tirto.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah ke level Rp16.829 pada perdagangan Selasa (24/2/2026). Rupiah turun 27 poin atau 0,16 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp16.802 per dolar AS.
Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan mata uang Garuda tak lepas dari penguatan indeks dolar AS pada perdagangan hari ini. Penguatan tersebut dipicu meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap risiko konflik militer antara AS dan Iran, di tengah masih berlanjutnya perundingan nuklir kedua negara.
Selain itu, ketidakpastian global juga dipengaruhi peringatan Presiden Donald Trump kepada sejumlah negara agar tidak menarik diri dari kesepakatan perdagangan yang telah dinegosiasikan dengan AS. Peringatan itu muncul meskipun Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan kebijakan tarif darurat yang sebelumnya diberlakukan.
Untuk perdagangan besok, Ibrahim memperkirakan pergerakan rupiah masih akan berfluktuasi. "Namun ditutup melemah direntang Rp16.830-Rp16.860 per dolar AS," jelasnya.
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id





































