Menuju konten utama

Resmikan IPA Buaran 3, PAM Jaya Bisa Layani Warga Luar Jakarta

Dengan diresmikannya Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran 3, PAM Jaya mampu melayani kebutuhan air bersih perpipaan untuk warga luar Jakarta.

Resmikan IPA Buaran 3, PAM Jaya Bisa Layani Warga Luar Jakarta
Petugas PAM Jaya berjalan di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran, Kalimalang, Jakarta, Kamis (2/2/2023). ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/aww.

tirto.id - Direktur Utama Perumda PAM Jaya, Arief Nasrudin, menyebut perusahaanya kini mampu memberikan layanan air bersih bagi warga di luar wilayah Jakarta, seperti Bekasi dan Tangerang. Hal tersebut ia sampaikan usai meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran 3 dengan kapasitas hingga 3.000 liter per detik (lps).

"Untuk kapasitas 3.000 lps itu akan mencakup kurang lebih 300 ribu sampai 350 ribu pelanggan baru. Itu arealnya memang lebih banyak ke Timur, tetapi air pipa kita itu terkoneksi sampai ke ujung Jakarta di Jakarta Barat," ujar Arief saat ditemui di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (6/5/2025).

Ia juga menegaskan bahwa sistem distribusi air kini lebih fleksibel karena dapat diatur melalui katup untuk menghindari tekanan berlebih dan potensi kebocoran pipa.

Lebih lanjut, Arief membuka peluang kerja sama pelayanan air bersih dengan wilayah penyangga seperti Bekasi dan Tangerang, selama mendapatkan izin dari pemerintah daerah dan perusahaan daerah air minum (PDAM) setempat.

"Untuk masyarakat Bekasi sekitarnya atau Tangerang, selama ini kita juga sudah kerjasama dengan Tangerang, jadi memang harus permisi dulu ke pemerintah kota, dan kemudian dengan PDAM-nya, dan kemudian kita bisa melakukan pola kerja sama,” kata Arief.

Adapun menuju wilayah Bekasi, pembangunan pipa distribusi dan pipa air baku sedang berjalan, meski layanan ke rumah-rumah warga belum dilakukan. “Sehingga kemudian masyarakat di sekitar Jakarta yang memang mungkin jauh dari PDAM-nya, jauh dari booster pump-nya, dekat dengan Jakarta, kita juga bisa layani," lanjutnya.

Pada kesempatan sama, Arief juga melaporkan kepada Gubernur Jakarta, Pramono Anung, bahwa sejumlah program 100 harinya telah tercapai, termasuk penyediaan toren di wilayah dengan layanan rendah, pembagian water purifier di sekolah dan rumah ibadah, hingga pencapaian target 20.000 pelanggan baru.

“Dan juga langganan kita per target Pak Gubernur di 100 hari pertama mencapai 20.000, kita sudah melebihi dari 20.000 Pak, kita sudah mencapai target,” katanya.

Sementara itu, Pramono menyebut dirinya mendukung wacana perluasan penambahan pelanggan baru PAM Jaya hingga daerah-daerah lain di sekitar Jakarta.

“Bahkan tadi sambil jalan saya tanya karena beliau menyampaikan ini ada permintaan warga Bekasi untuk mengambil airnya dari sini. Saya bilang, namanya air gak kenal batas. Jadi kalau warga memang mau dan bisa ya silakan aja,” ujar Pramono di Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa.

Pramono menambahkan, dirinya telah menginstruksikan Dirut PAM Jaya agar bisa memperluas cakupan layanannya pada tahun 2029 mendatang. “Saya memberikan target kepada dinas terkait dan juga kepada Dirut PAM dan jajarannya untuk bisa pada tahun 2029 semua kebutuhan air di Jakarta itu bisa terpenuhi,” pungkasnya.

Baca juga artikel terkait PAM JAYA atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Insider
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Hendra Friana