tirto.id - Insiden kecelakaan yang melibatkan Kereta Api Listrik (KRL) atau Commuterline di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) beberapa kali terjadi dengan beragam faktor penyebabnya. Berikut ini daftar peristiwa kecelakaan KRL yang terjadi di Jabodetabek sejak era 1990-an hingga kini.
Kejadian terbaru adalah tabrakan di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam, sekitar pukul 20.52 WIB. KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur yang mengakibatkan korban jiwa maupun luka-luka.
Proses evakuasi korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur ini masih terus dilakukan hingga Selasa (28/4) pagi. Akibatnya, sejak Selasa, beberapa rute perjalanan kereta dan KRL via Stasiun Bekasi Timur dibatalkan atau ditunda.
Kecelakaan KRL Jabodetabek sudah beberapa kali terjadi sejak 1993. Berikut ini rangkaian sejarahnya disajikan dalam kronik.
Kronik Daftar Kecelakaan KRL di Jabodetabek
1993 | Kecelakaan KRL di Depok
Dua KRL bertabrakan pada 2 November 1993 sekitar pukul 07.30 WIB di daerah Ratu Jaya, Kota Depok. Sebanyak 20 orang tewas dan lebih dari 100 orang lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan ini.
Insiden ini merupakan kecelakaan terburuk ketiga dalam sejarah kereta api di Indonesia setelah tragedi Bintaro yang terjadi tahun 1987 serta tabrakan antara kereta Empu Jaya dengan Gaya Baru Malam Selatan pada akhir 2001.
____________________________
2006 | KRL Pakuan vs Metromini di Jaksel
Enam orang meninggal dunia akibat kecelakaan yang dialami KRL Pakuan jurusan Jakarta-Bogor pada 18 April 2006 yang menabrak angkutan Metromini jurusan Pasar Minggu-Cililitan. Insiden ini terjadi di perlintasan kereta api Duren Kalibata, Jakarta Selatan.
2007 | KRL Anjlok di Kota
Hampir setahun berselang, terjadi lagi musibah yang menimpa KRL. Tanggal 2 Januari 2007, gerbong Commuter Line Nomor 241 jurusan Jakarta-Bojong Gede anjlok di jalur 10 Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Barat. Beruntung, tidak ada korban dalam insiden ini.
____________________________
2009 | Insiden Dua KRL di Manggarai
Tabrakan antar-kereta kembali terjadi pada 5 Juni 2009. Dua KRL saling bertumbukan di dekat Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Namun, jalur kereta mengalami hambatan karena arus listrik untuk sementara harus dipadamkan hingga situasi pulih.
2012 | KRL Jakarta Kota Tabrak Peron
Tanggal 4 Oktober 2012, gerbong KRL Commuterline Nomor 435 tujuan Jakarta Kota anjlok dan menabrak peron stasiun hingga mengalami kerusakan. Aktivitas transportasi kereta api pun terganggu akibat insiden yang tidak memakan korban ini. Jadwal pelayanan KRL untuk sementara hanya sampai Stasiun Bojong Gede dan Stasiun Bogor sampai situasi normal kembali.
____________________________
2013 | KRL vs Truk Tangki di Bintaro
Terjadi tabrakan antara KRL jurusan Serpong-Tanah Abang dengan nomor 1131 dengan sebuah truk tangki Pertamina yang memuat bahan bakar jenis premium sebanyak 24 ribu liter.
Musibah yang terjadi pada 9 Desember 2013 ini berlangsung di perlintasan kereta api Pondok Betung, Bintaro, Jakarta Selatan, sekitar pukul 11.00 WIB. Terdengar tiga kali ledakan dari lokasi kecelakaan, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
____________________________
2015 | Tabrakan di Jakpus & Jakbar
Di dekat Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, pada 23 September 2015 pukul 15.25 WIB, terjadi kecelakaan antar-kereta. KRL dengan nomor 1156 menabrak kereta api di depannya bernomor 1154 pada sekitar jam 15.30 WIB.
Insiden ini menyebabkan kedua rangkaian kereta mengalami kerusakan yang cukup berat. Sebanyak 42 orang luka-luka, termasuk salah satu masinis yang terluka parah dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto.
