Menuju konten utama

IHSG di Zona Hijau Usai Prabowo Pidato di Sidang Tahunan MPR

IHSG tercatat naik sebesar 35,4 poin atau 0,56 persen hingga parkir di level 6.337,193.

IHSG di Zona Hijau Usai Prabowo Pidato di Sidang Tahunan MPR
Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kanan), Ketua MPR RI Ahmad Muzani (ketiga kiri), dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin (kiri) berjalan memasuki ruangan untuk menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bay/kye
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Sesi I hari ini, Jumat (14/8/2026) dengan berada di zona hijau. IHSG tercatat naik sebesar 35,4 poin atau 0,56 persen hingga parkir di level 6.337,193.

Mengutip RTI Business, sepanjang sesi I IHSG bergerak di rentang 6.267,407 hingga 6.343,113. Sebanyak 292 saham menguat, 297 saham melemah, dan 196 saham bergerak stagnan.

Total volume perdagangan mencapai 17,9 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp6,4 triliun dengan frekuensi perdagangan mencapai 1.042.100 kali.

Adapun, pergerakan IHSG pada pertengahan hari ini dipengaruhi oleh Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026.

Prabowo menegaskan pentingnya memperkuat sektor pasar modal nasional sebagai bagian dari strategi perlindungan terhadap investasi rakyat serta kedaulatan ekonomi nasional.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah berkomitmen melanjutkan reformasi total di bursa saham, salah satunya melalui rencana demutualisasi Pasar Modal Indonesia.

Dalam kerangka perlindungan tersebut, Prabowo mengapresiasi langkah tegas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang telah melakukan pembenahan dan reformasi tata kelola bursa saham secara masif, termasuk memberikan sanksi keras bagi para pelaku pelanggaran aturan di pasar modal.

"Dalam upaya kita melindungi investasi rakyat di bursa saham, Otoritas Jasa Keuangan telah melakukan reformasi terbesar dalam sejarah bursa saham kita. Mereka yang melanggar aturan bursa diberikan sanksi," ucapnya.

Sebagai langkah lanjutan dari pembenahan tersebut, pemerintah menargetkan proses demutualisasi pasar modal guna mentransformasi struktur kelembagaan bursa agar lebih transparan, akuntabel, dan berdaya saing global.

"Kita juga akan lanjutkan reformasi ini dengan demutualisasi pasar modal Indonesia. Ini akan membawa pasar modal Indonesia ke standar dunia dan menjadikan pasar modal Indonesia menjadi salah satu yang terbesar di dunia," tuturnya.

Baca juga artikel terkait IHSG atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Bayu Septianto