Menuju konten utama

Risiko Global Meningkat, Rupiah Ditutup Lesu ke Rp16.829 per US$

Penguatan indeks dolar imbas meningkatnya kekhawatiran atas risiko konflik AS dan Iran tekan rupiah hari ini.

Risiko Global Meningkat, Rupiah Ditutup Lesu ke Rp16.829 per US$
Petugas menghitung uang pecahan rupiah dan dolar AS di gerai penukaran mata uang asing Dolarindo, Melawai, Jakarta, Senin (15/9/2025). Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari Senin (15/9) di Jakarta melemah sebesar 33,50 poin atau 0,20 persen menjadi Rp16.408 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.375 per dolar AS. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/sgd
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah ke level Rp16.829 pada perdagangan Selasa (24/2/2026). Rupiah turun 27 poin atau 0,16 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp16.802 per dolar AS.

Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan mata uang Garuda tak lepas dari penguatan indeks dolar AS pada perdagangan hari ini. Penguatan tersebut dipicu meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap risiko konflik militer antara AS dan Iran, di tengah masih berlanjutnya perundingan nuklir kedua negara.

Selain itu, ketidakpastian global juga dipengaruhi peringatan Presiden Donald Trump kepada sejumlah negara agar tidak menarik diri dari kesepakatan perdagangan yang telah dinegosiasikan dengan AS. Peringatan itu muncul meskipun Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan kebijakan tarif darurat yang sebelumnya diberlakukan.

Untuk perdagangan besok, Ibrahim memperkirakan pergerakan rupiah masih akan berfluktuasi. "Namun ditutup melemah direntang Rp16.830-Rp16.860 per dolar AS," jelasnya.

Baca juga artikel terkait NILAI TUKAR atau tulisan lainnya dari Hendra Friana

tirto.id - Flash News
Penulis: Hendra Friana
Editor: Hendra Friana