Menuju konten utama

Perbedaan Ovipar, Vivipar, dan Ovovivipar serta Contohnya

Apa saja perbedaan ovipar, vivipar, dan ovovivipar? Berikut perbedaan cara reproduksi makhluk hidup ovipar, vivipar, dan ovovivipar serta contoh hewannya.

Perbedaan Ovipar, Vivipar, dan Ovovivipar serta Contohnya
Apa saja perbedaan ovipar, vivipar, dan ovovivipar? Ayam bertelur di atas termasuk contoh hewan ovipar. foto/istockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Perbedaan ovipar, vivipar, dan ovovivipar mencakup jenis reproduksi seksual dan proses perkembangan embrionya. Lantas, bagaimana penjelasan mengenai perbedaan tiga jenis reproduksi seksual hewan tersebut?

Makhluk hidup bisa berkembang biak untuk menghasilkan keturunan melalui berbagai cara, salah satunya lewat reproduksi seksual. Adapun reproduksi seksual adalah cara hewan berkembang biak dengan menggunakan sel-sel kelamin, yakni sel sperma dari individu jantan maupun sel telur dari individu betina.

Mengutip buku IPA Terpadu IX A terbitan Grasindo, sel sperma biasanya membuahi sel telur yang akan berkembang biak menjadi embrio dan individu baru (anak). Lantas, apa perbedaan antara ovipar, vivipar dan ovovivipar?

Pengertian Hewan Ovipar dan Contohnya

Menurut KBBI, ovipar adalah reproduksi yang mengakibatkan telur yang dikeluarkan berkembang dan menetas di luar badan induknya. Ovipar berasal dari kata ovum yang berarti telur.

Dalam hal ini, ovipar merujuk kepada hewan-hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur. Contoh hewan ovipar meliputi burung, ikan, serangga, kodok, atau amfibi-amfibi lainnya.

Melansir buku Ilmu Pengetahuan Alam yang dibuat oleh Tim Sains Quadra, proses pembuahan ovipar terbagi menjadi dua macam jenis. Di antaranya pembuahan internal dan pembuahan eksternal.

Pembuahan internal terjadi di dalam tubuh induk betina, seperti yang dialami oleh burung dan serangga. Sementara pembuahan eksternal terjadi di luar tubuh induk betina, seperti proses yang dialami oleh ikan dan katak.

Pengertian Hewan Vivipar dan Contohnya

Menurut KBBI, vivipar adalah reproduksi pada hewan yang mengakibatkan telur berkembang di dalam tubuh hewan betina. Oleh karena itu, perkembangan janin akan mendapatkan makanan dari induknya.

Singkat kata, vivipar adalah hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan. Hewan vivipar yang melahirkan adalah kelompok mamalia, baik yang hidup di darat atau yang tinggal di air.

Secara garis besar, proses pembuahan hewan vivipar tak berbeda jauh dari ovipar. , Ovipar dan vivipar berbeda karena mamalia biasanya mengalami proses pembuahan di dalam rahim induk betina.

Ovum yang sudah mengalami pembuahan karena sperma dinamakan zigot. Kemudian, zigot ini tumbuh dan berkembang di dalam rahim yang disebut embrio.

Masa embrio tumbuh dan berkembang di dalam rahim memiliki sebutan lain sebagai kondisi kehamilan. Dalam periode ini, embrio akan mendapatkan makanan dari induk betina melalui plasenta.

Setelah melahirkan, induk akan menyusui dan mencari makan untuk anaknya. Proses ini setidaknya berlangsung hingga anak atau keturunan hewan vivipar dewasa dan mandiri.

Pengertian Hewan Ovovivipar dan Contohnya

Menurut KBBI, ovovivipar adalah reproduksi mengembangkan telur di dalam badan induk, tetapi embrio tidak mendapat makanan dari induknya. Pada jenis ini, hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur dan melahirkan disebut dengan ovovivipar.

Contoh hewan ovovivipar adalah hiu, reptil, kadal dan cucut pasir. Hewan jenis ovovivipar ini mengalami pembuahan di dalam tubuh induk betina.

Proses pembuahan ini akan membentuk zigot yang kemudian tumbuh menjadi embrio di dalam telur. Zigot ini akan mendapatkan makanan melalui cadangan makanan di dalam telur.

Usai zigot berkembang menjadi embrio dan tumbuh sempurna di dalam telur. Jika sudah sempurna, induk betina akan melahirkan.

Ingin mengetahui lebih banyak informasi mengenai fauna-fauna beserta klasifikasinya? Pastikan untuk membaca artikel terkait hewan selengkapnya di bawah ini.

Informasi Fauna Terbaru

Baca juga artikel terkait ILMU PENGETAHUAN ALAM atau tulisan lainnya dari Alexander Haryanto

tirto.id - Edusains
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Agung DH
Penyelaras: Yuda Prinada