Menuju konten utama

Perubahan Corak-Desain Seragam Baru TNI & Beda Loreng Malvinas

Simak perubahan corak hingga desain seragam baru TNI dan bedanya dengan loreng Malvinas.

Perubahan Corak-Desain Seragam Baru TNI & Beda Loreng Malvinas
Ilustrasi Prajurit TNI. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki seragam Pakaian Dinas Lapangan (PDL) baru. Simak perubahan corak hingga desain seragam baru TNI dan bedanya dengan loreng Malvinas.

Seragam PDL TNI baru akan dipakai serentak oleh anggota TNI dari seluruh matra pada perayaan HUT ke-80 TNI pada Sabtu (5/10/2025). Artinya, seluruh prajurit dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, hingga TNI Angkatan Udara bakal mengenakan seragam baru tersebut.

Melansir laman Instagram (IG) Pusat Penerangan (Puspen) TNI @puspentni, puncak perayaan HUT ke-80 TNI dipusatkan di kawasan Silang Monas, Jakarta, pada 5 Oktober 2025. Peringatan ini akan diwarnai penampilan defile pasukan gabungan dari tiga matra TNI serta deretan alutsista modern.

Pada peringatan HUT ke-80 TNI 2025, tema yang diusung yakni “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju”. Tema ini dipilih untuk merefleksikan jati diri TNI sebagai kekuatan yang lahir dan besar bersama rakyat.

Corak dan Desain Seragam Baru TNI

Peringatan HUT ke-80 TNI di Monas menjadi momen perdana tampilnya seragam PDL terbaru di hadapan publik. Seragam itu akan dipakai serentak oleh seluruh prajurit yang mengikuti upacara di kawasan Monas.

Secara umum, seragam baru TNI memiliki warna yang cenderung lebih cerah dengan motif loreng yang lebih kecil. Perubahan seragam baru ini tertuang dalam Keputusan Panglima TNI (Keppang) yang dikeluarkan sejak 27 September 2025. Adapun pemakaian seragam tersebut dilakukan secara bertahap sejak peraturan diterbitkan.

Berikut corak dan desain seragam baru TNI dan perbedaannya dengan loreng Malvinas:

1. PDL Baru TNI untuk Kebutuhan Operasi

Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menjelaskan penggantian seragam PDL baru TNI bagian dari upaya pembaruan agar sesuai dengan kebutuhan operasi di lapangan.

Terlebih, dalam situasi dan medan yang membutuhkan penyamaran khusus, seperti di hutan atau medan operasi tertentu.

"Dari segi vegetasinya juga, dengan loreng dan warna yang baru ini kalau kami masuk ke hutan dan sebagainya, ini lebih tersamar," ucap Tandyo, mengutip Antaranews, Rabu (1/10).

2. Warna PDL Baru TNI Lebih Muda

Tandyo juga menuturkan bahwa seragam baru memiliki loreng yang lebih kecil dengan warna hijau yang lebih muda dibanding PDL lama.

Perubahan warna ataupun loreng pada PDL TNI pun telah seiring dengan keputusan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

"Keputusan Panglima-nya sudah keluar pada 27 September 2025 kemarin," lanjutnya, Rabu (1/10).

3. Perbedaan PDL Baru TNI dengan Loreng Malvinas

Loreng Malvinas digunakan sejak tahun 1982 dan terdiri atas tiga blok warna berukuran besar, yaitu warna hijau tua atau hijau tentara (army), cokelat tua, dan warna yang dekat dengan krem gading (ivory cream).

Sementara itu, loreng baru TNI memiliki blok warna lebih banyak, terutama untuk gradasi warna cokelat dan hijau.

Loreng baru segaram TNI memiliki blok-blok warna berukuran lebih kecil, yang terdiri atas warna hijau tentara dengan intensitas lebih terang, serta hijau zaitun (olive) terang.

Lalu cokelat tua yang berpadu dengan cokelat muda, serta warna krem yang lebih terang. Selain loreng, TNI juga memiliki brevet baru yang berbeda dengan brevet lama.

Pembaca yang ingin membaca artikel sejenis terkait HUT TNI dapat mengakses tautan berikut ini:

Link Artikel Tentang HUT TNI

Baca juga artikel terkait HUT TNI atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo