tirto.id - Materi makanan halal dan haram kelas 6 menjadi salah satu bahasan dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Simak rangkuman materi beserta dasar hukum halal dan haram selengkapnya di dalam artikel ini.
Siswa-siswi umumnya mengetahui bahwa halal dan haram adalah hukum yang ada dalam agama Islam. Secara sederhana, halal dan haram merupakan batas antara sesuatu yang hak (benar) dan sesuatu yang batil (salah).
Artikel ini akan menyajikan rangkuman materi halal dan haram dalam hukum Islam, termasuk dasar hukum serta fungsi hadis mengenai kedua batasan tersebut. Bukan hanya itu, ada pula contoh perkara halal dan haram dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian Hukum Halal dan Haram
Secara sadar ataupun tidak, dalam kehidupan sehari-hari, hampir setiap saat manusia menghadapi persoalan halal dan haram. Dengan memahami perbedaannya, manusia bisa menghindari hal-hal atau perbuatan yang menyesatkan dan selalu berpihak pada hal-hal serta perbuatan yang mendatangkan kebaikan sekaligus keselamatan.
Menurut definisi umum, sebagaimana dirujuk dari Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti terbitan Kemdikbud (kini Kemendikdasmen), halal adalah segala sesuatu atau kegiatan yang diizinkan atau diperbolehkan untuk digunakan dan dilaksanakan.
Adapun pengertian dalam konteks Islam, halal adalah segala sesuatu yang boleh digunakan, dikonsumsi, atau dilakukan. Sementara itu, haram adalah sesuatu atau kegiatan yang tidak diizinkan, tidak dibolehkan, atau dilarang untuk digunakan maupun dilaksanakan.
Jadi, haram secara jelas memiliki sifat yang berlawanan dengan halal. Haram merujuk kepada segala sesuatu yang dilarang oleh syariat Islam untuk digunakan, dikonsumsi, atau dilakukan.
Contoh Halal dan Haram dalam Kehidupan Sehari-hari
Materi hukum halal dan haram kelas 6 SD juga meliputi contoh di kehidupan sehari-hari. Mengingat bahwa halal dan haram adalah hukum yang ada dalam agama Islam yang bermanfaat sebagai penuntun, terdapat beberapa penerapan hukum halal dan haram yang bisa siswa-siswi pahami.
Berikut ini penjelasan contoh halal dan haram dalam kehidupan sehari-hari.
1. Memilih Makanan dan Minuman yang Disertifikasi Halal
Materi makanan halal dan haram kelas 6 menjadi salah satu aspek penting di dalam hukum Islam. Untuk memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi adalah halal, banyak orang memilih produk yang telah disertifikasi halal oleh lembaga resmi.Sertifikasi ini menjamin bahwa produk tersebut memenuhi semua kriteria halal. Mulai dari bahan-bahan hingga proses produksinya.
2. Menghindari Bahan yang Dilarang
Beberapa bahan yang dilarang atau hukumnya haram adalah daging babi, alkohol, dan produk-produk turunannya.3. Perilaku dan Etika
Prinsip halal tidak hanya berlaku untuk makanan dan minuman, tetapi juga untuk perilaku dan etika sehari-hari. Manusia bisa menerapkan perilaku jujur guna menghindari tindakan yang merugikan orang lain dan selalu berusaha untuk berlaku adil dalam semua aspek kehidupan.4. Keuangan
Dalam hal keuangan, praktik halal melibatkan penghindaran transaksi yang melibatkan riba (bunga) atau gharar (ketidakpastian). Prinsip halal dalam keuangan menekankan transaksi yang adil, transparan, serta penggunaan sumber daya yang tidak melanggar etika.5. Penggunaan Produk dan Jasa
Banyak produk dan jasa di pasaran yang mungkin tidak memiliki sertifikasi halal. Akan tetapi, prinsip halal mengajarkan bahwa umat Islam harus memilih produk dan jasa yang sesuai dengan ajaran Islam.Umat Islam wajib memastikan bahwa obat-obatan, kosmetik, dan barang-barang lain yang digunakan tidak mengandung bahan-bahan yang haram.
6. Pendidikan dan Kesadaran
Upaya memberikan pendidikan dan kesadaran terkait prinsip halal dan haram bisa dibentuk dari lingkup terkecil seperti keluarga. Mengikuti pelatihan, membaca literatur terkait, dan berkonsultasi dengan ahli dapat membantu meningkatkan pemahaman tentang apa yang dianggap halal dan haram.7. Memilih Sumber Informasi yang Terpercaya
Dengan banyaknya informasi yang tersedia, misal di media sosial, penting untuk memilih sumber informasi yang terpercaya. Lembaga sertifikasi halal resmi dan ulama yang kompeten dapat memberikan panduan yang akurat dan bermanfaat.
Dasar Hukum Halal dan Haram
Lantas, apa dasar hukum halal dan haram? Dasar hukum halal dan haram berlandaskan pada 3 pijakan, yakni Al-Qur’an, hadis, dan ijtihad.
Berikut penjelasan ringkasnya:
1. Al-Qur’an
Al-Qur’an merupakan sumber hukum utama dalam ajaran Islam yang dapat memperlihatkan materi halal dan haram. Segala yang halal di dalam Al-Qur’an adalah pasti kehalalannya, begitu juga dengan segala hal yang haram.2. Hadis
Hadis atau al-sunnah adalah perkataan (sabda), perbuatan, takrir (ketetapan), dan persetujuan dari Nabi Muhammad yang menjadi landasan syariat Islam. Fungsi hadis dalam hukum halal dan haram ialah untuk menjelaskan hal-hal yang dimaksudkan oleh Al-Qur’an.Hadis juga membantu menerangkan hukum-hukum yang tidak disebutkan secara terang dalam Al-Qur’an. Kemudian, merinci hal-hal yang dinyatakan secara umum di dalam Al-Qur’an.
3. Ijtihad
Ijtihad adalah pengerahan segala upaya, pengetahuan dan kemampuan, terutama kemampuan daya pikir yang dimiliki para mujtahid (ahli ijtihad) untuk menggali dan menemukan hukum-hukum syariat. Di Indonesia, ulama yang tergabung dalam Majelis Ulama Indonesia (MUI) biasa berijtihad dan mengeluarkan fatwa atas berbagai perkara yang dipertanyakan oleh masyarakat.
Demikian rangkuman materi hukum halal dan haram kelas 6 SD, beserta dasar hukum dan contoh penerapannya di kehidupan sehari-hari yang bisa dijadikan referensi. Selain menjadi referensi untuk bahan ajar, rangkuman materi makanan halal dan haram kelas 6 juga bisa menjadi bahan belajar di rumah.
Ingin membaca lebih banyak rangkuman materi untuk kelas dan mata pelajaran lainnya? Pastikan pula untuk mengakses informasi seputar materi ajar di sini.
Penulis: Muhammad Faisal Akbar
Editor: Lucia Dianawuri
Penyelaras: Yuda Prinada
Masuk tirto.id




































