Menuju konten utama

10 Tips Membeli Mobil Bekas Litrik yang Aman dan Tanpa Kena Tipu

Simak tips membeli mobil bekas listrik yang aman di sini. Pastikan cek baterai, charger, surat-surat, & seluruh kelengkapan kendaraan agar tidak kena tipu.

10 Tips Membeli Mobil Bekas Litrik yang Aman dan Tanpa Kena Tipu
Ilustrasi mobil listrik. FOTO/iStock
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pasar mobil bekas listrik di Indonesia semakin ramai seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan. Bagi yang tertarik membeli mobil listrik tapi punya budget terbatas, bisa menerapkan berbagai tips membeli mobil bekas listrik berikut agar tidak kena tipu.

Membeli mobil bekas listrik memang menjadi salah satu pilihan cerdas terutama jika terkendala budget. Memilih mobil listrik juga menjadi pilihan tepat lantaran biaya operasional mobil ini lebih hemat, perawatan lebih sederhana, serta kotribusinya terhadap pengurangan emisi. Itulah mengapa, minat masyarakat membeli mobil listrik semakin meningkat.

Namun, sebelum membeli mobil bekas listrik, para peminat mobil ramah lingkungan ini perlu memperhatikan beberapa hal. Berbagai hal yang perlu diperhatikan itu di antaranya adalah kondisi baterai, sistem kelistrikan, hingga legalitas kendaraan.

Masalah kelengkapan surat mobil bekas listrik ini memang harus benar-benar diperhatikan lebih detail dibanding dengan mobil konvesional. Hal ini karena surat-surat mobil bekas terkadang banyak yang sudah tidak lengkap, hilang, atau mungkin saja diganti dengan surat-surat palsu.

Sebagai panduan agar tidak kena tipu, artikel ini akan membahas seputar tips membeli mobil bekas listrik sebelum Anda memutuskan membawa pulang kendaraan listrik tersebut.

PENJUALAN MOBIL BEKAS

Pedagang mobil bekas membersihkan mobil yang dijual di Gedung Parkir Blok M Square, Jakarta, Jumat (14/4/2023). Menurut pedagang, menjelang mudik Lebaran 2023 penjualan mobil bekas tipe low multi purpose vehicle (LMPV) meningkat untuk keperluan mudik. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.

10 Tips Membeli Mobil Bekas Listrik, Aman, Tanpa Kena Tipu

Sebelum memutuskan memilih unit mobil bekas listrik yang akan dibeli, sebaiknya Anda memahami beberapa hal. Secara umum, beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama perihal pengecekan hal teknis maupun non teknis, kurang lebih hampir sama dengan mobil konvensional.

Namun, ada beberapa hal ekstra yang perlu diperhatikan pada mobil bekas listrik antara lain: kapasitas baterai, sistem kelistrikan, bagaimana pengisian daya, hingga masalah garansi baterai.

Nah, berikut ini merupakan kumpulan tips membeli mobil bekas listrik yang perlu diperhatikan:

1. Periksa Riwayat Servis & Kesehatan Baterai (SOH)

Tips membeli mobil bekas listrik yang pertama adalah mengecek kesehatan baterai di bengkel resmi. Komponen baterai pada mobil bekas listrik adalah hal yang paling krusial.

State of Health (SOH) menentukan seberapa besar kapasitas baterai yang tersisa dibanding kondisi barunya. Anda bisa meminta riwayat servis resmi dan laporan SOH terbaru dari bengkel spesialis atau dealer resmi.

Jika nilai SOH di atas 80%, mobil bekas listrik tersebut masih dianggap baik untuk pemakaian harian. Jika data SOH tidak diberikan, sebaiknya Anda mencari unit mobil bekas listrik lainnya karena risiko komponen baterai ini sangat besar.

2. Cek Garansi Baterai

Masih soal baterai, tips membeli mobil bekas listrik berikutnya adalah mengecek garansi baterai. Banyak pabrikan mobil listrik yang memberikan garansi panjang sekitar 8 tahun pada baterai mobil listrik yang dikeluarkannya.

