Menuju konten utama

Gus Irfan Lantik Pejabat Kemenhaj, Harun Al-Rasyid Jadi Dirjen

Harun yang dikenal sebagai eks Raja OTT KPK itu mendapat amanah sebagai Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj.

Gus Irfan Lantik Pejabat Kemenhaj, Harun Al-Rasyid Jadi Dirjen
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan melantik pejabat pada lingkungan Kementerian Haji dan Umrah di Masjid Kementerian Agama (Kemenag), Thamrin, Jakarta Pusat, pada Rabu (26/11/2025). tirto.id/Ayu Mumpuni

tirto.id - Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, melantik pejabat pada lingkungan Kementerian Haji dan Umrah di Masjid Kementerian Agama (Kemenag), Thamrin, Jakarta Pusat, pada Rabu (26/11/2025).

Pengangkatan ini tertuang dalam Keputusan Presiden nomor 185/TPA Tahun 2025 yang berlaku pada 21 November 2025 dan Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 33 Tahun 2025.

"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia dan taat kepada undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," ujar Gus Irfan saat membacakan sumpah yang kemudian diikuti oleh para pejabat yang dilantik, Rabu (26/11/2025).

“Bahwa saya dalam menjalankan tugas dan jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjaga integritas, tidak menyalahgunakan kewenangan, serta menghindari diri dari perbuatan tercela,” lanjutnya.

Pelantikan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan sambutan dari Menteri Haji dan Umrah.

Dalam daftar nama yang dilantik, salah satunya adalah Harun Al-Rasyid. Harun merupakan mantan penyidik KPK yang dikenal dengan julukan Raja OTT KPK.

Selama aktif di KPK, Harun terlibat dalam sejumlah OTT seperti OTT terhadap Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat, dan Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari. Julukan Raja OTT KPK diperoleh Harun dari mantan Ketua KPK, Firli Bahuri, saat masih menjadi Deputi Penindakan KPK. Harun berhasil melakukan 29 OTT di era kepemimpinan Firli sebagai Deputi Penindakan KPK.

Ia tidak lagi bekerja di KPK setelah dipecat akibat tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) KPK. Ia pun sempat aktif di Satgas Pencegahan Polri hingga akhirnya dilantik sebagai Deputi Pengawasan BP Haji pada April 2025. Kini, ia dilantik lagi sebagai dirjen.

Berikut daftar lengkap pejabat Eselon I yang Dilantik:

Sekretaris Jenderal: Teguh Dwi Nugroho

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah: Puji Raharjo

Direktur Jenderal Pelayanan Haji: Laksamana Pertama TNI Purnawirawan Ian Heriyawan

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah: Zainal Effendi

​Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah: Harun Al-Rasyid

Inspektur Jenderal: Mayjen TNI Purnawirawan Dendi Suryadi

​Staf Ahli Bidang Manajemen dan Transformasi Layanan Publik: Ramadhan Harisman

Baca juga artikel terkait KEMENTERIAN HAJI atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Andrian Pratama Taher