Menuju konten utama

Shell Indonesia Klarifikasi Isu SPBU Tutup & Karyawan Dirumahkan

Ingrid memastikan saat ini SPBU Shell tetap melayani para pelanggan dengan produk BBM yang masih tersedia.

Shell Indonesia Klarifikasi Isu SPBU Tutup & Karyawan Dirumahkan
SPBU Shell Indonesia Cipondoh 1, Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Senin (03/02/2205). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Shell Indonesia angkat bicara terkait beredarnya narasi di media sosial yang menyebut sejumlah karyawan SPBU Shell dirumahkan dan beberapa jaringan SPBU tutup akibat ketidaktersediaan produk Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin.

President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia, Ingrid Siburian, menjelaskan pihanya hanya melakukan penyesuaian kegiatan operasional di jaringan SPBU Shell selama produk BBM jenis bensin tidak tersedia secara lengkap.

"(Ini) termasuk penyesuaian jam operasional dan tim yang bertugas melayani para pelanggan," ujar dia dalam keterangan diterima Tirto, Selasa (16/9/2025).

Ingrid memastikan saat ini SPBU Shell tetap melayani para pelanggan dengan produk BBM yang masih tersedia dan layanan lainnya; termasuk Shell Select, Shell Recharge, bengkel, dan pelumas Shell.

Sementara untu produk BBM jenis bensin Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ diakui masih tidak tersedia di beberapa jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU Shell hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Kendati begitu, Shell Indonesia senantiasa berupaya untuk memastikan kelancaran pendistribusian dan penyediaan produk BBM di jaringan SPBU Shell.

"Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait untuk memastikan produk BBM jenis bensin dapat tersedia Kembali," pungkas dia.

Sebelumnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengaku membuka kuota impor bahan bakar minyak (BBM) bagi SPBU milik perusahaan swasta. Pernyataan itu ia sampaikan setelah stok BBM di SPBU swasta kosong selama berpekan-pekan.

"Nanti kita lihat ya [peluang membuka kuota impor BBM]," ucapnya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2025).

Baca juga artikel terkait SHELL INDONESIA atau tulisan lainnya dari Dwi Aditya Putra

tirto.id - Insider
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Hendra Friana