Menuju konten utama

Bacaan Doa dan Dzikir yang Bisa Dibaca di Hari Arafah & Artinya

Simak dzikir Hari Arafah beserta dalilnya, doa mustajab, dan amalan utama yang bisa mendatangkan ampunan serta keberkahan di hari penuh keutamaan ini.

Bacaan Doa dan Dzikir yang Bisa Dibaca di Hari Arafah & Artinya
Ilustras Dzikir. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Hari Arafah jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah dalam kalender Hijriyah. Tahun ini, Hari Arafah jatuh pada tanggal 6 Juni, sehari sebelum perayaan Idul Adha.

Bagi umat Islam, Hari Arafah memiliki makna yang sangat agung, terlebih bagi jamaah haji yang sedang melaksanakan wukuf di Padang Arafah.

Sementara bagi umat Muslim yang tidak berhaji, dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, termasuk berdoa, membaca dzikir Arafah, dan berpuasa.

Maka tak heran bila banyak umat Islam memanfaatkan Hari Arafah ini untuk beribadah lebih khusyuk dengan mengamalkan sunnah puasa Arafah, termasuk memperbanyak doa hari Arafah hingga dzikir Arafah sepanjang hari.

Doa saat wukuf di Arafah

Jamaah haji Indonesia memanjatkan doa saat wukuf di Arafah, Makkah, Arab Saudi, Sabtu (15/6/2024). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.

Doa dan Dzikir Yang Bisa Dibaca Saat Hari Arafah

Hari Arafah disebut sebagai salah satu waktu paling mustajab untuk berdoa. Dilansir dari laman Muslim.or.id, dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:

خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ

Artinya: Sebaik-baik doa adalah doa pada Hari Arafah. (HR. Tirmidzi no. 3585 – dinilai hasan oleh Syaikh Al Albani)

Dalam riwayat lain dijelaskan bahwa doa yang dipanjatkan pada Hari Arafah lebih cepat dikabulkan dibanding hari-hari lainnya.

Oleh karena itu, memperbanyak dzikir Arafah dan dzikir puasa Arafah sangat dianjurkan. Selain itu, doa hari Arafah menjadi salah satu bentuk ketundukan dan harapan terbesar seorang hamba kepada Tuhannya.

Berikut ini kumpulan dzikir hari Arafah dan doa hari Arafah yang dapat diamalkan:

1. Dzikir Paling Utama di Hari Arafah

Salah satu dzikir Arafah yang paling utama untuk diamalkan adalah dzikir yang secara khusus diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Dzikir ini disebut-sebut sebagai kalimat tauhid paling agung yang mempertegas keesaan Allah SWT. Dalam momentum Hari Arafah yang penuh berkah, dzikir ini sangat dianjurkan untuk memperbanyak mengingat Allah dan mengisi waktu dengan amalan yang utama.

Sebagaimana disebutkan dalam banyak sumber seperti buku Doa dan Zikir Sepanjang Tahun oleh H. Hamdan Hamedan MA, bacaan ini termasuk dzikir hari Arafah yang paling mulia.

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa 'alaa kulli syay-in qadiir.

Artinya: "Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujian. Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu." (HR. Tirmidzi No. 3.585)

2. Permohonan Ampunan Dosa di Hari Arafah

Saat berpuasa Arafah, selain berdzikir, kita juga dianjurkan untuk memperbanyak doa memohon ampunan. Ini menjadi bagian dari dzikir puasa Arafah yang sangat dianjurkan karena Allah SWT menjanjikan pengampunan yang luas bagi hamba-hamba-Nya di hari yang agung ini.

Sumber bacaan ini disebutkan dalam tafsir surah Al-A’raf ayat 23 yang sering diamalkan di waktu-waktu mustajab termasuk Hari Arafah.

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإنْ لَمْ تَغْفِرْلَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الخَاسِرِينَ

Rabbana zalamna anfusana wa-in lam taghfir lana wa-tarhamna la-nakunanna minal-khasirin.

Artinya: "Ya Tuhan kami! Kami telah berbuat salah terhadap diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak berbelas kasihan kepada kami, kami pasti akan binasa." (QS. Al-A'raf: 23).

3. Dzikir Perlindungan Diri dari Segala Bahaya

Dalam suasana khusyuk Hari Arafah, kita juga disarankan membaca dzikir hari Arafah yang berisi permohonan perlindungan.

Ini menjadi bagian dari upaya totalitas mendekatkan diri kepada Allah SWT di hari yang penuh pengampunan. Doa ini banyak direkomendasikan dalam literatur dzikir Arafah, seperti dalam berbagai himpunan doa yang disusun ulama sebagaimana dilansir dari laman Islamic Relief.

