tirto.id - Perusahaan Minyak dan Gas (Migas) Shell Indonesia membantah isu pemutusan hubungan kerja (PHK) di salah satu SBPU miliknya di Gading Serpong, Tangerang sebagaimana telah beredar luas di sejumlah akun media sosial.
Juru Bicara Shell Indonesia mengatakan bahwa informasi yang beredar itu tidak benar dan tak sesuai dengan kejadian yang terjadi sebenarnya.
"Menanggapi konten media sosial tersebut, Shell Indonesia mengklarifikasi bahwa informasi yang disampaikan adalah tidak benar," ujar Juru Bicara Shell dalam keterangannya kepada Tirto, Minggu (28/9/2025).
Shell menjelaskan bahwa momen yang merekam para karyawan shell sedang berkumpul dan saling merangkul bahu yang beredar adalah dalam kegiatan pengarahan rutin kepada SPBU. Selain itu, katanya, momen tersebut juga merupakan perpisahan salah satu anggota tim yang berpindah ke cabang Shell di tempat lain.
"Kondisi yang sebenarnya yang terjadi dalam video tersebut adalah tim di salah satu SPBU Shell menjalankan kegiatan pengarahan rutin dan sekaligus perpisahan salah satu anggota tim untuk perpindahan lokasi kerja ke SPBU Shell yang lain," kata Juru Bicara Shell.
Shell mengajak masyarakat agar lebih berhati-hati dan bijak dalam menerima informasi maupun menyebarkan ke media sosial. Terlebih, informasi belum diketahui secara pasti kebenarannya.
"Kami mengajak seluruh pihak untuk tetap lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi," katanya.
Sebelumnya, sejumlah akun media sosial di instagram dan X (Twitter) mengunggah video dan foto dengan narasi bahwa momen tersebut merupakan hari terakhir para pegawai Shell bekerja. Sejumlah akun juga menyertakan musik perpisahan dalam unggahannya itu.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id



































