Menuju konten utama

BMKG Umumkan Aceh Siaga Bencana Hidrometeorologi hingga 20 April

BMKG mencatat bencana hidrometeorologi dapat menyebabkan angin kencang, banjir, tanah longsor, dan bencana lainnya di 23 kabupaten/kota di Aceh.

BMKG Umumkan Aceh Siaga Bencana Hidrometeorologi hingga 20 April
Ilustrasi Hujan. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh kembali menyurati Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, terkait peningkatan status siaga bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Nasrol Adil, mengatakan kondisi atmosfer di Aceh saat ini menunjukkan adanya gangguan berupa pola siklonik yang memicu terbentuknya belokan angin (shearline) dan konvergensi.

“Siaga bencana hidrometeorologi berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang, yang dapat menyebabkan angin kencang, banjir, tanah longsor, dan bencana lainnya di 23 kabupaten/kota di Aceh,” kata Nasrol dalam surat tertanggal Jumat (10/4/2026).

Dalam surat bernomor e.B/ME.0204/042/KBTJ/IV/2026 tersebut, BMKG menetapkan periode siaga pada 11-15 April dan berlanjut 16-20 April 2026.

Sebanyak 10 wilayah diperkirakan terdampak pada dua periode sekaligus, yaitu Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Bener Meriah, Gayo Lues, Nagan Raya, Pidie, dan Subulussalam.

Sementara itu, 13 wilayah lainnya berpotensi terdampak pada periode pertama, meliputi Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Banda Aceh, Bireuen, Langsa, Lhokseumawe, Pidie Jaya, Sabang, dan Simeulue.

Nasrol menjelaskan, berdasarkan prakiraan angin pada lapisan 3.000 kaki, terdeteksi adanya belokan angin dan konvergensi di wilayah Aceh yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan.

Kondisi tersebut berpotensi memicu hujan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi selama periode tersebut.

---

Kontributor: Nadim

Penulis: Nadim

Baca juga artikel terkait BENCANA HIDROMETEOROLOGI atau tulisan lainnya

tirto.id - Flash News
Editor: Andrian Pratama Taher