Menuju konten utama

Pendaftar Seleksi Manajer Kopdes Merah Putih Capai 220.364 Orang

Selain 220.364 pendaftar untuk posisi manajer Koperasi Desa Merah Putih, ada pula 64.029 pendaftar untuk manajer Kampung Nelayan Merah Putih.

Pendaftar Seleksi Manajer Kopdes Merah Putih Capai 220.364 Orang
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (kanan) dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang (kiri) menyampaikan keterangan usai rapat koordinasi terbatas terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Pemerintah memutuskan penyaluran program MBG untuk anak sekolah hanya lima hari dalam seminggu dan tidak lagi mencakup hari libur kecuali di wilayah 3T dan daerah dengan tingkat stunting tinggi yang tetap bisa menerima MBG hingga enam hari dengan menyesuaikan kebutuhan lokal dan diperkirakan dapat menghemat anggaran sebesar Rp20 triliun dari total Rp268 triliun pada APBN 2026. ANTARA FOTO/Fauzan/wsj.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Jumlah pendaftar yang mengikuti rekrutmen manajer untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih membeludak. Hingga kini, total 338.830 orang telah mendaftar.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa angka tersebut terdiri dari 220.364 pendaftar untuk posisi manajer Koperasi Desa Merah Putih, dan 64.029 pendaftar untuk manajer Kampung Nelayan.

"Tadi totalnya 383.830. Terdiri dari 220.364 untuk Koperasi Desa, 64.029 Kampung Nelayan," ujar Zulkifli Hasan di Kantor Kemenko Pangan, Senin (20/4/2026).

Ia menekankan proses pendaftaran ini dilakukan secara terbuka, transparan, dan jujur. Zulhas juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan.

"Kita nyatakan memang pendaftarnya terbuka, transparan, jujur dan tidak ada yang menjamin-jamin bisa diterima, ya terbuka apa adanya saja," ucapnya.

Adapun, posisi manajer yang dibutuhkan untuk KDKMP sebanyak 30.000 dan 5.476 posisi lainnya ditujukan untuk pengelola Kampung Nelayan Merah Putih. Semuanya berstatus pegawai BUMN dengan kontrak PKWT.

Selain rekrutmen manajer, pemerintah juga terus mematangkan infrastruktur pendukung. Zulkifli menyebutkan saat ini ada 35.408 titik lahan yang sudah sesuai standar seribu meter. Dari jumlah tersebut, 25.625 titik masih dalam proses pembangunan, sementara 5.714 titik telah selesai dibangun.

Hanya saja, di wilayah perkotaan yang harga tanahnya tinggi masih menjadi persoalan. Ia mengaku pemerintah tengah mendata lahan milik pemerintah daerah, instansi lain, hingga lahan dengan luas yang tidak sesuai harapan untuk diselesaikan pada tahap berikutnya.

Dari sisi regulasi, ia memastikan Peraturan Menteri Keuangan dan Peraturan Menteri Koperasi telah rampung. Saat ini tinggal menunggu Peraturan Direksi Agrinas Pangan untuk melakukan audit nilai bangunan.

"Sehingga nanti bisa dibayar oleh Pemerintah kepada Himbara," tuturnya.

Baca juga artikel terkait PRABOWO SUBIANTO atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana