tirto.id - Kabinet Bayangan Indonesia menggelar rapat perdana pada Senin (27/7/2026). Terdapat total 15 tokoh yang dipercaya menjadi menteri kabinet bayangan dari beberapa menteri di Kabinet Merah Putih.
Proses seleksi Menteri Bayangan dilakukan oleh panel independen yang terdiri dari Zainal Arifin Mochtar, Bivitri Susanti, dan Erry Riyana Hardjapamekas.
Panel ini bertugas menilai seluruh kandidat berdasarkan kompetensi, integritas, pengalaman profesional, rekam jejak kepemimpinan, serta komitmen terhadap kepentingan publik.
Melalui proses seleksi yang terbuka dan berbasis merit, panel memastikan bahwa setiap Menteri Bayangan memiliki kapasitas untuk menjadi pengawas yang kredibel sekaligus mampu menawarkan alternatif kebijakan yang berkualitas bagi Indonesia.
Apa Itu Kabinet Bayangan?
Kabinet Bayangan adalah platform masyarakat sipil yang dibentuk untuk memperkuat pengawasan terhadap pemerintah sekaligus menghasilkan alternatif kebijakan yang berbasis riset, data, dan keahlian.
Inisiatif ini mengadaptasi konsep shadow cabinet yang telah diterapkan di berbagai negara demokrasi seperti Inggris, Australia, dan Kanada, kemudian disesuaikan dengan konteks Indonesia.
Kehadirannya dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan mekanisme checks and balances yang lebih kuat di tengah dinilai melemahnya fungsi pengawasan parlemen dan terbatasnya peran oposisi formal.
Platform ini diinisiasi oleh koalisi masyarakat sipil lintas sektor dengan kepanitiaan yang dipimpin oleh Feri Amsari dan Ahmad Jilul QF. Seluruh anggota bekerja secara sukarela tanpa menerima gaji atau honorarium, sehingga diharapkan mampu menjaga independensi dari kepentingan politik maupun ekonomi.
Keberadaannya juga ditegaskan sebagai inisiatif yang sepenuhnya konstitusional karena merupakan bentuk pelaksanaan hak warga negara untuk berserikat, menyampaikan pendapat, dan berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi, bukan sebagai pemerintahan tandingan.
Dalam pelaksanaannya, Kabinet Bayangan akan menyusun riset, analisis kebijakan, policy brief, laporan publik, menyelenggarakan Shadow Hearing, mengembangkan Dashboard Publik untuk memantau janji pemerintah, serta menerbitkan laporan Alternative State of the Nation.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, platform ini menargetkan menjadi pengawas pemerintah yang kredibel sekaligus sumber alternatif kebijakan berbasis bukti bagi masyarakat, media, dan pembuat kebijakan.
Pendanaan pada tahap awal berasal dari kontribusi sukarela para anggotanya, dengan rencana mengembangkan skema crowdfunding di masa depan.
Selain itu, masyarakat dapat berpartisipasi baik sebagai Menteri Bayangan melalui proses seleksi terbuka maupun sebagai Tim Pendukung yang membantu riset, komunikasi publik, dan operasional organisasi.
Daftar Formasi Kabinet Bayangan dan Apa Tugasnya
Kabinet Bayangan dirancang sebagai struktur yang ramping, strategis, dan berbasis urgensi nasional. Berbeda dengan kabinet pemerintahan yang mencakup seluruh kementerian, formasi ini hanya memprioritaskan sektor-sektor yang dinilai paling menentukan kualitas demokrasi, kesejahteraan masyarakat, dan masa depan Indonesia.
Setiap menteri bertugas menjadi counterpart bagi kementerian terkait dengan melakukan pengawasan, evaluasi, analisis kebijakan, serta menyusun alternatif kebijakan yang berbasis bukti (evidence-based policy).
Berikut formasi lengkap kabinet bayangan dan tugasnya:
1. Menteri Sekretaris Negara: Feri Amsari
Membayangi:- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi
- Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman
- Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari
2. Sekretaris Kabinet: Ahmad Jilul QF
Membayangi:- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya
3. Menteri Dalam Negeri & Keamanan Negara: Armand Suparman
Membayangi:- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian
- Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Djamari Chaniago
- Kepala Kepolisian RI Listyo Sigit Prabowo
- Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto
4. Menteri Luar Negeri: Shofwan Al-Banna Choiruzzad
Membayangi:- Menteri Luar Negeri Sugiono
5. Menteri Pertahanan: Curie Maharani
Membayangi:- Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin
6. Menteri Hak Perempuan & Kelompok Marginal: Khoirunnisa Nur Agustyati
Membayangi:- Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi
- Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai
7. Menteri Hukum & Kebijakan Negara: Yance Arizona
Membayangi:- Menteri Koordinator Bidang Hukum Yusril Ihza Mahendra
- Menteri Hukum Supratman Andi Agtas
- Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto
- Menteri PANRB Rini Widyantini
- Jaksa Agung ST Burhanuddin
8. Menteri Perekonomian, BUMN, Industri & Tenaga Kerja: Media Wahyudi Askar
Membayangi:- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
- Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
- Menteri Perdagangan Budi Santoso
- Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani
- Menteri Koperasi Ferry Juliantono
- Menteri UMKM Maman Abdurrahman
- Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana
- Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya
- Kepala Badan Pengelola BUMN Dony Oskaria
9. Menteri Keuangan & Tata Kelola Anggaran: Bhima Yudhistira Adhinegara
Membayangi:- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
10. Menteri Jaminan Perlindungan Lingkungan Hidup, Pelestarian Hutan, Flora Nusantara & Pembatasan Izin Pertambangan: Iqbal Damanik
Membayangi:- Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat
- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
- Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni
- Menteri ATR/BPN Nusron Wahid
11. Menteri Pendidikan & Kebudayaan: Iman Zanatul Haeri
Membayangi:- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti
- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto
- Menteri Kebudayaan Fadli Zon
- Menteri Koordinator PMK Pratikno
12. Menteri Riset, Teknologi & Digital: Nenden Sekar Arum
Membayangi:- Menteri Sains dan Teknologi Brian Yuliarto
- Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid
13. Menteri Kesehatan: Irma Hidayana
Membayangi:- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
14. Menteri Sosial & Layanan Dasar: Nabiyla Risfa Izzati
Membayangi:- Menteri Sosial Saifullah Yusuf
- Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar
- Menteri Ketenagakerjaan Yassierli
- Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin
- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait
- Menteri Kependudukan/BKKBN Wihaji
- Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo
15. Menteri Pertanian & Kedaulatan Pangan: Isnawati Hidayah
Membayangi:- Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan
- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
- Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono
- Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono (dulu Nanik S. Deyang)
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id


































