tirto.id - Uban atau rambut putih umumnya terjadi seiring bertambahnya usia, tapi uban di usia muda juga kerap ditemukan. Pada sebagian orang uban bisa muncul lebih cepat karena faktor genetik, stres, atau gaya hidup.
Munculnya uban sebenarnya merupakan proses alami dan tidak selalu menandakan adanya masalah kesehatan serius. Meski wajar, keberadaan uban sering dianggap mengganggu penampilan karena membuat seseorang tampak lebih tua.
Tak heran jika banyak orang memilih mengecat rambutnya dengan warna hitam agar rambut putihnya tersamarkan. Di pihak lain, tak sedikit pula orang yang lebih suka mencabut uban agar penampilan rambutnya lebih seragam dan tampak lebih segar.
Namun, kebiasaan mencabut rambut uban ini kerap menimbulkan pertanyaan dan kekhawatiran tersendiri. Ada anggapan bahwa mencabut uban membuat rambut putih ini tumbuh lebih banyak, benarkah demikian?
Proses Terjadinya Uban

Uban adalah hal yang normal dan biasanya muncul sebagai bagian dari proses penuaan alami tubuh. Dikutip dari laman WebMD, warna rambut ditentukan oleh pigmen bernama melanin yang diproduksi di dalam folikel rambut.
Saat seseorang masih muda, sel-sel ini bekerja aktif sehingga rambut tampak hitam, cokelat, atau pirang sesuai genetik masing-masing. Namun, seiring bertambahnya usia, sel-sel pigmen ini akan mati dan produksi melanin pun terhenti.
Begitu folikel berhenti memproduksi melanin, folikel tersebut tidak akan menghasilkan rambut berwarna lagi. Tanpa adanya pigmen, helai rambut baru yang tumbuh akan berwarna lebih terang, mulai dari abu-abu, perak, hingga putih.
Uban sering kali muncul sebagai tanda penuaan, tapi uban juga kadang muncul pada rambut anak-anak yang masih muda meskipun tergolong jarang atau tidak sebanyak uban pada orang tua. Jadi, usia bukanlah satu-satunya faktor penyebab uban.
Faktor Lain Penyebab Tumbuhnya Uban

Selain faktor usia, munculnya uban juga dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor lain yang berkaitan dengan kondisi tubuh dan kebiasaan sehari-hari. Pada sebagian orang, uban bisa tumbuh lebih cepat atau lebih banyak meski usia belum tergolong lanjut.
Dilansir dari situs Healthline, berikut beberapa faktor penyebab uban selain usia:
1. Genetik
Genetika atau faktor keturunan adalah salah satu penyebab utama rambut menjadi putih selain penuaan alami. Jika ada riwayat keluarga yang mengalami uban di usia dini/muda, kemungkinan besar pola genetik tersebut diturunkan kepada anak-cucunya.2. Stres Kronis
Stres yang berkepanjangan (kronis) dan tidak dikelola dengan baik dapat memengaruhi kesehatan sel di tubuh, termasuk sel‑sel yang menghasilkan pigmen rambut.Sebuah penelitian di tahun 2020 menunjukkan bahwa stres dapat memicu perubahan biokimia yang berdampak pada sel punca yang meregenerasi pigmen sehingga rambut kehilangan warna lebih cepat dari seharusnya.
3. Penyakit Autoimun
Penyakit autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang sel‑sel tubuh sendiri, termasuk sel penghasil warna rambut. Dalam kondisi seperti alopecia areata atau vitiligo, sel‑sel tersebut bisa rusak atau berhenti berfungsi sehingga rambut tumbuh tanpa pigmen.4. Gangguan Tiroid
Kelenjar tiroid berperan penting dalam regulasi hormon tubuh, termasuk yang memengaruhi metabolisme dan produksi melanin. Gangguan pada fungsi tiroid, baik itu hyperthyroidism maupun hypothyroidism, dapat menyebabkan keseimbangan hormon terganggu.Ketidakseimbangan ini pada akhirnya memengaruhi produksi melanin di folikel rambut sehingga membuat rambut menjadi putih lebih cepat.
