tirto.id - Pemerintah memutuskan untuk berhenti mengirimkan delegasi dalam rangka negosiasi tarif dengan pemerintah Amerika Serikat (AS). Mengutip Bloomberg, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa proposal negosiasi tarif telah rampung dan pemerintah tinggal menunggu keputusan Washington, DC.
Saat ditanya apakah negosiator Indonesia akan kembali mengunjungi AS untuk pembicaraan putaran kedua, ia menegaskan: "sejauh ini tidak, karena (proposal) relatif sudah lengkap," jelasnya, Jumat (13/6/2025).
Pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan apa yang ia sampaikan pada Jumat (6/6/2025) lalu. Saat itu, Mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut menyampaikan bahwa negosiator akan kembali ke Washington, DC pada pertengahan Juni.
Masa negosiasi tarif dengan AS sendiri ditargetkan berlangsung selama 60 hari. Hal tersebut disepakati pula oleh Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, saat Airlangga bertandang ke Washington, DC April lalu.
Lutnick saat itu menyarankan agar Indonesia langsung menyusun jadwal pembahasan teknis secara detail dengan pihak DoC dan USTR.
"Kami mengapresiasi langkah konkret Indonesia untuk melakukan negosiasi tarif. Ke depan, AS dan Indonesia akan terus melanjutkan hubungan perdagangan yang saling menguntungkan," ujar Lutnick.
Adapun keputusan untuk berhenti mengirim delegasi tersebut disampaikan Airlangga usai Presiden Prabowo Subianto menerima telepon dari Presiden AS Donald Trump pada Kamis (12/6/2025) malam.
Mengutip Antara, Prabowo dalam pembicaraan via telepon dengan Trump juga membahas kerja sama bilateral antara kedua negara, dan sepakat untuk terus meningkatkan hubungan kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat.
“Sebagai pemimpin dua negara besar, keduanya juga sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat, serta menegaskan dukungan mereka terhadap upaya menjaga stabilitas dan perdamaian global,” kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan resminya.
Editor: Dwi Aditya Putra
Masuk tirto.id



































