Menuju konten utama

Teks Sambutan Haornas 2025 Kemenpora dan Link Panduan PDF

Hari Olahraga Nasional (Haornas) diperingati setiap 9 September. Berikut ini teks sambutan Menpora RI dan link unduh panduan peringatan Haornas 2025.

Teks Sambutan Haornas 2025 Kemenpora dan Link Panduan PDF
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menggelar rapat dengan Menpora Malaysia Hannah Yeoh secara virtual dari Kemenpora, Jakarta, Jumat (2/5). Pertemuan ini terkait pelaksanaan Latihan Pestapora 2025 di Negeri Jiran. Gilang/kemenpora

tirto.id - Hari Olahraga Nasional (Haornas) diperingati setiap tanggal 9 September. Tahun 2025 ini, peringatan Haornas dilakukan dengan berbagai cara. Berikut teks sambutan Haornas 2025 Kemenpora dan link panduannya dalam format PDF.

Mengenai hari penting ini, masyarakat Indonesia dapat mengingat sedikit sejarahnya. Tahun 1948, Indonesia ditolak mengikuti Olimpiade London. Padahal, Persatuan Olahraga Republik Indonesia (PORI) sudah siap untuk mengirimkan atlet untuk bertanding.

Indonesia yang saat itu baru saja merdeka mengalami penolakan dengan alasan terkendala administrasi. Hal ini karena untuk mengikuti olimpiade, suatu negara harus menjadi anggota International Olympic Committee (IOC).

Indonesia saat itu belum menjadi anggota IOC. Di sisi lain, paspor Indonesia juga ditolak karena paspor yang diakui hanyalah paspor Belanda.

Kendati demikian, penolakan tersebut justru menjadi semacam semangat baru untuk membentuk ajang olahraga sendiri, yakni Pekan Olahraga Nasional (PON). Ajang ini pertama diselenggarakan di Stadion Sriwedari, Solo pada 9-12 September 1948.

37 tahun kemudian, tepatnya pada 9 September 1986, Presiden Soeharto mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 67 Tahun 1985 tentang Hari Olahraga Nasional. Inilah yang menjadi dasar ditetapkannya 9 September sebagai Hari Olahraga Nasional.

Dalam Keppres tersebut dijelaskan bahwa penetapan Haornas dilakukan dalam rangka peningkatan, pembinaan, dan perkembangan olahraga secara berlanjut. Meski demikian, peringatan ini hanya menjadi hari penting, bukan merupakan hari libur nasional.

Tema Hari Olahraga Nasional 2025

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI telah merilis tema peringatan Haornas 2025 melalui surat bernomor B/BO.01.02/9.2.72/MPO/IX/2025 yang terbit pada 2 September 2025 lalu. Tema Haornas tahun ini yakni “Olahraga Satukan Kita”.

Dalam surat edaran tersebut dijelaskan bahwa tema “Olahraga Satukan Kita” mengandung makna mendalam bahwa olahraga bukan sekadar sarana untuk meraih prestasi. Olahraga juga menjadi wahana untuk memperkokoh persatuan bangsa. Tema tersebut selaras dengan peringatan 80 tahun kemerdekaan RI dan astacita Presiden RI.

Sambutan Haornas 2025 Kemenpora dan Link PDF

Dalam memperingati Haornas 2025, diselenggarakan acara puncak peringatan. Di acara tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Ario Bimo Nandito Ariotedjo, juga menyampaikan sambutan dalam rangka puncak peringatan Hari Olahraga Nasional XLII tahun 2025. Berikut ini teks sambutannya.

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,

Selamat pagi,

Salam sejahtera bagi kita semua,

Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan,

Salam Olahraga! Jaya!

Yang saya hormati para Gubernur, Bupati, Wali Kota, jajaran Forkopimda, pimpinan organisasi olahraga, para atlet, pelatih, guru olahraga, insan olahraga, serta seluruh hadirin yang berbahagia.

Hari ini kita bersama-sama memperingati Hari Olahraga Nasional ke-42, sebuah momentum istimewa yang lahir dari semangat bangsa untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari jati diri dan perjuangan nasional. Sejak dicetuskan pada 9 September 1983, Hari Olahraga Nasional telah menjadi tonggak kebangkitan olahraga Indonesia.

Dari waktu ke waktu, HAORNAS mengingatkan kita bahwa olahraga bukan hanya aktivitas jasmani, melainkan gerakan kebangsaan yang mempersatukan rakyat, membangun karakter, serta menumbuhkan daya juang bangsa.

Tahun ini peringatan HAORNAS semakin bermakna karena bertepatan dengan peringatan 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Delapan puluh tahun kemerdekaan merupakan bukti bahwa persatuan, keberanian, dan pengorbanan adalah kunci bangsa ini untuk bertahan. Nilai- nilai tersebut juga hidup di dalam olahraga: kerja keras, disiplin, sportivitas, dan solidaritas.

Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, melalui Astacita yang telah ditetapkan, menekankan pentingnya membangun manusia Indonesia yang unggul, sehat, kuat, dan tangguh. Olahraga adalah jalan untuk membentuk generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat secara fisik, berkarakter, dan memiliki jiwa patriotisme.

Adapun tema yang diusung pada peringatan Hari Olahraga Nasional ke-42 Tahun 2025 adalah “Olahraga Satukan Kita”. Tema ini mengandung makna mendalam bahwa olahraga bukan sekadar sarana untuk meraih prestasi, tetapi juga wahana untuk memperkokoh persatuan bangsa.