احْفَظْنِي مِنْ بَينِ يَدَيَّ, وَمِنْ خَلْفِي, وَعَنْ يَمِينِي, وَعَنْ شِمَالِي وَمِنْ فَوْقِي, وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَن أُْغْتَالَ مِنْ تَحْتِي

Allah humma'h fathny min bayne yaday wa min khalfi, wa'an yameeny wa 'an shimaly, wa min fawqi, wa a'uthu bi 'athamatika an ughtaala min tahty.

Artinya: "Ya Allah, lindungilah aku dari depanku, belakangku, dari kananku dan kiriku, dan dari atasku, dan aku berlindung kepada Keagungan-Mu agar tidak disergap dari bawahku."

4. Memohon Surga dan Dilindungi dari Api Neraka

Amalan puasa dan dzikir puasa Arafah akan terasa lebih sempurna jika dibarengi dengan doa-doa yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Salah satu doa paling sederhana namun sarat makna adalah permohonan kepada Allah agar kita dimasukkan ke dalam surga dan dijauhkan dari neraka. Doa hari Arafah ini merupakan bagian dari dzikir Arafah yang sangat populer di kalangan sahabat dan generasi tabi'in.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ

Allahumma inni as'aluka al-jannah wa a'udhu bika min an-naar.

Artinya: Ya Allah, aku memohon kepada-Mu surga dan berlindung kepada-Mu dari neraka.

5. Dzikir Mohon Ampunan dan Terhindar dari Neraka

Hari Arafah juga dikenal sebagai waktu paling mustajab untuk memohon ampun dan perlindungan dari siksa neraka.

Karenanya, dzikir hari Arafah berikut ini sangat relevan untuk diamalkan. Doa ini bersumber dari Al-Qur'an surat Ali Imran ayat 16 dan menjadi bagian dari dzikir puasa Arafah yang berfokus pada keselamatan akhirat.

ٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَآ إِنَّنَآ ءَامَنَّافَٱغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ

Allazeena yaqooloona Rabbanaaa innanaaa aamannaa faghfir lanaazunoobanaa wa qinaa 'azaaban Naar.

Artinya: "Ya Tuhan kami! Sesungguhnya kami beriman, maka ampunilah kami atas dosa-dosa kami dan lindungilah kami dari siksa api neraka." (QS. Ali Imran: 16).

6. Permintaan Ampunan atas Dosa yang Tersimpan

Di Hari Arafah, kita dianjurkan memperbanyak dzikir Arafah yang bersifat menyeluruh, termasuk memohon ampun atas dosa-dosa yang tampak maupun tersembunyi.

Doa ini diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW dan banyak ditemukan dalam berbagai kitab doa seperti Hisnul Muslim dan Riyadhus Shalihin. Ini termasuk dzikir puasa Arafah yang penuh makna mendalam.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، أَنْتَ المُقَدِّمُ وَأَنْتَ المُؤَخِّرُ وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِير

Allahumma-ghfir lii maa qaddamtu wa maa akh-khortu wa maa asrortu wa maa a'lantu wa maa anta a'lamu bihi minnii, anta Al-Muqaddimu wa anta Al-Muakh-khiru wa anta alaa kulli shai-in qadir.

Artinya: "Ya Allah! Ampunilah aku atas dosa-dosa yang telah aku lakukan di masa lalu dan yang mungkin aku lakukan di masa depan, dosa-dosa yang aku lakukan secara rahasia maupun secara terbuka, dan semua dosa yang Engkau lebih mengetahui daripada aku sendiri. Engkaulah Yang Maha Mengatur dan Maha Menunda sesuai kehendak-Mu, dan sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."

Ilustras Dzikir

Ilustras Dzikir. foto/IStockphoto

7. Doa Agar Orang Tua Diampuni dan Dirahmati

Tak hanya untuk diri sendiri, di Hari Arafah kita juga dianjurkan untuk membaca dzikir hari Arafah berupa permohonan ampunan bagi orang tua.

Hal ini termasuk amal shalih yang pahalanya terus mengalir dan sangat dianjurkan dalam suasana spiritual Hari Arafah. Doa ini termaktub dalam Al-Qur'an surat Ibrahim ayat 41.

رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ

Rabbana-ghfirlī wa liwālidayya wa lilmu'minīna yauma yaqūmul-hisāb

Artinya: "Ya Tuhan kami! Ampunilah aku, kedua orang tuaku, dan seluruh orang-orang beriman pada hari perhitungan." (QS. Ibrahim: 41).

