Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

Oleh: Ilham Choirul Anwar - 13 Oktober 2021
Dibaca Normal 1 menit
Masuk atau keluar kamar mandi memiliki adab terkait tindakan dan doa. Berikut bacaan selengkapnya.
tirto.id - Begitu lengkapnya Islam memberikan petunjuk bagi manusia dalam mengarungi kehidupan, adab dalam tindakan pun diatur sampai ke sesuatu yang tampak sepele. Misalnya pada aktivitas masuk, keluar, dan selama di dalam kamar mandi, Islam memiliki aturannya sendiri.

Setiap muslim dianjurkan untuk menerapkan aturan tersebut sebagai bagian dari ketaatan.

Masuk atau keluar kamar mandi memiliki adab terkait tindakan dan doa. Contohnya untuk masuk ke kamar mandi, maka disunnahkan masuk dengan kaki kiri. Lalu, ketika keluar darinya, dianjurkan memakai kaki kanan saat melangkah pertama kali.

Penggunaan kaki kiri memiliki hikmah bahwa kamar mandi merupakan tempat kotor. Kaki kanan digunakan saat keluar kamar mandi sebagai simbol seseorang telah membersihkan diri dari kotoran. Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam menyukai penggunaan bagian kanan untuk berbagai hal yang sifatnya baik.

“Rasulullah SAW lebih suka mendahulukan yang kanan ketika memakai sandal, menyisir rambut, ketika bersuci dan dalam setiap perkara (yang baik-baik).” (HR. Bukhari no. 168 dan Muslim no. 268)

Adab tindakan di kamar mandi lainnya adalah membelakangi kiblat saat buang air kecil (BAK) dan buang air besar (BAK). Mengutip laman Fatwa Tarjih, terkait hal ini ada perbedaan pendapat yaitu dilarang menghadap kiblat secara penuh baik di tempat tertutup atau terbuka, dan pendapat diperbolehkannya menghadap ke mana saja jika dilakukan di ruang tertutup seperti kamar mandi.

Adab lainnya yaitu tidak berlama-lama di dalamnya karena kamar mandi adalah tempat setan untuk mengganggu manusia. Selain itu dianjurkan untuk diam. Oleh sebab itu, bernyanyi selama di kamar mandi bukanlah adab yang sesuai dengan aturan Islam.

Doa masuk kamar mandi



Sebelum masuk kamar mandi dianjurkan untuk membaca doa. Doa masuk kamar mandi yang dituntunkan Nabi Muhammad sebagaimana yang tertuang dalam hadits dari Anas bin Malik riwayat Bukhari (no. 142) dan Muslim (No. 375) berikut:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ
Allahumma inni a’udzu bika minal khubutsi wal khobaits

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan setan perempuan.”

Mengutip buku Kumpulan Doa Sehari-hari (2013) yang diterbitkan Kementrian Agama, ada pula doa saat melakukan istinja'. Istinja' yaitu membersihkan sesuatu (najis) yang keluar melalui lubang kemaluan atau dubur memakai air, batu, atau lainnya yang bukan terbuat dari tulang. Istinja' dikerjakan dengan tangan kiri dan doa melakukannya sebagai berikut:

اَللّٰهُمَّ حَسِّنْ فَرْجِىْ مِنَ الْفَوَاخِشِ وَظَهِّرْ قَلْبِيْ مِنَ النِّفَاقِ

Allaahumma hassin farjii minal fawaahisyi wa thahhir qolbii minan nifaaqi

Artinya: “Ya Allah bersihkan farjiku dari keburukan dan bersihkan hatiku dari nifaq (kemunafikan)”

Doa keluar kamar mandi



Ketika seseorang sudah menyelesaikan urusannya di kamar mandi maka dianjurkan pula membaca doa. Doa keluar mandi dicontohkan Nabi Muhammad yang termaktub dalam hadits dari Aisyah radhiyallahu 'anha yang terdapat dalam riwayat Abu Dawud (No. 30), At Tirmidzi (No.7), Ibnu Majah (No.300), dan Ad Darimi (No. 680):

غُفْرَانَكَ
Ghufronaka

Artinya: "Ya Allah, aku memohon ampun pada-Mu"

Dengan membaca doa dan menerapkan adab lain saat menggunakan kamar mandi, berarti seorang muslim tidak hanya sekadar melepaskan hajat dari tubuhnya. Dia juga telah menghidupkan sunnah. Menghidupkan sunnah-sunnah Islam merupakan tindakan terpuji yang akan memberikan kebaikan bagi pelakunya.


Baca juga artikel terkait DOA atau tulisan menarik lainnya Ilham Choirul Anwar
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Ilham Choirul Anwar
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Yulaika Ramadhani
DarkLight