Menuju konten utama

Menko Polkam Resmikan 104 Unit Huntap di Aceh Utara

Warga Aceh Utara terdampak bencana hidrometeorologi diharap dapat segera tempati hunian tetap sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026.

Menko Polkam Resmikan 104 Unit Huntap di Aceh Utara
Kemenko Polkam bangun hunian tetap di Aceh Utara. Dok. Humas Kemenko Polkam RI
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, meresmikan 104 unit hunian tetap (huntap) di Desa Kuala Cangkoy, Aceh Utara, Sabtu (14/3/2026). Fasilitas ini diharapkan dapat segera ditempati warga terdampak bencana sebelum Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi (Karo Humas Datin) Kemenko Polkam, Brigjen TNI Honi Havana, menyebut pembangunan huntap selesai atas kerja sama pihaknya dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara.

"Sebanyak 104 unit huntap tipe 36 dilengkapi berbagai fasilitas pendukung. Antara lain instalasi air bersih, listrik, kamar mandi, toilet, serta perabotan rumah tangga dasar untuk menunjang kebutuhan warga," tutur Honi, dari keterangan resmi yang Tirto terima.

Selain rumah hunian, kata Honi, kawasan tersebut juga dilengkapi satu unit masjid dan satu balai pertemuan warga yang diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat.

"Menko Polkam berharap hunian tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri. Diharapkan pula, warga dapat kembali merasakan kehangatan berkumpul dan bersilaturahmi bersama keluarga setelah melalui masa sulit akibat bencana," tambah Honi.

Kemenko Polkam bangun hunian tetap di Aceh Utara

Kemenko Polkam membangun 104 unit hunian tetap tipe 36 di Desa Kuala Cangkoy, Kabupaten Aceh Utara. dok. Humas Kemenko Polkam RI.

Menjelang peresmian, suasana di kawasan huntap Kuala Cangkoy mulai tampak semakin semarak. Panitia bersama warga bergotong royong mempersiapkan penyambutan kedatangan Menko Polkam, antara lain dengan memasang umbul-umbul di sepanjang kawasan hunian, melakukan pembersihan lingkungan, serta mendirikan tenda acara yang akan digunakan dalam kegiatan peresmian.

Sementara itu, sejumlah penyempurnaan akhir masih terus dilakukan, termasuk penataan interior dan fasilitas pendukung lainnya, guna memastikan seluruh hunian benar-benar siap ditempati oleh masyarakat.

Baca juga artikel terkait ACEH atau tulisan lainnya dari Siti Fatimah

tirto.id - Flash News
Penulis: Siti Fatimah
Editor: Alfons Yoshio Hartanto