tirto.id - Harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi ukuran 12 kg mengalami penyesuaian. Apakah ada kenaikan dan berapa harganya hari ini (21/4/2026)?
Melansir Antaranews (19/4/2026), harga LPG dipengaruhi lonjakan harga minyak. Bulan Maret 2026 lalu, harga rata-rata minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) ditetapkan sebesar 102,26 dolar AS per barel.
Kenaikan harga minyak mentah ini menyentuh angka 33,47 dolar AS per barel dibandingkan bulan Februari 2026. Hal itu turut menyebabkan kenaikan harga LPG pada April 2026 sekarang.
Lonjakan harga rata-rata minyak mentah Indonesia tidak terlepas dari dinamika geopolitik global sepanjang Maret 2026. Akibat terganggunya jalur distribusi energi global, terjadi kenaikan harga minyak mentah global. Ini termasuk penghentian pelayaran melalui Selat Hormuz yang telah menjadi jalur sekitar 20% pasokan minyak dunia.
Berapa Harga LPG Non-Subsidi Hari Ini?
Kenaikan harga LPG nonsubsidi telah diumumkan PT Pertamina Patra Niaga pada 18 April 2026 kemarin melalui laman web resminya. Harga LPG nonsubsidi 12 kg di Jakarta tercatat seharga Rp228 ribu per tabung.
Angka tersebut menandakan adanya kenaikan harga LPG nonsubsidi 12 kg sebesar 18,75 persen dari yang sebelumnya hanya Rp192 ribu per tabung. Harga Rp228 ribu per tabung itu tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di wilayah lain, seperti Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.
Sementara itu, provinsi lainnya juga mengalami penyesuaian harga disesuaikan dengan biaya distribusi menuju wilayah masing-masing. Misalnya, harga LPG nonsubsidi 12 kg di Provinsi Aceh sebesar Rp230 ribu, sedangkan di Provinsi Maluku (Ambon) dan Papua (Jayapura) mencapai Rp285 ribu.
Tak hanya LPG nonsubsidi 12 kg, jenis 5,5 kg juga mengalami kenaikan harga. Dari Rp90 ribu per tabung, harganya naik sebesar 18,89% menjadi Rp107 ribu per tabung.
Penyesuaian harga LPG nonsubsidi 5,5 kg juga sama dengan jenis 12 kg berdasarkan biaya distribusi. Kenaikan harga ini berlaku mulai 18 April 2026. Berikut daftar harga lengkapnya:
| Provinsi | Bright Gas 12 Kg | Bright Gas 5,5 Kg |
| Prov. Aceh | 230,000 | 111,000 |
| Prov. Sumatera Utara | 230,000 | 111,000 |
| Prov. Sumatera Barat | 230,000 | 111,000 |
| Prov. Riau | 230,000 | 111,000 |
| Prov. Kepulauan Riau | 230,000 | 111,000 |
| Free Trade Zone (FTZ) Batam | 208,000 | 100,000 |
| Prov. Jambi | 230,000 | 111,000 |
| Prov. Bengkulu | 230,000 | 111,000 |
| Prov. Sumatera Selatan | 230,000 | 111,000 |
| Prov. Bangka-Belitung | 238,000 | 114,000 |
| Prov. Lampung | 230,000 | 111,000 |
| Prov. DKI Jakarta | 228,000 | 107,000 |
| Prov. Banten | 228,000 | 107,000 |
| Prov. Jawa Barat | 228,000 | 107,000 |
| Prov. Jawa Tengah | 228,000 | 107,000 |
| Prov. DI Yogyakarta | 228,000 | 107,000 |
| Prov. Jawa Timur | 228,000 | 107,000 |
| Prov. Bali | 228,000 | 107,000 |
| Prov. Nusa Tenggara Barat | 228,000 | 107,000 |
| Prov. Nusa Tenggara Timur | *) | *) |
| Prov. Kalimantan Barat | 238,000 | 114,000 |
| Prov. Kalimantan Tengah | 238,000 | 114,000 |
| Prov. Kalimantan Selatan | 238,000 | 114,000 |
| Prov. Kalimantan Timur | 238,000 | 114,000 |
| Prov. Kalimantan Utara (Tarakan) | 265,000 | 124,000 |
| Prov. Sulawesi Utara | 238,000 | 114,000 |
| Prov. Gorontalo | 238,000 | 114,000 |
| Prov. Sulawesi Tengah | 230,000 | 111,000 |
| Prov. Sulawesi Tenggara | 238,000 | 114,000 |
| Prov. Sulawesi Selatan | 230,000 | 111,000 |
| Prov. Sulawesi Barat | *) | *) |
| Prov. Maluku (Ambon) | 285,000 | 134,000 |
| Prov. Maluku Utara | *) | *) |
| Prov. Papua (Jayapura) | 285,000 | 134,000 |
| Prov. Papua Barat | *) | *) |
| Prov. Papua Selatan | *) | *) |
| Prov. Papua Pegunungan | *) | *) |
| Prov. Papua Tengah | *) | *) |
| Prov. Papua Barat Daya | *) | *) |
*) Tidak Tersedia SPBE di Wilayah Tersebut
Berapa Harga Gas 3 Kg Hari Ini?
Lain dengan LPG nonsubsidi, harga LPG 3 kg atau LPG bersubsidi dikabarkan tidak naik atau tetap di harga sekitar Rp18.000. Hal ini turut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, Senin lalu.
“Khusus untuk LPG yang disubsidi, stok kita di atas standar minimum nasional dan harganya tidak ada kenaikan, flat,” terang Bahlil, dikutip dari Antara News (20/4/2026).
Bahlil memastikan harga LPG 3 kg tidak akan mengalami kenaikan. Adapun kenaikan harga hanya menyasar LPG non-subsidi.
“Jadi, itu (LPG nonsubsidi) memang tidak kita atur harganya, dia menyesuaikan dengan harga pasar. Begitu, Bos. Tapi kalau dibilang (stok) langka, saya pikir, laporan dari kami, stoknya aman, di atas standar minimum nasional,” jelas Bahlil.
Pemerintah belum pernah menaikkan harga LPG 3 kg hingga saat ini sejak diterapkannya program tersebut pada 2007.
Pembaca dapat mengakses artikel mengenai LPG melalui tautan berikut ini:
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id

































