tirto.id - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, menilai kebijakan pemerintah yang menjaga stabilitas harga BBM subsidi memberikan kepastian ruang gerak bagi dunia usaha. Langkah ini dianggap krusial untuk menjaga efisiensi biaya logistik serta daya saing industri nasional dalam menyusun perencanaan bisnis yang lebih terukur di tengah dinamika ekonomi global.
“Stabilitas harga energi menjadi kunci dalam menjaga efisiensi biaya logistik dan produksi, sehingga daya saing industri nasional tetap terjaga,” ujar Nurdin dikutip dalam keterangannya, Rabu (8/4/2026).
Nurdin menilai kebijakan ini memberikan perlindungan bagi UMKM yang rentan terhadap fluktuasi biaya input.
Terkendalinya harga BBM ini juga membuat tekanan biaya dapat diminimalkan. Di sisi lain, stabilitas harga energi juga berkontribusi dalam menahan tekanan inflasi dan menjaga konsumsi domestik tetap kuat.
Meskipun demikian, Nurdin menilai efektivitas kebijakan subsidi sangat bergantung pada ketepatan sasaran dan kedisiplinan dalam penggunaannya.
“Subsidi harus digunakan secara bijak dan tepat sasaran. Ini adalah instrumen perlindungan sosial, bukan untuk disalahgunakan,” kata dia.
Lebih lanjut, Nurdin Halid meminta pemerintah untuk memperkuat sistem pengawasan distribusi BBM agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Ia menilai konsistensi kebijakan dan tata kelola yang baik akan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
“Dengan stabilitas yang terjaga, industri memiliki peluang untuk tumbuh lebih resilien dan berdaya saing di tengah dinamika ekonomi global,” kata dia.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id






