Tema tersebut menjadi sangat relevan dengan kondisi sosial politik bangsa kita belakangan ini. Olahraga mengajarkan kita sportivitas, menghormati lawan, dan menerima hasil dengan lapang dada. Nilai-nilai ini adalah teladan yang bisa kita terapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Seperti dalam olahraga, kemenangan terbesar bukan hanya saat kita mengangkat piala, melainkan ketika kita mampu saling menghargai, saling mendukung, dan memandang perbedaan sebagai kekuatan untuk bersatu. Melalui HAORNAS 2025, marilah kita jadikan olahraga sebagai budaya nasional.

Olahraga tidak boleh hanya menjadi aktivitas mingguan atau acara tahunan, melainkan gaya hidup masyarakat Indonesia. Setiap keluarga, sekolah, kampus, komunitas, dan kantor harus menjadi pusat gerakan olahraga, agar bangsa ini semakin bugar, produktif, dan siap bersaing di kancah dunia global.

Saya ingin mengajak Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholders olahraga untuk mengambil langkah nyata dalam mendukung pembangunan olahraga:

Pertama, mari kita wujudkan pembudayaan olahraga sejak dini. Pemerintah daerah harus memperkuat olahraga pendidikan, memastikan setiap sekolah memiliki fasilitas dasar olahraga, serta memberikan ruang bagi anak-anak untuk bermain, berlari, dan berolahraga secara aman. Dari sinilah lahir bibit atlet dan generasi sehat yang akan menjadi pemimpin bangsa.

Kedua, mari kita perluas akses masyarakat terhadap ruang olahraga publik. Olahraga harus dekat dengan rakyat. Taman olahraga, lapangan serbaguna, jalur lari, dan fasilitas kebugaran terbuka harus tersedia di setiap kabupaten/kota. Mari kita wujudkan minimal satu ruang olahraga publik di setiap kecamatan, sehingga olahraga benar-benar menjadi milik semua lapisan masyarakat.

Ketiga, kita perlu menguatkan pembinaan prestasi atlet dengan dukungan sport science. Latihan yang terukur, program yang sistematis, dan pembinaan berbasis ilmu pengetahuan akan melahirkan atlet-atlet berprestasi dunia.

Keempat, mari kita dorong pertumbuhan sport industry dan sport tourism. Olahraga dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Event olahraga daerah, baik itu marathon, triathlon, festival olahraga tradisional, maupun liga daerah, bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk membangkitkan pariwisata, UMKM, dan lapangan kerja.

Dengan sport industry yang maju, masyarakat sehat dan ekonomi daerah pun tumbuh.

Kelima, mari kita perkuat kolaborasi lintas sektor. Pembangunan olahraga bukan hanya tanggung jawab Kemenpora atau Pemda, melainkan kerja bersama seluruh elemen bangsa: pemerintah, swasta, media, akademisi, komunitas, dan masyarakat luas. Semua harus bersatu padu untuk menjadikan olahraga sebagai gerakan nasional.

Saya juga ingin menyampaikan pesan khusus kepada pemuda Indonesia. Pemuda adalah ujung tombak bangsa. Jangan biarkan diri kalian terjebak dalam gaya hidup pasif. Jadikan olahraga sebagai sahabat sehari-hari. Bangun kebiasaan berlari, bersepeda, berenang, atau bermain olahraga tradisional bersama teman-teman. Pemuda yang sehat adalah pemuda yang kuat, berani, dan siap memimpin bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Kepada seluruh insan olahraga, mulai dari atlet, pelatih, guru, tenaga pendukung, hingga media dan masyarakat pencinta olahraga, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya. Dedikasi, keringat, dan pengorbanan Anda semua telah mengharumkan nama Indonesia di berbagai panggung dunia. Mari terus lanjutkan perjuangan ini, karena olahraga adalah jalan untuk mengibarkan merah putih lebih tinggi di mata dunia.

HAORNAS 2025 ini adalah momentum. Momentum untuk bersatu membangun olahraga, momentum untuk membangkitkan semangat nasionalisme, momentum untuk menjadikan olahraga sebagai kekuatan bangsa. Dengan semangat 80 Tahun Kemerdekaan RI dan arahan Astacita Presiden, mari kita kobarkan tekad bersama:

Olahraga untuk Indonesia Maju, Unggul, dan Berdaulat!

Jayalah Olahraga Indonesia! Salam Olahraga! Jaya!

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Link Unduh Panduan Peringatan Haornas 2025

Kemenpora RI juga telah menerbitkan Pedoman Pelaksanaan Peringatan Hari Olahraga Nasional XLII Tahun 2025. Panduan ini berisi sambutan Menpora RI, tema Haornas 2025, kegiatan, hingga kepanitiaan.

Masyarakat Indonesia dapat memperingati Haornas 2025 dengan mengikuti panduan peringatan Haornas 2025. Berikut ini link unduh dokumen panduan peringatan Haornas 2025.

Link unduh panduan peringatan Haornas 2025

Pembaca yang ingin membaca artikel sejenis terkait Hari Olahraga Nasional dapat mengakses tautan berikut ini:

Link artikel tentang Hari Olahraga Nasional

Baca juga artikel terkait HARI PENTING atau tulisan lainnya dari Umu Hana Amini

tirto.id - Edusains
Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Wisnu Amri Hidayat