Menuju konten utama

Bagaimana Tata Cara Tadarus yang Baik dan Keutamaannya?

Tata cara tadarus yang baik diajarkan dalam Islam, mulai dari berwudu, memilih tempat bersih, hingga tidak dilakukan sendirian agar dapat saling membetulkan

Bagaimana Tata Cara Tadarus yang Baik dan Keutamaannya?
Sejumlah anak yatim, pekerja, pekarya dan mitra kerja PT Pertamina (persero) membaca Alquran dalam rangka peringatan Nuzulul Quran di Gedung Patra Ogan PT Pertamina Refinery Unit (RU) III Plaju, Palembang, Selasa (13/6) . ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

tirto.id - Tata cara tadarus yang baik dilakukan dalam kelompok. Cara melakukannya ada dua, yakni membaca Al-Quran bergantian atau dibaca bersama-sama. Berikut ini keutamaan tadarus Al-Quran selama Ramadan.

Bulan Ramadan dijuluki sebagai bulan Al-Quran atau Syahrul Quran. Merutinkan tilawah Al-Quran pada Ramadan memiliki keutamaan besar dalam Islam.

Bagaimanapun juga, di masa silam, wahyu Al-Quran pertama kali diturunkan pada 17 Ramadan sebelum hijriah ketika Nabi Muhammad SAW berkhalwat di gua Hira. Setiap tahunnya, 17 Ramadan diperingati sebagai momen Nuzulul Quran.

Melakukan tadarus Al-Quran pada Ramadan sejalan dengan semangat Syahrul Quran. Terlebih, Rasulullah SAW juga memberikan teladan tadarus Al-Quran setiap Ramadan, sebagaimana tertera dalam hadis riwayat Abu Hurairah:

“Dahulu Jibril mendatangi dan mengajarkan Al-Qur’an kepada Nabi SAW setiap tahun sekali (pada bulan ramadhan). Pada tahun wafatnya Rasulullah SAW Jibril mendatangi dan mengajarkan Al-Qur’an kepada beliau sebanyak dua kali (untuk mengokohkan dan memantapkannya),” (H.R. Bukhari).

Nabi Muhammad SAW tidak tadarus sendirian, melainkan bersama Malaikat Jibril yang mengajarkan bacaan Al-Quran setiap Ramadan. Karena itulah, otentisitas Al-Quran terjaga dari wahyu Allah SWT.

Secara definitif, tadarus mengandung makna sebagai kegiatan yang dilakukan dua pihak atau lebih. Jika dilakukan sendirian saja, tidak bisa disebut tadarus sebab tadarus mencakup makna partisipasi dari orang lain.

Berdasarkan hal tersebut, pengertian tadarus adalah tilawah Al-Quran secara berkelompok semata-mata untuk ibadah kepada Allah SWT dan memperdalam pemahaman terhadap Al-Quran.

Dengan berkelompok, orang-orang satu sama lain dapat saling membetulkan bacaan jika keliru atau belum benar pelafalan tajwid Al-Qurannya.

Tata Cara Tadarus yang Baik dalam Islam

Sebagaimana ibadah-ibadah lainnya, membaca Al-Quran memiliki sejumlah ketentuan tertentu yang seyogyanya diikuti setiap muslim.

Ada beberapa ketentuan tata cara tadarus yang baik, sebagaimana ditulis Feisal Ghozaly dan Achmad Buchori Ismail dalam Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (2014).

  1. Ketika akan membaca Al-Qur’ān hendaklah berwudu lebih dahulu
  2. Mengawalinya dengan membaca ta’awuż dan basmalah.
  3. Di tempat yang bersih
  4. Berbusana bersih dan menutup aurat dengan rapi
  5. Dianjurkan menghadap kiblat
  6. Membaca al-Qur’ān dengan tenang dan tidak tergesa-gesa
  7. Membaca dengan suara sedang
  8. Tidak berbicara dan bersenda gurau (bercanda).
Sebagaimana disebutkan di atas, makna kata tadarus adalah membaca Al-Quran dalam kelompok. Yang paling baik adalah saling membetulkan bacaan salah satu yang salah, kemudian memfasihkan tilawah Al-Quran satu sama lain.

Baca juga artikel terkait TADARUS AL-QURAN atau tulisan lainnya dari Abdul Hadi

tirto.id - Sosial budaya
Penulis: Abdul Hadi
Editor: Addi M Idhom