Menuju konten utama

Usul Perpanjangan Dana Otsus, Tito: untuk Pemulihan Bencana Aceh

Soal usulan perpanjangan dana otsus Aceh, Mendagri Tito menyebut pemulihan dampak bencana butuh waktu tiga tahun.

Usul Perpanjangan Dana Otsus, Tito: untuk Pemulihan Bencana Aceh
Warga penyintas bencana berjalan untuk melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 H di Desa Agusen, Blangkejeren, Gayo Lues, Aceh, Sabtu (21/3/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengusulkan perpanjangan dana otonomi khusus (otsus) untuk Aceh. Menurutnya, kebutuhan tersebut semakin mendesak seiring proses pemulihan dampak bencana di wilayah itu yang diperkirakan memakan waktu hingga tiga tahun.

“Tapi jujur bahwa apa untuk melakukan pemulihan ini paling cepat menurut saya adalah tiga tahun. Karena jumlah jembatan yang harus dipermanenkan, jalan-jalan yang harus dipermanenkan yang sementara, kemudian juga fasilitas pendidikan jumlahnya lebih dari 4.000 yang terdampak,” ucapnya dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi II DPR RI, di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Sementara itu, skema dana otsus Aceh dijadwalkan berakhir pada 2027. Tito mengungkapkan, pemerintah daerah Aceh juga meminta pengajuan perpanjangan dana otsus itu. Hal ini lantaran pemerintah daerah Aceh disebut menilai kondisi sosial hingga ekonomi di wilayah tersebut yang masih tertinggal dibandingkan rata-rata nasional.

“Selalu menyampaikan meminta agar, karena tingkat kemiskinan masih tinggi di atas nasional dan Sumatera, pengangguran juga tinggi, meskipun IPM membaik tapi di bawah nasional, masih perlu, mereka masih memerlukan dana otonomi khusus,” ucap Tito.

Lebih lanjut, Tito menjelaskan bahwa pemerintah daerah Aceh juga mengusulkan besaran dana otsus tetap diperpanjang dengan skema yang mengacu pada Papua.

“Dan mengusul ya, mungkin melihat dari Papua, bertambah 2,25 persen sampai tahun 2040 ya, 41 ya? Dan kemudian mereka juga mengharapkan Otsus ini diperpanjang dan dananya, besarannya juga ya kalau enggak bisa sama seperti Papua 2,25 persen kembali ke 2 persen. Itu permintaannya dari teman-teman di sana,” tutur Tito.

Tito menilai urgensi perpanjangan otsus semakin kuat karena Aceh masih menghadapi bencana yang terjadi berulang di berbagai wilayah. Kondisi tersebut membuat upaya pemulihan infrastruktur menjadi tidak sederhana.

“Meskipun di tengah-tengah perbaikan dari berbagai sekolah yang rusak, lumpur dan lain-lain, pimpinan kami sampaikan bahwa nggak mudah karena bulan lalu juga banjir lagi. Yang sudah dibersihkan di Pidie Jaya banjir lagi. Di Tapanuli Tengah sudah bersih banjir lagi, kemudian mengungsi lagi,” terang Tito.

Kemudian, dia juga menyinggung kejadian longsor dan banjir yang kembali terjadi dalam beberapa hari terakhir, memperparah situasi di lapangan.

“Dan kemarin minggu lalu Aceh Tengah hujan lebat, jalan-jalan longsor lagi, jembatan juga banyak yang ada beberapa yang kemudian terseret lagi ini. Kemudian juga dua hari yang lalu di Pidie Jaya banjir lagi, Bupati-nya lapor sama saya 50 cm sampai 80 cm lumpur di sana. Padahal sudah kita lakukan perbaikan-perbaikan ya. Inilah situasi lapangan,” kata Tito.

Tito pun menilai bahwa kerusakan yang terjadi berulang menyebabkan infrastruktur yang sudah diperbaiki kembali rusak. Hal ini membuat proses pemulihan berjalan lebih panjang dan kompleks.

“Jalan yang putus lagi padahal sudah dibuka. Ini sekarang sedang kerja keras semua dari TNI, Polri, kemudian Kementerian PU, BNPB semua sedang bekerja untuk melakukan normalisasi kembali,” ujarnya.

Selain infrastruktur, lanjut Tito, proses pemulihan juga mencakup perbaikan puluhan ribu rumah warga serta puluhan sungai. Dalam konteks itu, Tito menilai perpanjangan dana otsus dapat menjadi salah satu instrumen untuk mempercepat pemulihan.

“Ini mungkin sambil itu juga mungkin salah satu pendorong kalau menurut kami perlu adanya dana Otsus ini diperpanjang di Aceh dan kalau memang kemampuan fiskal negara memungkinkan, mungkin dikembalikan ke 2 persen,” ungap Tito.

Baca juga artikel terkait DANA OTSUS ACEH atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Dipna Videlia Putsanra