tirto.id - Nilai tukar rupiah dibuka menguat ke level Rp16.859 per dolar AS pada perdagangan Selasa (3/3/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah menguat 9 poin atau 0,05 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp18.868 per dolar AS.
Pada saat yang sama, pergerakan mata uang kawasan Asia terpantau bervariasi pada perdagangan pagi ini. Yen Jepang (JPY) menguat 0,06 persen, diikuti dolar Hong Kong (HKD) yang naik 0,03 persen, dolar Singapura (SGD) menguat 0,13 persen, serta won Korea (KRW) yang menguat 0,2 persen. Sementara itu, dolar Taiwan (TWD) melemah tipis 0,01 persen.
Adapun mata uang Asia lainnya cenderung bergerak melemah. Peso Filipina (PHP) turun 0,09 persen, rupee India (INR) melemah cukup dalam sebesar 0,55 persen, ringgit Malaysia (MYR) terkoreksi 0,01 persen, dan baht Thailand (THB) melemah 0,13 persen. Di sisi lain, yuan China (CNY) justru menguat 0,3 persen terhadap dolar AS.
Pergerakan mata uang negara-negara Eropa terhadap dolar AS juga menunjukkan arah yang beragam. Euro (EUR) melemah 0,06 persen, pound sterling (GBP) stagnan, sementara franc Swiss (CHF) terkoreksi 0,05 persen. Krona Swedia (SEK) tercatat stagnan, sedangkan krona Denmark (DKK) menguat 0,06 persen.
Pengamat nilai mata uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah berpotensi ditutup melemah pada perdagangan hari ini.
"Sedangkan untuk perdagangan besok [hari ini], mata uang rupiah fluktuatif. Namun ditutup, melemah direntang Rp16.860- Rp16.910," sebutnya dalam keterangan resmi.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id



