Oleh karena itu, pastikan Anda mendapatkan informasi garansi baterai secara tertulis, lengkap dengan syarat, dan ketentuannya. Garansi baterai ini menjadi poin penting saat membeli mobil bekas listrik, baik melalui showroom maupun dari pemilik langsung.

3. Inspeksi Sistem Pengisian Daya dan Port Charging

Tips membeli mobil bekas listrik selanjutnya adalah cek sistem pengisian dayanya. Sistem pengisian daya pada mobil listrik adalah salah satu bagian vital yang harus diperiksa secara menyeluruh.

Pastikan port AC dan DC fast charging tidak mengalami kerusakan seperti korosi, pin bengkok, atau kerusakan fisik lainnya.

Saat membeli mobil bekas listrik di showroom, jangan ragu meminta penjual mendemonstrasikan proses pengisian baterai dengan charger AC rumah untuk memastikan tidak ada error atau lampu peringatan di dashboard. Ini adalah salah satu tips membeli mobil bekas listrik yang paling sering diabaikan, padahal sangat penting.

Selain itu, tanyakan kepada penjual terkait kebiasaan pengisian daya, apakah lebih sering menggunakan fast charging atau tidak. Menurut studi IEA, penggunaan mode fast charging yang terlalu sering, dapat mempercepat degradasi baterai atau daya tahan baterai lebih cepat menurun.

4. Cek Komponen Kelistrikan Tegangan Tinggi dan Unit Kontrol

Sistem kelistrikan tegangan tinggi adalah jantung dari mobil listrik, sehingga harus diperiksa dengan cermat. Pastikan tidak ada lampu peringatan terkait drivetrain atau baterai yang menyala. Dengarkan pula suara di area lantai bawah saat mobil berjalan. Jika ada suara aneh atau decitan, ini bisa menandakan masalah pada unit kontrol atau baterai.

Munculnya suara decitan pada area lantai bawah saat mobil berjalan ini menjadi bagian penting dalam tips membeli mobil bekas listrik. Ini karena kerusakan sistem tegangan tinggi sangat mahal diperbaiki.

Jika memungkinkan, bawa teknisi spesialis mobil listrik untuk mengecek kabel oranye (tegangan tinggi). Pastikan tidak ada bekas perbaikan mencurigakan. Anda juga sebaiknya bertanya tentang sistem pendingin baterai, terutama kapan terakhir kali diservis. Perlu dicatat, performa baterai sangat bergantung pada sistem pendingin ini.

Ilustrasi kendaraan listrik

Ilustrasi kendaraan listrik. FOTO/Istockphoto

5. Perhatikan Jarak Tempuh Aktual dan Kondisi Ban

Tips membeli mobil bekas listrik berikutnya adalah memperhatikan jarak tempuh di dashboard. Jika perlu, bandingkan jarak tempuh tersebut dengan persentase baterainya. Jika estimasi jarak jauh lebih rendah dari klaim pabrikan, bisa jadi kondisi SOH baterai sudah menurun.

Kondisi ban juga menjadi komponen penting untuk diperiksa, lantaran karena ukuran baterainya mobil listrik memiliki beban yang lebih berat dibanding mobil konvensional. Ban EV biasanya bertipe low rolling resistance atau ban khusus EV untuk efisiensi energi. Pastikan kondisi ban dan suspensi masih baik agar berkendara tetap stabil dan efisien.

6. Verifikasi Dokumen Legalitas dan Riwayat Kendaraan

Memeriksa dokumen legalitas dalam membeli mobil bekas listrik menjadi salah satu tips lainnya membeli mobil bekas listrik yang wajib untuk dilakukan. Pastikan STNK, BPKB, dan faktur pembelian asli sesuai. Nomor rangka serta identitas mobil listrik juga harus cocok dengan data fisik kendaraan.

Selain itu, tips membeli mobil bekas listrik yang perlu dilakukan lagi adalah periksa riwayat kecelakaan atau apakah mobil listrik pernah terjebak dalam banjir. Ini sangat penting dilakukan apabila Anda membeli mobil listrik dari daerah yang sering terkena banjir. Mobil listrik yang pernah terendam banjir biasanya memiliki risiko kerusakan kelistrikan yang lebih besar.

