Menuju konten utama

Pemerintah Siapkan Rapat Khusus Bahas Utang Kereta Cepat

Sejauh pemerintah masih menyiapkan beberapa opsi terkait penyelesaian utang proyek kereta cepat.

Pemerintah Siapkan Rapat Khusus Bahas Utang Kereta Cepat
Kereta cepat Whoosh melintas di Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (31/7/2025). ANTARA FOTO/Abdan Syakura/bar
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bakal ada rapat khusus terkait utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh. Hal ini ia nyatakan usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (29/10/2025).

"Itu [utang Whoosh] nanti dibahas khusus," katanya.

Saat ditanya apakah akan ada rapat khusus soal utang Whoosh, Airlangga mengatakan memang akan ada pembahasan soal utang tersebut.

"Ada pembahasan khusus," tuturnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan enggan turut campur dalam proses negosiasi penyelesaian utang proyek Whoosh.

Purbaya menegaskan bahwa penyelesaian utang tersebut merupakan ranah bisnis antarperusahaan (business to business/B2B) yang sebaiknya tidak melibatkan pemerintah.

Sikap ini disampaikan Purbaya menanggapi pertanyaan mengenai kesepakatan restrukturisasi utang Whoosh antara Indonesia dan Cina dengan jangka waktu hingga 60 tahun.

Menurutnya, kesepakatan yang telah dicapai oleh para pihak tersebut sudah merupakan perkembangan yang positif. "Bagus. Saya enggak ikut kan? Top!" kata Purbaya di Kompleks Kemenkeu, Jakarta Kamis (23/10/2025).

Purbaya juga menanggapi wacana bahwa pemerintah akan diajak untuk terbang ke Cina membahas masalah ini. Ia menegaskan bahwa peran pemerintah, jika ada, hanyalah sebagai penyaksi, bukan sebagai pelaku negosiasi.

"Paling menyaksikan. Kalau mereka udah putus kan udah bagus. Top. Sebisa mungkin enggak ikut. Biar aja mereka selesaikan business to business. Jadi top," tambahnya.

Pernyataan serupa ia sampaikan terkait masukan kepada Danantara sebagai salah satu pihak dalam penanganan utang Whoosh. Purbaya menilai solusi yang telah dicapai oleh para pihak di tingkat B2B sudah baik dan tidak perlu diintervensi.

"Seperti kemarin-kemarin lah. Udah, mantap. Solusinya udah bagus, mereka udah dapat kesepakatan. Saya gak ikut campur, bagus," tuturnya.

Baca juga artikel terkait KERETA CEPAT WHOSH atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Insider
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Dwi Aditya Putra