5. Kekurangan Vitamin B-12
Vitamin B-12 memiliki peran penting dalam kesehatan rambut dan pembentukan sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan vitamin ini (misalnya karena anemia pernisiosa) dapat melemahkan folikel rambut dan menghambat produksi melanin.Hal ini berakibat rambut kehilangan warnanya lebih dini. Oleh karena itu, defisiensi vitamin B-12 dapat menjadi penyebab munculnya uban di usia muda.
6. Merokok
Kebiasaan merokok bukan hanya berpengaruh pada risiko kesehatan serius seperti kanker atau penyakit jantung, tapi juga berdampak pada rambut. Zat‑zat beracun dalam rokok dapat merusak pembuluh darah kecil yang menyuplai nutrisi ke folikel rambut dan mempercepat hilangnya pigmen.Hal ini didukung oleh penelitian yang menemukan hubungan antara merokok dan munculnya uban. Salah satunya tertuang dalam jurnal Premature Graying of Hair: A Comprehensive Review and Recent Insights.
Jurnal ini menyebutkan bahwa merokok dapat mempercepat penuaan folikel rambut, bahkan menyebabkan kerontokan.
Fakta atau Mitos, Mencabut Uban Bikin Tumbuh Lebih Banyak?

Sebagian dari kita mungkin pernah mendengar pendapat bahwa mencabut uban bisa membuatnya tumbuh lebih banyak di tempat yang sama atau bahkan di area sekitarnya. Namun, menurut para ahli, ini hanyalah mitos belaka.
Setiap helai rambut tumbuh dari satu folikel rambut yang bekerja secara independen. Artinya, mencabut satu helai uban hanya akan membuat folikel itu tumbuh kembali satu helai rambut, biasanya juga berwarna putih atau abu-abu jika kemampuan produksi pigmen sudah hilang.
Tidak ada mekanisme biologis yang membuat folikel rambut lain terpicu untuk menghasilkan uban lebih banyak hanya karena satu rambut putih dicabut. Hal ini dibenarkan oleh Dr. Shaskank Kraleti, M.D.
“Mencabut uban hanya akan menghasilkan uban baru di tempatnya karena setiap folikel rambut hanya mampu menumbuhkan satu rambut. Rambut di sekitarnya tidak akan berubah putih hingga sel pigmen di folikelnya mati,” katanya seperti dikutip dari laman UAMS Health.
“Ketika Anda mencabut sehelai rambut, rambut baru akan tumbuh di tempatnya dan karena sel pigmen tidak lagi memproduksi pigmen, rambut baru ini juga akan berwarna putih,” tambahnya.
Mitos tentang uban yang bertambah banyak setelah dicabut juga dibantah oleh ahli dermatologi Dr. Shivangi Rana. Dilansir dari situs Times of India, Dr. Shivangi Rana menegaskan bahwa rambut putih tidak akan bertambah lebih banyak hanya karena mencabut sehelai uban.
“Itu adalah kesalahpahaman umum, bahwa jika Anda mencabut satu helai rambut putih, Anda akan mendapatkan sepuluh helai rambut putih lagi. Itu adalah kesalahpahaman. Hal itu tidak terjadi,” katanya.
Dr. Rana juga mengingatkan bahwa mencabut uban sebenarnya tidak direkomendasikan. Mencabut uban memang tidak membuatnya jadi lebih banyak, tapi mungkin bisa mengurangi jumlah rambut secara keseluruhan.
“Ketika Anda mencabut rambut, hal itu menyebabkan trauma pada folikel rambut. Akibatnya, rambut yang dicabut mungkin tidak akan tumbuh kembali. Itulah mengapa hal ini tidak dianjurkan,” katanya.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa anggapan tentang uban yang bertambah banyak gara-gara dicabut adalah sebuah mitos yang tidak memiliki bukti ilmiah.
Rekomendasi Sampo Penutup Uban

Uban memang sulit untuk dicegah, terutama jika disebabkan oleh faktor genetik dan usia. Di sisi lain, kita masih bisa menyamarkan rambut putih dengan bantuan shampo penghilang uban.