8. Mohon Kebaikan Dunia dan Akhirat di Hari Arafah

Momentum Hari Arafah juga tepat untuk memanjatkan doa keseimbangan antara dunia dan akhirat. Termasuk ke dalam dzikir puasa Arafah yang sangat familiar, doa ini menjadi favorit banyak muslim karena ringkas namun mencakup seluruh aspek kehidupan.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbana atina fid-dunya hasanatan wa fil 'akhirati hasanatan waqina 'azaaban-nar.

Artinya: "Ya Tuhan kami! Berikanlah kami kebaikan di dunia ini dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa neraka."

9. Dzikir Agar Diberi Kesabaran dan Istiqamah

Dzikir hari Arafah tidak hanya berisi pujian dan permohonan ampun, namun juga doa-doa untuk keteguhan hati dalam menjalani ujian hidup.

Sebagaimana termaktub dalam Al-Qur'an surat Al-A'raf ayat 126, doa ini menjadi pegangan agar kita selalu dalam keadaan sabar dan tetap dalam Islam.

رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ

Rabbanaa afrigh 'alaynaa sabraan wa tawaffanaa muslimiin.

Artinya: "Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan biarkanlah kami meninggal dalam keadaan sebagai muslim (dalam ketaatan kepada-Mu)."

10. Doa Memohon Kemenangan dan Bimbingan dari Allah

Dalam kondisi umat yang penuh tantangan, doa untuk kemenangan dan petunjuk sangat tepat dibaca di Hari Arafah. Ini merupakan bagian dari dzikir Arafah yang memohon kekuatan dari Allah dalam menghadapi segala bentuk kesulitan dan ketidakadilan. Doa ini juga diriwayatkan dalam berbagai hadits shahih.

رَبِّ أَعِنِّي وَلَا تُعِنْ عَلَيَّ، وَانْصُرْنِي وَلَا تَنْصُرْ عَلَيَّ، وَامْكُرْ لِي وَلَا تَمْكُرْ عَلَيَّ، وَاهْدِنِي وَيَسِّرِ الهُدَى إِلَيَّ، وَانْصُرْنِي عَلَى مَنْ بَغَى عَلَيَّ

Rabbi a'inni wa-la tu'in 'alayya, wa-nsurni wa-la tansur 'alayya, wa-mkur-li wa-la tamkur alayya, wa-hdini wa-yassir-il-huda ilayya, wa-nsurni 'ala man bagha 'alayya.

Artinya: "Ya Tuhanku, tolonglah aku dan janganlah Engkau menolong musuhku, berikanlah aku kemenangan dan janganlah Engkau berikan kemenangan kepada musuhku, rencanakanlah untukku dan janganlah Engkau merencanakan melawan aku, tunjukkanlah aku jalan yang benar dan mudahkanlah petunjuk itu bagiku, berikanlah aku kemenangan atas mereka yang berbuat zalim kepadaku."

Ilustrasi Salat

Ilustrasi Salat. foto/istockpphoto

Amalan Lain Yang Bisa Dilakukan Saat Hari Arafah

Selain berdzikir dan berdoa, terdapat berbagai amalan Hari Arafah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam, khususnya yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.

Hari Arafah adalah momentum penuh keberkahan, karena di hari ini Allah SWT membebaskan banyak hamba-Nya dari api neraka. Oleh karena itu, memperbanyak amal shaleh di hari ini akan mendapatkan balasan yang luar biasa.

Berikut beberapa amalan utama saat puasa Arafah yang bisa Anda lakukan:

1. Puasa Arafah

Puasa Arafah sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang wukuf di Arafah. Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبِي قَتَادَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ:

"صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ، أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ، وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ."

Shiyāmu yaumi ‘Arafah, aḥtasibu ‘ala Allāhi an yukaffira as-sanata allati qablahu wa as-sanata allati ba‘dahu.

Artinya: “Puasa Arafah, aku berharap kepada Allah agar ia menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim)

Ini adalah amalan Hari Arafah paling utama bagi umat non-haji. Selain mendapat pengampunan dua tahun dosa, puasa ini juga melatih keikhlasan dan meningkatkan keimanan kita.

2. Memperbanyak Istighfar dan Dzikir

Hari Arafah adalah waktu terbaik untuk memperbanyak dzikir puasa Arafah, termasuk takbir, tahmid, tahlil, dan istighfar. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa doa paling utama di Hari Arafah adalah dzikir tauhid:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ:

"مَا مِنْ أَيَّامٍ أَعْظَمَ عِندَ اللَّهِ، وَلَا أَحَبَّ إِلَيْهِ الْعَمَلُ فِيهِنَّ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ، فَأَكْثِرُوا فِيهِنَّ مِنَ التَّهْلِيلِ، وَالتَّكْبِيرِ، وَالتَّحْمِيدِ."

