Menuju konten utama

Pegadaian Gandeng LPDS Gelar UKW, Perkuat Kompetensi Wartawan

PT Pegadaian bersama Lembaga Pers Dr. Soetomo gelar pelatihan jurnalistik dan UKW dengan 20 peserta dinyatakan Kompeten.

Pegadaian Gandeng LPDS Gelar UKW, Perkuat Kompetensi Wartawan
Penutupan Pelatihan jurnalistik dan UKW yang diselenggarakan oleh Pengadain dan LPDS di Jakarta, 3-5 Juni 2026/FOTO/Tim LPDS

tirto.id - PT Pegadaian bersama LPDS (Lembaga Pers Dr. Soetomo) gelar Pelatihan Jurnalistik dan Uji Kompetensi Wartawan, dari tanggal 3 Juni sampai 5 Juni yang ditutup dengan 20 peserta dinyatakan Kompeten dengan jenjang, Muda, Madya dan Utama, di salah satu hotel di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Direktur Eksekutif LPDS, Kristanto Hartadi, mengatakan seluruh peserta dapat menjalani rangkaian pelatihan dan ujian dengan baik selama kegiatan berlangsung.

Menurutnya, pelatihan dan Uji Kompetensi menjadi ruang untuk melakukan kaderisasi, dalam upaya menyiapkan penguji baru yang lebih muda.

"Usianya [penguji sudah di atas 60 tahun semua. Jadi memang kita perlu mengadakan perkaderan penguji dan sebagainya. Jadi, UKW-UKW mendatang kami juga akan terus mencari kader-kader," jelasnya, pada Jumat (5/6/2026).

Lebih lanjut ia menambahkan, kegiatan semacam ini menjadi bagian upaya untuk memelihara kemerdekaan Pers, karena menurutnya pers yang baik baik hanya lahir dari pers yang sehat.

"Karena UKW ini adalah bagian dari kita memelihara kemerdekaan pers. Semua yang kita lakukan itu adalah dalam rangka merawat kemerdekaan pers," tambahnya.

Pelatihan jurnalistik dan UKW

Direktur Jaringan, Operasi, dan Penjualan Pegadaian Eka Febriansyah saat memberikan sambutan pada penutupan Pelatihan jurnalistik dan UKW yang diselenggarakan oleh Pengadain dan LPDS. FOTO/Tim LPDS

Eka Febriansyah selaku Direktur Jaringan, Operasi, dan Penjualan Pegadaian menambahkan, program bersama LPDS untuk pelatihan dan ujian kompetensi wartawan telah diadakan di 12 kota dengan jumlah peserta sekitar 226 peserta.

"ini adalah kegiatan yang ke-12 ya, sudah di 12 kota. Kurang lebihnya sudah ada 225 atau 226 ya peserta" tuturnya.

Menurut ia, pegadaian dituntut bukan hanya berbisnis saja, namun melalui kegiatan sosial melalui divisi ESG (Environmental, Social, dan Governance) salah satu implementasinya peningkatan kapasitas jurnalis.

"Bukan hanya bisnis. Salah satunya adalah ya memberikan pelatihan edukasi, baik kepada media, wartawan, dan juga yang saat ini," mungkin sebelumnya kita ke kampus dan sebagainya, saat ini kita masuk ke jurnalis," ucapnya.

Salah satu peserta UKW, Dini Setianingrum dari media IDN Times, mengatakan proses uji kompetensi menjadi sarana untuk mengukur kualitas dan kemampuan yang telah ditempa selama bertahun-tahun bertugas di lapangan.

Ia berharap sertifikasi kompetensi yang diperoleh dapat meningkatkan kualitas karya jurnalistik yang dihasilkannya.

“Saya berharap kompetensi ini membuat karya jurnalistik yang saya hasilkan semakin dipercaya dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Dini berharap jumlah jurnalis kompeten terus bertambah di tengah derasnya arus informasi dan disrupsi media sosial yang berkembang pesat.

"Semakin banyaknya jurnalis yang kompeten, maka dapat menghasilkan produk jurnalis yang berkualitas di tengah arus informasi dan disrupsi media sosial yang berkembang pesat tidak terkendali," tandasnya.

===========

Tangsel Update adalah akun IG City Info yang merupakan bagian dari #KolaborasiJangkarByTirto.

Baca juga artikel terkait PEGADAIAN atau tulisan lainnya dari Tangsel_Update

tirto.id - Flash News
Reporter: Jupri Nugroho
Kontributor: Tangsel_Update
Penulis: Tangsel_Update
Editor: Siti Fatimah