Menuju konten utama

Pegadaian Kelola 129 Ton Emas Sejak Operasikan Bullion Bank

Sejak peluncuran unit Bullion Pegadaian pada Februari 2025, perusahaan telah mengelola 28,67 ton emas yang setara dengan Rp60,83 triliun.

Pegadaian Kelola 129 Ton Emas Sejak Operasikan Bullion Bank
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan. Foto/Natania Londong Tirto.id

tirto.id - PT Pegadaian (Persero) melaporkan total emas yang dikelola mencapai 129 ton per 31 Oktober 2025. Jumlah ini mencakup seluruh layanan emas, termasuk lini bisnis Bullion Bank yang baru diluncurkan pada Februari 2025 lalu serta layanan gadai emas.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan, merinci layanan depositi emas berhasil dikelola sekitar 1,86 ton logam mulia yang senilai Rp4,14 triliun. Sementara itu, untuk layanan PMK Perseroan telah menyalurkan 370 kilogram modal pinjaman emas yang mencapai Rp628 miliar.

"Manufaktur, pabrik, butuh emas, butuh pinjaman emas, Pegadaian bisa dan saat ini ada sekitar 37 kg atau sekitar Rp628 miliar untuk pinjaman emas di pegadaian," katanya dalam acara Bullion Connect 2025 di Ballroom The Gade Tower, Jakarta, pada Rabu (12/11/2025).

Lebih jauh, sejak peluncuran unit Bullion Pegadaian pada Februari 2025, perusahaan telah mengelola 28,67 ton emas yang setara dengan Rp60,83 triliun.

Sementara untuk aktivitas perdagangan emas fisik, adanya volume transaksi sebesar Rp7,68 ton dengan nilai yang mencapai Rp14,14 triliun. Pada penitipan emas korporasi, Perseroan menampung sebesar 3,1 ton emas senilai Rp6,88 triliun.

Damar menjelaskan bahwa pada tahun ini perusahaan akan berfokus untuk membangun fondasi penyediaan layanan gold card di dalam ekosistem Exchange Traded Fun (ETF). Perseroan pun menyiapkan berbagai langkah dari sisi investasi dan kesiapan operasional. Apabila izin ETF telah diperoleh, menurut Damar, peluncuran layanan dapat digenjot pada tahun yang sama.

“Diharapkan pada tahun 2027 nanti kami sudah bisa melakukan ekspansi dan beroperasi secara efektif. Artinya pada tahun 2028 kami menargetkan dapat mencapai kepentingan nasional dalam hal penguatan pasar emas,” ujar Damar.

Diketahui, adapun produk unggulan Pegadaian lainnya, yakni tabungan emas (gold saving/TE), dengan saldo emas mencapai 15,75 ton atay setara dengan Rp 35,04 triliun. Program ini telah digunakan oleh lebih dari 4,49 juta nasabah dengan total 4,54 juta rekening. Sehingga total ekosistem emas yang berada di bawah pengelolaan Pegadaian, termasuk agunan gadai emas, mencapai 129 ton.

Baca juga artikel terkait PEGADAIAN atau tulisan lainnya dari Natania Longdong

tirto.id - Insider
Reporter: Natania Longdong
Penulis: Natania Longdong
Editor: Dwi Aditya Putra