tirto.id - Personel gabungan Satgas Damai Cartenz-2026 bersama Polres Jayawijaya bergerak cepat menyelidiki aksi penembakan misterius di Polsek Asologaima. Insiden penembakan yang terjadi pada pagi hari tersebut sempat diwarnai bunyi rentetan senjata api sebanyak 10 kali dari arah sekitar markas kepolisian.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Faizal Ramadhani, mengungkap gangguan tembakan terdengar sekitar pukul 06.00 WIT dengan suara rentetan yang diperkirakan sebanyak kurang lebih 10 kali.
Saat kejadian, personel Polsek Asologaima bersama BKO Brimob yang sedang melaksanakan siaga langsung meningkatkan kewaspadaan dan melakukan respons terhadap sumber suara tembakan. Personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 dari Pos Wamena kemudian bergerak menuju Polsek Asologaima untuk memberikan dukungan pengamanan.
Personel gabungan selanjutnya melakukan pemantauan dan penyisiran di sekitar wilayah untuk memastikan situasi tetap aman serta mengantisipasi kemungkinan adanya gangguan lanjutan. Dari hasil pengecekan awal, tidak ditemukan korban maupun kerugian materiil pada bangunan Polsek Asologaima.
"Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama personel Polsek Asologaima dan BKO Brimob merespons gangguan tembakan yang terdengar dari arah sekitar Polsek Asologaima. Situasi di wilayah tersebut kemudian kembali aman dan terkendali. Aktivitas masyarakat di sekitar lokasi juga kembali berjalan normal," ungkap Faizal dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2026).
Temuan 10 Selongsong Peluru Kaliber 5,56 Mm di Lokasi
Sebagai tindak lanjut, kata Faizal, personel Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz-2026 melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama jajaran Satreskrim Polres Jayawijaya, hari ini. Tim juga meminta keterangan sejumlah saksi dan melakukan pemeriksaan terhadap area yang diduga menjadi lokasi asal tembakan.
Dari hasil olah TKP tersebut, petugas menemukan jejak kaki serta 10 selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik asal tembakan. Seluruh barang temuan tersebut telah diamankan oleh personel identifikasi Satreskrim Polres Jayawijaya untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
"Sementara itu, hasil pemeriksaan pada area Kantor Polsek Asologaima tidak menemukan bekas tembakan pada bangunan maupun lingkungan kantor. Aparat juga terus melakukan pendalaman untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut," tutur Faizal.
Penyelidikan Intensif dan Pengejaran Pelaku Penembakan
Faizal mengatakan, respons cepat personel merupakan bagian dari upaya memastikan keamanan masyarakat dan personel kepolisian tetap terjaga. Dari hasil pengecekan, tidak terdapat korban maupun kerugian materiil pada Polsek Asologaima,
“Kami memastikan personel di lapangan telah mengambil langkah cepat dan terukur setelah menerima informasi adanya gangguan tembakan. Yang menjadi perhatian utama adalah memastikan keamanan masyarakat dan personel,” ujar Faizal.
Menurut Faizal, proses penanganan kejadian tidak berhenti pada respons awal. Aparat terus melakukan langkah penyelidikan untuk memastikan fakta kejadian sekaligus mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.
“Kami terus melakukan pendalaman berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan yang diperoleh di lapangan. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, karena proses penyelidikan masih berlangsung,” ucap dia.
Aparat Gabungan Pastikan Aktivitas Warga Kembali Normal
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Adarma Sinaga, menambahkan bahwa dukungan pengamanan dalam proses olah TKP dilakukan untuk memastikan kegiatan penyelidikan dapat berjalan dengan aman dan lancar. Kehadiran aparat di wilayah Asologaima juga diarahkan untuk menjaga situasi tetap kondusif serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Kehadiran personel, kata dia, ditujukan untuk memastikan keamanan sekaligus mencegah kemungkinan terjadinya gangguan susulan. Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh dari masyarakat dan personel yang berada di lokasi, setelah suara tembakan berhenti, situasi di sekitar permukiman kembali tenang.
“Personel Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz-2026 memberikan dukungan pengamanan dalam proses olah TKP yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Jayawijaya. Temuan di lapangan selanjutnya menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap rangkaian kejadian secara lebih jelas. Kami tetap mengedepankan langkah yang terukur dan tidak ingin masyarakat merasa terganggu.
Adarma mengemukakan, aktivitas masyarakat kemudian berlangsung seperti biasa. Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama jajaran Polres Jayawijaya dan unsur pengamanan terkait terus melakukan pemantauan serta penyelidikan terhadap kejadian tersebut.
Aparat juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjalankan aktivitas secara normal dan segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila mengetahui adanya hal yang dapat mengganggu keamanan. Dia memastikan, Satgas berkomitmen untuk menjaga situasi keamanan di wilayah Papua Pegunungan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman, tenang, dan nyaman.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id


