7. Cari Tahu Riwayat Penggunaan Kendaraan Secara Menyeluruh

Tips membeli mobil bekas listrik berikutnya adalah mencari tahu riwayat penggunaan mobil listrik oleh pemilik sebelumnya. Cek apakah mobil rutin diservis. Hal ini penting untuk dilakukan agar Anda bisa menilai kondisi mobil listrik secara keseluruhan.

Jika Anda membeli mobil bekas listrik melalui showroom, biasanya informasi ini sudah tersedia. Namun, jika membeli langsung dari pemilik, Anda perlu aktif bertanya tentang pola pemakaian, servis, hingga kebiasaan charging untuk memastikan riwayat mobil bersih dan terawat.

8. Test Drive untuk Menilai Performa Mobil Listrik

Test drive adalah tahap yang tidak boleh dilewatkan dalam membeli mobil bekas listrik. Periksa akselerasi, sistem pengereman, respons pedal, kenyamanan suspensi, dan keheningan kabin. Tips membeli mobil bekas listrik yang satu ini membantu menilai apakah performanya masih optimal atau ada masalah tersembunyi.

Selain itu, awasi indikator peringatan di dashboard. Jika ada notifikasi abnormal, ajukan pertanyaan kepada penjual atau lakukan pemeriksaan lebih lanjut di bengkel resmi. Mobil listrik yang sehat seharusnya tidak menunjukkan error pada sistem utamanya.

9. Evaluasi Biaya Perawatan dan Ketersediaan Suku Cadang

Tips membeli mobil bekas listrik selanjutnya adalah mengevaluasi biaya perawatan dan ketersediaan suku cadang dari brand mobil bekas listrik yang akan dibeli.

Walaupun mobil listrik memiliki biaya perawatan lebih rendah, Anda tetap perlu mengetahui estimasi biaya servis berkala dan harga komponen penting seperti inverter atau modul baterai.

Ketersediaan suku cadang pada mobil bekas listrik juga penting, terutama bagi merek mobil listrik yang masih baru di Indonesia. Pastikan di kota Anda ada bengkel resmi dari mobil listrik yang dibeli atau teknisi yang kompeten agar proses perawatan mobil listrik tidak meyulitkan di kemudian hari.

10. Bandingkan Harga Pasar Sebelum Membeli

Sebagai penutup, tips membeli mobil bekas listrik yang terakhir adalah membandingkan harga pasar. Gunakan platform terpercaya dan bandingkan harga untuk tahun, tipe, dan kondisi yang sama. Mobil listrik bekas bisa memiliki variasi harga yang cukup besar tergantung kondisi baterai dan jarak tempuh.

Tidak ada salahnya melakukan riset harga mobil bekas listrik incaran Anda, agar bisa menghindari pembelian yang terlalu mahal atau tertipu oleh penjual nakal.

Kedatangan mobil listrik untuk KTT AIS Forum

Petugas berjalan di dekat deretan mobil listrik yang terparkir di area Central Parkir ITDC Nusa Dua, Badung, Bali, Senin (2/10/2023). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/tom.

Memahami seluruh tips membeli mobil bekas listrik di atas akan membantu Anda membeli mobil bekas listrik yang terbaik. Dengan melakukan riset kecil, Anda bisa mendapatkan mobil bekas listrik idaman yang berkualitas, aman, dan bebas tipu-tipu. Semakin detail Anda mengecek kondisi kendaraan listrik yang akan dibeli, semakin besar peluang mendapatkan unit mobil bekas listrik yang memuaskan.

Untuk informasi lain seputar mobil listrik, Anda bisa membaca berbagai artikel lainnya melalui tautan di bawah ini:

Kumpulan Artikel Mobil Listrik Lainnya

Baca juga artikel terkait TIPS BELI MOBIL BEKAS atau tulisan lainnya dari Robiatul Kamelia

tirto.id - Gearbox
Kontributor: Robiatul Kamelia
Penulis: Robiatul Kamelia
Editor: Robiatul Kamelia & Lucia Dianawuri