Mā min ayyāmin a‘ẓama ‘inda Allāhi wa lā aḥabba ilayhi al-‘amalu fīhinna min hādhihi al-ayyām al-‘ashr, fa-aktsirū fīhinna mina at-tahlīl, wa at-takbīr, wa at-taḥmīd.

Artinya: “Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan tidak ada amal yang lebih dicintai-Nya selain amal yang dilakukan pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Maka perbanyaklah membaca tahlil, takbir, dan tahmid.” (HR. Ahmad).

3. Bersedekah dan Membantu Sesama

Sedekah di hari yang mulia ini sangat besar pahalanya. Anda bisa menyalurkan bantuan kepada fakir miskin, anak yatim, atau menunaikan infak ke lembaga terpercaya. Allah SWT menyukai orang yang berbagi, apalagi di waktu penuh rahmat seperti Arafah.

إِن تُقْرِضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضَاعِفْهُ لَكُمْ

In tuqriḍūllāha qarḍan ḥasanan yuḍā‘ifhu lakum...

Artinya: “Jika kamu meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya Allah melipatgandakan (balasannya) untukmu.” (QS. At-Taghabun: 17)

4. Membaca Al-Qur’an

Membaca atau mengkhatamkan Al-Qur’an adalah amal shaleh di hari Arafah yang tidak boleh dilewatkan. Pahala membaca satu huruf dari Al-Qur’an dilipatgandakan berkali-kali lipat, apalagi saat hari-hari istimewa seperti 10 Dzulhijjah.

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ، قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:

"مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا..."

Man qara’a ḥarfan min kitābillāhi falahu bihī ḥasanah, wal-ḥasanatu bi ‘asri amtsālihā...

Artinya: “Barang siapa membaca satu huruf dari Kitab Allah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat...” (HR. Tirmidzi).

5. Memperbanyak Doa untuk Diri dan Orang Lain

Hari Arafah disebut sebagai hari doa dikabulkan. Ini saat yang tepat untuk berdoa memohon ampunan, rezeki yang halal, jodoh terbaik, keturunan sholeh, dan kebaikan dunia-akhirat. Jangan lupa pula mendoakan orang tua, keluarga, dan saudara-saudara Muslim di seluruh dunia.

خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِي:

"لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ، وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ."

Lā ilāha illallāh waḥdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr.

Artinya: “Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah. Dan sebaik-baik ucapan yang aku dan para nabi sebelumku ucapkan adalah: Tiada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan segala puji. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (HR. Tirmidzi)

6. Melakukan Shalat Sunnah

Shalat sunnah seperti Dhuha, Qabliyah, dan Ba’diyah bisa jadi penyempurna ibadah di Hari Arafah. Allah SWT sangat mencintai hamba yang mendekat dengan ibadah sunnah, sebagaimana hadis Qudsi:

قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ:

"وَمَا يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ..."

Wa mā yazālu ‘abdī yataqarrabu ilayya bin-nawāfili ḥattā uḥibbahu...

Artinya: “Hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan-amalan sunnah hingga Aku mencintainya...” (HR. Bukhari)

7. Bertaubat dengan Sungguh-Sungguh

Hari Arafah adalah waktu paling tepat untuk bertaubat nasuha, meninggalkan dosa, dan berjanji untuk memperbaiki diri. Allah membuka pintu taubat selebar-lebarnya, dan di Hari Arafah, peluang diampuni semakin besar.

وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ

Walladhīna idzā fa‘alū fāḥishatan aw ẓalamū anfusahum żakarullāha fastaghfarū liżunūbihim.

Artinya: “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, mereka ingat Allah lalu memohon ampun terhadap dosa-dosanya." (QS. Ali Imran: 135)

Hari Arafah adalah anugerah besar dari Allah SWT—saat langit terbuka, ampunan dicurahkan, dan doa-doa diangkat ke langit.

Mari manfaatkan kesempatan langka ini dengan memperbanyak dzikir, amal shaleh, serta doa-doa yang penuh harap dan ketulusan. Semoga kita termasuk hamba-hamba yang mendapat rahmat dan ampunan-Nya di Hari Arafah. Aamiin.

Baca juga artikel terkait PUASA ARAFAH atau tulisan lainnya dari Robiatul Kamelia

tirto.id - Edusains
Kontributor: Robiatul Kamelia
Penulis: Robiatul Kamelia
Editor: Robiatul Kamelia & Yulaika Ramadhani