PAM Jaya Kebut Pembangunan Reservoir Atasi Air Keruh Jakarta

Reporter: Iftinavia Pradinantia, tirto.id - 4 Okt 2023 17:22 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Arief Nasruddin menargetkan akan membangun 20 reservoir komunal hingga akhir 2023, untuk mengatasi air keruh di ibu kota.
tirto.id - Direktur Utama Perumda PAM Jaya, Arief Nasruddin menargetkan akan membangun 20 reservoir komunal hingga akhir tahun ini. Reservoir ini diharapkan menjadi solusi air keruh di DKI Jakarta.

"Awalnya, kami menargetkan 15 reservoir komunal tetapi dapat informasi dari tim saya kalau jumlahnya bertambah. Mungkin bisa jadi 20 reservoir yang harus kita bangun," tutur Arief saat meresmikan Reservoir Komunal di kawasan Penjaringan, Jakarta, Rabu (4/10/2023).

Arief menyebut, nantinya PAM Jaya juga akan membangun pipa. "Untuk wilayah yang airnya keruh kami bangun reservoir. Nanti pipanya kita bangunkan juga," jelasnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan persoalan air yang kerap dihadapi masyarakat ibu kota.

"Yang airnya keruh itu masyarakat di daerah Jakarta Barat dan Jakarta Utara, ya. Kalau masyarakat di Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat biasanya karena ada pipa bocor," urainya.

Jika bentuk keluhannya berupa pipa bocor, PAM Jaya akan berusaha untuk langsung menangani komplain tersebut dengan mencari titik kebocoran.

Arief mengatakan sejumlah wilayah di kawasan Jakarta Utara dan Barat menjadi fokusnya saat ini. "Yang menjadi konsentrasi kita saat ini untuk diselesaikan ada di Semanan dan Tambora. Tambora pun lagi kami siapkan semuanya," ucapnya.

Untuk wilayah yang tadinya memiliki air keruh dipastikan akan ada reservoir komunal. "Ada reservoir komunal. Itu sampai ke sudut-sudut paling jauh," tegasnya.

Arief menjelaskan bahwa pembuatan satu reservoir membutuhkan waktu selama 1,5 hingga 2 bulan. Dan untuk mengantisipasi terjadinya krisis air, untuk jangka pendek PAM akan mengirim tangki secara berkala.

"Saya minta tim untuk melakukan reformasi pengadaan," jelasnya.

Jumlah titik rawan air bersih terus bertambah, untuk itu PAM Jaya bekerja sama dengan pemerintah dalam membangun reservoir.

"Pokoknya ada lokasi yang airnya bermasalah pasti kita hadir. Yang terpenting sebenarnya kita bisa menggunakan aset itu. Itu salah satu tantangan yang mesti kita cari," tukas Arief.



Baca juga artikel terkait PAM JAYA atau tulisan menarik lainnya Iftinavia Pradinantia
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Iftinavia Pradinantia
Penulis: Iftinavia Pradinantia
Editor: Anggun P Situmorang

DarkLight