Tanggal 6 Desember 2015, kecelakaan di jalur kereta Jabodetabek lagi-lagi terjadi. KRL yang melintas di kawasan Angke, Tambora, Jakarta Barat, menghantam bus Metromini yang nekat menerobos perlintasan kereta. Korban tewas sebanyak 18 orang seluruhnya merupakan penumpang Metromini.
____________________________
2016 | Insiden di Jaksel & Bogor
Seorang pengendara motor tewas ditubruk KRL yang sedang melintas pada 23 April 2016. Peristiwa berujung maut ini terjadi setelah pengendara motor nekat menerobos pintu perlintasan kereta di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Kereta api pengangkut barang milik PT KAI Commuter Jabodetabek menabrak lori crane di jalur lintas Bojong Gede-Cilebut pada 9 September 2016 sekitar pukul 03.40 WIB dini hari. Tidak ada korban jiwa, namun jalur kereta api Jabodetabek sempat terganggu akibat kecelakaan ini.
____________________________
2017 | Korban Jiwa di Jaksel & Jaktim
Tanggal 29 November 2017 pukul 21.30 WIB malam, seorang perempuan tewas tersambar KRL di kolong fly over Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Saat kejadian, korban tidak membawa identitas apapun dan jenazahnya langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Fatmawati.
Kejadian serupa terjadi lagi pada 21 Desember 2017. Seorang perempuan tewas tertabrak KRL Commuterline di perlintasan kereta Kayu Manis Barat, Matraman, Jakarta Timur. Diduga, korban tidak mendengar bunyi peringatan saat KRL akan melintas karena sedang mendengarkan musik melalui earphone.
____________________________
2018 | TKP di Bekasi, Tangerang, Jakbar, & Jaktim
Seorang ibu dan anaknya yang baru berusia 10 tahun tewas tertabrak KRL Commuterline jurusan Jakarta-Cikarang di perlintasan Bulak Lapak, Bekasi Timur, pada 3 Januari 2018.
Tanggal 17 Juni 2018, KRL Commuter Line jurusan Duri-Tangerang menghantam mobil berjenis Avanza yang membawa satu keluarga di perlintasan kereta api dekat Stasiun Batu Ceper, Kota Tangerang. Mobil sempat terseret kereta sejauh 500 meter, tiga orang penumpangnya meninggal dunia.
KRL jurusan Duri-Tangerang kembali mengalami insiden. Sebuah mobil rusak parah setelah ditabrak KRL di Cengkareng, Jakarta Barat, pada 12 Desember 2018. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, namun mobil berjenis Nissan X-Trail itu ringsek dan rusak parah.
Berikutnya, anjloknya kereta angkutan barang atau peti kemas di Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, pada 15 Desember 2018, membuat jalur KRL lintas Bekasi-Jakarta Kota mengalami hambatan karena antrean panjang.
____________________________
2019 | KRL Anjlok di Bogor
KRL relasi Jatinegara-Bogor yang berangkat dari Jakarta anjlok dan keluar rel pada 10 Maret 2019 lantaran tertimpa tiang listrik. Belasan orang dilaporkan mengalami luka-luka dan langsung diberikan perawatan medis. Akibat kecelakaan ini, perjalanan kereta dari Jakarta menuju Bogor lumpuh.
____________________________
2026 | Kecelakaan Beruntun di Bekasi Timur
Insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek, KRL Commuter Line, dan sebuah taksi listrik terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin tanggal 27 April 2026 malam.
Insiden bermula ketika sebuah taksi listrik mogok di perlintasan kereta api dekat Bulak Kapal, Bekasi.
KRL Commuter Line rute Cikarang menuju Jakarta menabrak taksi tersebut yang menyebabkan KRL terhenti mendadak di jalur rel.
Akibat kecelakaan pertama, rangkaian KRL lain yang berada di belakangnya terpaksa berhenti dan tertahan di area emplasemen Stasiun Bekasi Timur.
Saat KRL sedang berhenti, KA Argo Bromo Anggrek (rute Jakarta-Surabaya) yang melintas dari arah berlawanan atau jalur yang bersinggungan kemudian menabrak rangkaian KRL tersebut.
Per Selasa (28/4) pagi, dilaporkan sebanyak 14 orang meninggal dunia. Adapun korban luka lebih dari 70 orang dan telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Hingga artikel ini ditulis, proses evakuasi masih dilakukan.
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id





































