Menuju konten utama

BNPB Klaim Huntara Gayo Lues 88%, Warga Tak Lebaran di Tenda

1.518 hunian sementara bagi warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, telah selesai.

BNPB Klaim Huntara Gayo Lues 88%, Warga Tak Lebaran di Tenda
Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto saat diskusi dengan Forum Pemimpin Redaksi Media melalui sambungan virtual di Nusa Dua, Bali, Rabu (20/4/2022). ANTARA/HO-BNPB/

tirto.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan pembangunan 1.518 hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, telah selesai per Selasa (10/3/2026).

Capaian tersebut mencakup 88 persen dari target pembangunan sebanyak 1.713 unit.

Kepala BNPB Letjen Suharyanto menargetkan seluruh proses pembangunan huntara rampung sebelum Idulfitri. Hal ini dilakukan agar warga tidak perlu lagi tinggal di tenda pengungsian saat merayakan lebaran.

"Kami pastikan menjelang lebaran tahun 2026, untuk Kabupaten Gayo Lues, sudah tidak ada lagi masyarakat yang ada di tenda," ujar Suharyanto, Kamis (12/3/2026).

Suharyanto menambahkan, bagi warga yang masih menunggu penyelesaian huntara, pemerintah telah menyiapkan lokasi penampungan yang lebih layak, seperti di gedung balai latihan kerja milik pemerintah daerah.

“Supaya semua masyarakat yang terdampak di Kabupaten Gayo Lues bisa menikmati, bisa mengikuti perayaan Idulfitri dengan lebih baik dan lebih hikmat,” tambahnya.

Sejak bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir November lalu, pemerintah terus mempercepat pemulihan dengan konsep hunian komunal. Saat ini, huntara di Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren, telah dihuni oleh 150 kepala keluarga (KK).

Selain itu, 133 KK juga telah menempati huntara di Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, yang telah dilengkapi fasilitas air, listrik, serta toilet.

Sebagai bentuk dukungan tambahan, BNPB memberikan bantuan berupa perlengkapan dan bahan makanan kepada keluarga yang baru menempati hunian tersebut.

“Keluarga yang menempati huntara akan diberikan bantuan oleh BNPB berupa perlengkapan dan makanan selama 10 hari sejak mereka masuk ke huntara,” pungkas Suharyanto.

Baca juga artikel terkait HUNIAN SEMENTARA atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Hendra Friana