Namun, perlu diketahui bahwa sampo seperti ini biasanya bekerja dengan cara menghitamkan rambut dan tidak benar-benar bisa menghilangkan atau mencegah terjadinya uban. Jika tertarik mencoba, berikut beberapa rekomendasinya:
1. Cultusia Coloring Shampoo Original Black With Ekstrak Jahe & Minyak Zaitun
Sampo yang mengandung ekstrak jahe dan minyak zaitun ini hadir sebagai solusi praktis untuk menutupi uban tanpa harus ke salon. Shampo ini bebas ammonia dan digunakan seperti shampo biasa.Sampo ini memiliki formula yang tidak menempel di kulit, mudah digunakan, dan tahan lama. Formulanya tidak membuat rambut kaku dan tetap lembut. Produk yang sudah bersertifikat BPOM dan teruji halal ini dibanderol dengan harga Rp60.000 - Rp65.000 (160 ml).
2. Garnier Men Shampoo Color Hair Color Hitam Alami
Garnier Men menghadirkan sampo sekaligus pewarna rambut praktis yang bisa digunakan seperti shampo biasa. Dengan pemakaian mudah, uban dapat tertutup sempurna.Formula sampo ini diperkaya dengan argan oil dan ekstrak kopi hitam untuk menutrisi rambut secara alami sehingga rambut tampak sehat dan alami hingga 5 minggu. Tersedia dalam dua pilihan warna, yaitu hitam alami dan coklat kehitaman, produk ini bisa dibeli di harga Rp55.000 - Rp60.000 (3 x 20 ml).
3. Myiwe Shampoo Penghitam Rambut Uban
Shampo uban berikutnya datang dari Myiwe yang hadir sebagai solusi aman untuk menutupi uban tanpa kandungan ammonia sama sekali. Cocok untuk semua jenis rambut dan usia di atas 14 tahun, sampo ini tidak hanya menghitamkan rambut, tapi juga menutrisi kulit kepala dan rambut.Formulanya dirancang khusus untuk mengubah warna rambut, menghaluskan setiap helainya, dan menguatkan akar rambut. Produk ini menggunakan bahan-bahan alami unggulan, termasuk ekstrak kemiri, golden flax seed extract, dan rumput laut coklat. Produk ini bisa dibeli di harga Rp100.000 - Rp110.000 (150 ml).
4. BRASOV Shampoo Pewarna Rambut
BRASOV Shampoo Pewarna Rambut adalah produk penutup uban yang bebas amonia, tidak berbau kimia, dan lulus uji BPOM sehingga aman digunakan. Formulanya dirancang dari bahan berkualitas yang dapat membantu mewarnai sekaligus membuat rambut sehat.Sampo yang satu ini praktis dan mudah digunakan. Cukup aplikasikan seperti sampo pada umumnya, dan diamkan selama sekitar 5 menit (atau 20 menit untuk hasil maksimal). BRASOV Shampoo Pewarna Rambut dapat dibeli di harga Rp55.000 - Rp60.000 (200 ml)
5. Aestika Hair Coloring Shampoo
Aestika Hair Coloring Shampoo hadir untuk mengatasi masalah uban dengan cepat, alami, dan aman. Produk ini mengandung sejumlah bahan alami, termasuk ekstrak kemiri yang dapat memperkuat akar rambut.Selain itu, kandungan ekstrak golden flaxseed bermanfaat membuat rambut lebih berkilau, sedangkan kandungan ekstrak rumput lautnya membantu mempercepat pertumbuhan rambut. Aestika Hair Coloring Shampoo bisa didapatkan di kisaran harga Rp60.000 - Rp70.000 (3 x 30 ml).
Demikian penjelasan dan fakta ilmiah terkait mitos yang mengatakan bahwa uban dapat bertambah banyak jika dicabut. Dengan pemahaman yang tepat, kita kini tahu bahwa mencabut uban tidak membuatnya lebih banyak, meski tidak direkomendasikan karena bisa merusak folikel rambut.
Untuk menutupi atau mengurangi tampilan uban, pilihan yang lebih aman adalah menggunakan produk pewarna rambut atau shampo penghitam uban yang sesuai sambil tetap menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala secara rutin.
Tertarik dengan perawatan rambut? Temukan tips, rekomendasi produk, hingga info menarik lainnya seputar rambut melalui kumpulan artikel Tirto di tautan ini:
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id




































