Menuju konten utama

Pertamina Beri Penjelasan soal Lexus Mogok Usai Isi Pertamax

Melalui hasil pengecekan teknis, Pertamina sebut Lexus memiliki spesifikasi mesin yang membutuhkan perlakuan khusus, termasuk penggunaan BBM.

Pertamina Beri Penjelasan soal Lexus Mogok Usai Isi Pertamax
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax dan pertalite di SPBU Asaya, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (27/2/2025). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wpa.

tirto.id - Pertamina Patra Niaga angkat bicara terkait keluhan mobil Lexus yang kehilangan tenaga (power loss) saat mengisi bensin Pertamax (RON 92). Menurut Pertamina, hal itu disebabkan oleh penggunaan bahan bakar dengan angka oktan yang tidak sesuai. Diketahui, Lexus memiliki standar minimal RON 95.

Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan bahwa pihaknya telah memastikan kualitas produk dan layanan Pertamina Patra Niaga, salah satunya dengan penyelesaian pengaduan konsumen.

"Kami sangat mengapresiasi pemilik kendaraan yang terbuka dan kooperatif bersama mencari solusi serta menerima penjelasan terkait pemilihan bahan bakar yang sesuai untuk jenis kendaraan high power tersebut. Pilihan bbm jenis Pertamax Turbo dengan RON 98 telah diisi ke kendaraan Lexus sebagai pilihan bbm, yang sesuai menunjang performa kendaraan sejenis Lexus” kata Roberth dalam keterangan resmi yang diterima Tirto, Jumat (26/9/2025).

Menurut Roberth, melalui hasil pengecekan teknis diketahui bahwa kendaraan dengan tipe Lexus memiliki spesifikasi mesin yang membutuhkan perlakuan khusus, termasuk penggunaan bahan bakar dengan standar oktan tertentu. Sesuai rekomendasi pabrikan, Lexus direkomendasikan untuk mengisi bahan bakar oktan 95 ke atas.

Kendaraan dengan teknologi mesin modern dan berkompresi tinggi pada umumnya memerlukan BBM berkualitas tinggi seperti Pertamax Turbo dengan angka oktan 98 agar agar performa terjaga secara optimal, pembakaran mesin aman, dan terhindar dari potensi kendala performa.

“Pertamina Patra Niaga terus memastikan setiap isu atau laporan dari masyarakat ditangani secara cepat dan tuntas. Kami juga membuka layanan pengaduan konsumen jika terdapat keluhan mengenai produk maupun layanan Pertamina Patra Niaga melalui contact center 135 atau social media @pertamina135," ujar Roberth.

Selain itu, proses penyelesaian telah dilakukan melalui pertemuan antara perwakilan Pertamina Patra Niaga, pemilik kendaraan, serta bengkel resmi untuk memastikan penanganan yang menyeluruh.

Pertamina Patra Niaga juga langsung melakukan pengecekan kualitas produk BBM di SPBU terkait, dan memastikan kualitas produk yang tersedia sesuai dengan standar dan spesifikasi yang berlaku.

Pertamina Patra Niaga bersama pihak bengkel juga berbagi edukasi langsung kepada pemilik kendaraan mengenai pentingnya pemilihan bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan mesin.

Edukasi ini bertujuan agar konsumen lebih memahami bahwa pemilihan BBM berperan penting dalam menjaga performa kendaraan, sekaligus memberikan pilihan bagi setiap pemilik kendaraan untuk mengunakan BBM yang paling sesuai dengan spesifikasi mobilnya.

Baca juga artikel terkait PERTAMINA atau tulisan lainnya dari Natania Longdong

tirto.id - Insider
Reporter: Natania Longdong
Penulis: Natania Longdong
Editor: Hendra Friana