Menuju konten utama

Hakim usai Sidang Demo Polda DIY: Tidak Usah Takut Jadi Aktivis

Pernyataan itu dilontarkan Arie Prabawa kepada saksi yang hadir dalam sidang dengan terdakwa Perdana Arie Putra Veriasa.

Hakim usai Sidang Demo Polda DIY: Tidak Usah Takut Jadi Aktivis
Terdakwa Perdana Ari Putra Veriasa usai persidangan di Pengadilan Negeri Sleman pada Selasa, (20/1/2026). tirto.id/ Abdul Haris
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Hakim Ketua dalam sidang kasus demo ricuh terbakarnya tenda Polda DIY, Arie Prabawa, memberikan pesan untuk tidak gentar menjadi seorang aktivis. Pernyataan itu dilontarkannya kepada saksi yang hadir dalam sidang dengan terdakwa Perdana Arie Putra Veriasa.

"Tidak usah takut jadi aktivis ya," kata Arie usai menutup sidang di Pengadilan Negeri Sleman, pada Selasa (20/1/2026).

Tak hanya itu, Arie juga mengingatkan mereka untuk menjadi aktivis yang tidak melakukan tindakan anarkis maupun vandalis.

Dalam agenda pemeriksaan saksi kali ini, Penasihat Hukum menghadirkan dua saksi fakta yakni Ghozi dan Dani. Keduanya merupakan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sekaligus kerabat Arie.

Dalam persidangan, kedua saksi menceritakan kondisi yang terjadi di Polda DIY saat demonstrasi Agustus lalu. Salah satu hakim mulanya mempertanyakan Ghozi, setelah tenda terbakar apakah saksi melihat terdakwa Perdana Arie.

Ghozi lanjut mengaku melihat Perdana Arie sedang mengurai kemacetan di depan Polda DIY.

"Karena kan saat itu kondisi jalan sedang macet yang mulia, kemudian kan banyak juga mobil-mobil yang macet, nah saudara Arie yang saya lihat adalah membantu mobil-mobil yang lewat supaya terbuka jalannya," ujarnya di Pengadilan Negeri Sleman pada Selasa, (20/1/2026).

Saksi lainnya, Dani membeberkan bahwa tenda lebih dahulu terbakar sebelum mobil. Ia memperkirakan jeda waktu keduanya terbakar dalam 15 menit.

"Lima belas menitan, saya rasa seperti itu yang mulia," pungkas Dani.

Baca juga artikel terkait PENANGKAPAN AKTIVIS atau tulisan lainnya dari Abdul Haris

tirto.id - Flash News
Kontributor: Abdul Haris
Penulis: Abdul Haris
Editor: Siti Fatimah