat secara kuat.
Tips Membuat Gapura 17 Agustus dari Bambu
Membuat gapura 17 Agustus perlu mempertimbangkan beberapa tips penting. Apa saja tips membuat gapura 17 Agustus dari bambu?
- Menggunakan bambu kering yang kuat supaya tidak mudah patah.
- Menyiapkan alat potong dan pengikat, seperti golok, gergaji, tali rafia, atau kawat.
- Mengerjakan gapura bersama warga supaya proses lebih cepat dan mempererat kebersamaan.
- Memilih lokasi strategis yang dapat dilalui warga dan tidak mengganggu lalu lintas.
- Memastikan keamanan struktur, terutama jika gapura dibuat cukup tinggi.

Tertarik dengan informasi terkait 17 Agustus? Simak informasinya di artikel tentang 17 Agustus berikut.
Penulis: Nurul Azizah
Editor: Nurul Azizah & Yulaika Ramadhani
Penyelaras: Yuda Prinada
Masuk tirto.id




































