tirto.id - Memahami struktur teks eksplanasi dan penjelasannya menjadi hal penting yang perlu dipahami oleh siswa. Melalui pemahaman tersebut, siswa dapat mengetahui bagaimana sebuah fenomena terjadi secara runtut dan logis. Artikel ini akan mengulas berbagai contoh teks eksplanasi tentang banjir yang bisa dipelajari siswa di rumah sebagai bahan belajar mandiri.
Teks eksplanasi adalah salah satu materi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas XI. Berdasarkan e-modul Bahasa Indonesia kelas XI Kemendikdasmen, teks eksplanasi adalah teks yang berisi tentang proses mengapa dan bagaimana kejadian-kejadian alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan fenomena lainnya dapat terjadi.
Sederhananya, teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan prosedur atau proses terjadinya suatu fenomena, baik fenomena alam maupun sosial. Dengan membaca contoh teks eksplanasi tentang banjir, pembaca dapat memperoleh pemahaman mengenai latar belakang terjadinya banjir secara jelas, logis, dan runtut berdasarkan hubungan sebab dan akibat.
Ciri dan Struktur Teks Eksplanasi
Sebelum mempelajari contoh teks eksplanasi tentang banjir, siswa perlu memahami terlebih dahulu ciri serta struktur teks eksplanasi. Pemahaman ini penting agar siswa mampu membedakan teks eksplanasi dengan jenis teks lainnya dan dapat menyusunnya secara benar.
Ciri-Ciri Kebahasaan Teks Eksplanasi
Dilansir dari sumber yang sama, ciri kebahasaan dalam teks eksplanasi memiliki karakteristik khusus. Secara umum, ciri-ciri tersebut dapat ditemukan dengan jelas dalam paragraf.Berikut merupakan ciri kebahasaan teks eksplanasi yang perlu diketahui, yaitu:
- Menggunakan kata bermakna denotatif atau bermakna lugas.
- Menggunakan kalimat pasif, yaitu kalimat yang subjeknya berperan sebagai penderita atau dikenai pekerjaan, misalnya: tergenang, dialiri, disebabkan.
- Menggunakan banyak konjungsi kausalitas (sebab-akibat), seperti sebab, karena, oleh sebab itu, sehingga, oleh karena itu.
- Menggunakan istilah ilmiah atau kata teknis sesuai topik yang dibahas, misalnya banjir, curah hujan, drainase, sedimentasi.
- Fokus pada hal umum (generic), bukan pada pelaku manusia secara individual.
Struktur Teks Eksplanasi
Selain ciri kebahasaan, teks eksplanasi juga memiliki struktur yang baku. Struktur teks eksplanasi terdiri atas tiga bagian utama yaitu pernyataan umum, deretan penjelas, dan penutup.Berikut ini penjelasan struktur teks eksplanasi yang dilansir dari e-modul Bahasa Indonesia kelas XI Kemendikdasmen:
1. Pernyataan Umum
Bagian ini berisi gambaran umum mengenai fenomena yang akan dibahas. Pada contoh teks eksplanasi tentang banjir, pernyataan umum menjelaskan apa itu banjir dan mengapa fenomena tersebut perlu dijelaskan.2. Deretan Penjelas
Bagian ini memuat penjelasan proses terjadinya fenomena secara runtut. Deretan penjelas menjawab pertanyaan mengapa dan bagaimana banjir bisa terjadi dengan pola sebab-akibat atau kronologis.3. Interpretasi atau Penutup
Bagian penutup berisi kesimpulan atau intisari dari pembahasan. Dalam struktur teks eksplanasi, interpretasi dapat pula memuat saran atau pandangan penulis terkait fenomena yang dijelaskan.Contoh Teks Eksplanasi Banjir
Setelah memahami ciri kebahasaan dan struktur teks eksplanasi, siswa dapat membuat contoh teks eksplanasi tentag banjir atau berbagai tema lainnya.
Berikut ini beberapa contoh teks eksplanasi tentang banjir yang sesuai dengan struktur teks eksplanasi dan kaidah kebahasaannya.
Contoh Teks Eksplanasi Banjir 1
Berikut contohnya: BanjirBanjir merupakan peristiwa alam yang terjadi ketika air menggenangi suatu wilayah yang seharusnya kering. Proses banjir umumnya terjadi di daerah dataran rendah, kawasan padat penduduk, serta wilayah yang memiliki sistem drainase buruk.
Banjir dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Curah hujan yang tinggi menyebabkan volume air sungai meningkat sehingga meluap ke permukiman. Selain itu, pendangkalan sungai akibat sedimentasi dan sampah membuat daya tampung sungai berkurang. Kurangnya daerah resapan air akibat alih fungsi lahan juga memperparah terjadinya banjir.
Oleh karena itu, banjir tidak hanya dipengaruhi oleh faktor alam, tetapi juga aktivitas manusia. Upaya menjaga kebersihan lingkungan dan memperbaiki sistem drainase dapat membantu mengurangi risiko banjir.
Contoh Teks Eksplanasi Banjir 2
Berikut contohnya: Penyebab Terjadinya Banjir di PerkotaanBanjir di wilayah perkotaan merupakan fenomena yang sering terjadi saat musim hujan. Peristiwa ini ditandai dengan meluapnya air hingga menutupi jalan, rumah, dan fasilitas umum.
Salah satu penyebab banjir adalah sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air hujan. Saluran air yang tersumbat sampah menyebabkan aliran air terhambat. Selain itu, pembangunan gedung dan jalan beraspal mengurangi daerah resapan air sehingga air hujan langsung mengalir ke permukaan.
Dengan demikian, banjir di perkotaan terjadi akibat kombinasi faktor alam dan manusia. Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sangat diperlukan untuk mencegah banjir berulang.
Contoh Teks Eksplanasi Banjir 3
Berikut contohnya: Dampak Banjir bagi Kehidupan MasyarakatBanjir merupakan bencana alam yang memberikan dampak besar bagi kehidupan masyarakat. Fenomena ini sering terjadi di daerah yang berada di sekitar sungai atau wilayah dengan curah hujan tinggi.Ketika hujan turun terus-menerus, air sungai meluap dan menggenangi permukiman. Banjir menyebabkan kerusakan rumah, fasilitas umum, serta mengganggu aktivitas ekonomi. Selain itu, banjir juga berpotensi menimbulkan penyakit akibat lingkungan yang kotor dan lembap.
Oleh sebab itu, diperlukan langkah pencegahan seperti pengelolaan lingkungan yang baik dan pembangunan infrastruktur yang memadai agar dampak banjir dapat diminimalkan.
Demikianlah contoh teks eksplanasi tentang banjir yang dapat dijadikan sebagai referensi belajar siswa. Dengan serting berlatih membaca dan menulis teks eksplanasi, kemampuan analisis dan penalaran siswa akan semakin meningkat.
Penulis: Robiatul Kamelia
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id






































