Menuju konten utama

Polresta Sleman Tangkap 6 Remaja Diduga Hendak Perang Sarung

Polisi menangkap enam remaja diduga hendak perang sarung Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, dan menyita tiga unit sepeda motor yang dikendarai.

Polresta Sleman Tangkap 6 Remaja Diduga Hendak Perang Sarung
Tiga unit sepeda motor milik remaja yang sita polisi saat diduga hendak melakukan perang sarung. FOTO/Polresta Sleman.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Polresta Sleman menangkap enam remaja yang diduga hendak melakukan perang sarung di Padukuhan Denokan, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman pada Sabtu (21/2/2026) dini hari.

Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun mengatakan rencana rencana perang sarung itu bermula dari komunikasi melalui pesan WhatsApp antara HRP dengan rekannya berinisial MAH yang berdomisili di wilayah Minggir.

"Keduanya sepakat bertemu di sekitar selatan TPST Minggir sekitar pukul 23.30 WIB," kata Salamun dalam keterangan rilisnya yang diterima kontributor Tirto pada Sabtu (21/2/2026).

Namun, pihak yang diajak bertemu disebut membatalkan rencana tersebut dan pulang lebih dahulu. Sementara rombongan HRP masih berada di lokasi hingga menimbulkan kecurigaan warga.

Kata Salamun, warga setempat sempat melakukan peneguran dan pengamanan terhadap para remaja tersebut. Polisi kemudian menangkap keenam remaja itu ke Polsek Minggir untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

Adapun keenam remaja yang ditangkap yakni berinisial HRP (14), MDA (15), HAR (15), AA (15), AS (16), dan AFP (16). Seluruhnya merupakan pelajar dan berdomisili di wilayah Ngluwar, Kabupaten Magelang.

Selain itu, polisi turut menyita tiga unit sepeda motor yang digunakan para remaja tersebut, yakni dua unit Honda Beat dan satu unit Yamaha Mio 125.

Lebih lanjut, Salamun menyatakan akan memanggil orang tua masing-masing remaja serta meminta mereka membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

Baca juga artikel terkait SLEMAN atau tulisan lainnya dari Abdul Haris

tirto.id - Flash News
Kontributor: Abdul Haris
Penulis: Abdul Haris
Editor: Hendra Friana