tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi terakhir perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2025 dengan catatan positif. Indeks ditutup menguat tipis 2,68 poin atau 0,03 persen ke level 8.646,94.
Pergerakan indeks sepanjang hari ini tercatat fluktuatif. Berdasarkan data BEI, IHSG sempat dibuka melemah di level 8.627,40 dan bergerak turun hingga mencapai titik terendah harian di 8.584,87.
Namun, tekanan jual berangsur mereda dan mendorong indeks berbalik menguat menjelang penutupan, hingga mencatat level tertinggi harian di 8.663,67.
Aktivitas perdagangan pada penutupan tahun tetap ramai. Volume transaksi mencapai 38,75 miliar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp20 triliun. Frekuensi perdagangan terjadi sebanyak 2,58 juta kali.
Secara keseluruhan, pergerakan saham tampak berimbang dengan 346 saham menguat, 317 saham melemah, dan 146 saham stagnan. Kapitalisasi pasar BEI tercatat sebesar Rp15.878,57 triliun.
Dari sisi sektoral, performa beragam dengan sektor barang konsumen siklikal menjadi penopang utama setelah naik 3,03 persen. Sektor infrastruktur juga bergerak solid dengan kenaikan 2,04 persen, diikuti sektor keuangan yang menguat 0,97 persen.
Sektor pendukung lainnya adalah barang konsumen nonsiklikal (naik 0,51 persen), properti dan real estat (menguat 0,36 persen), serta perindustrian (menguat 0,19 persen).
Di sisi lain, beberapa sektor masih terkoreksi. Sektor kesehatan mengalami pelemahan terdalam sebesar 1,53 persen, disusul sektor bahan baku yang turun 1,17 persen dan teknologi yang melemah 0,98 persen. Sektor energi juga terkoreksi 0,19 persen, sementara transportasi dan logistik turun 0,11 persen.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id






































