tirto.id - Direktur Utama Perumda PAM Jaya, Arief Nasrudin, menyebut perusahaanya kini mampu memberikan layanan air bersih bagi warga di luar wilayah Jakarta, seperti Bekasi dan Tangerang. Hal tersebut ia sampaikan usai meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran 3 dengan kapasitas hingga 3.000 liter per detik (lps).
Ia juga menegaskan bahwa sistem distribusi air kini lebih fleksibel karena dapat diatur melalui katup untuk menghindari tekanan berlebih dan potensi kebocoran pipa.
Lebih lanjut, Arief membuka peluang kerja sama pelayanan air bersih dengan wilayah penyangga seperti Bekasi dan Tangerang, selama mendapatkan izin dari pemerintah daerah dan perusahaan daerah air minum (PDAM) setempat.
Adapun menuju wilayah Bekasi, pembangunan pipa distribusi dan pipa air baku sedang berjalan, meski layanan ke rumah-rumah warga belum dilakukan. “Sehingga kemudian masyarakat di sekitar Jakarta yang memang mungkin jauh dari PDAM-nya, jauh dari booster pump-nya, dekat dengan Jakarta, kita juga bisa layani," lanjutnya.
Pada kesempatan sama, Arief juga melaporkan kepada Gubernur Jakarta, Pramono Anung, bahwa sejumlah program 100 harinya telah tercapai, termasuk penyediaan toren di wilayah dengan layanan rendah, pembagian water purifier di sekolah dan rumah ibadah, hingga pencapaian target 20.000 pelanggan baru.
“Dan juga langganan kita per target Pak Gubernur di 100 hari pertama mencapai 20.000, kita sudah melebihi dari 20.000 Pak, kita sudah mencapai target,” katanya.
Sementara itu, Pramono menyebut dirinya mendukung wacana perluasan penambahan pelanggan baru PAM Jaya hingga daerah-daerah lain di sekitar Jakarta.
“Bahkan tadi sambil jalan saya tanya karena beliau menyampaikan ini ada permintaan warga Bekasi untuk mengambil airnya dari sini. Saya bilang, namanya air gak kenal batas. Jadi kalau warga memang mau dan bisa ya silakan aja,” ujar Pramono di Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa.
Pramono menambahkan, dirinya telah menginstruksikan Dirut PAM Jaya agar bisa memperluas cakupan layanannya pada tahun 2029 mendatang. “Saya memberikan target kepada dinas terkait dan juga kepada Dirut PAM dan jajarannya untuk bisa pada tahun 2029 semua kebutuhan air di Jakarta itu bisa terpenuhi,” pungkasnya.
Penulis: Naufal Majid
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id






































