tirto.id - Kisi-kisi materi Tes Kompetensi Akademik (TKA) SMP 2026 mata pelajaran Bahasa Indonesia dapat menjadi acuan siswa. Sejumlah contoh soal juga tersedia untuk menjadi bahan belajar siswa menghadapi TKA jenjang SMP 2026.
Sesuai jadwal yang dirilis oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), pelaksanaan TKA SMP berlangsung pada tanggal 6-16 April 2026. TKA SMP dirancang untuk mengukur capaian akademik siswa secara lebih objektif dan menyeluruh. Kegiatan ini dapat diikuti oleh siswa dari jalur pendidikan formal, pendidikan nonformal, dan pendidikan informal.
Sesuai aturan, pelaksanaan TKA tidak wajib diikuti oleh siswa. Semakin dekatnya waktu pelaksanaan, siswa dapat mempersiapkan diri dari sekarang. Salah satu persiapannya dengan memahami kisi-kisi materi yang diujikan dan berlatih soal.
Kisi-Kisi Materi TKA SMP 2026 Bahasa Indonesia
TKA SMP 2026 terdiri dari dua mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika. Masing-masing mata pelajaran memiliki muatan, kompetensi, hingga matriks asesmen yang berbeda. Pada TKA SMP 2026, mata pelajaran Bahasa Indonesia difokuskan pada keterampilan membaca.
Melansir laman resmi Pusmendik, berikut kisi-kisi materi TKA SMP Bahasa Indonesia:
Muatan Materi TKA SMP 2026 Bahasa Indonesia
Muatan materi TKA SMP 2026 mata pelajaran Bahasa Indonesia terbagi menjadi dua jenis teks, yaitu teks informasi dan teks fiksi. Teks informasi merupakan teks yang berisi fakta, konsep, atau prosedur dari berbagai bidang atau topik yang berskala lokal, nasional, atau global. Teks informasi dapat berupa teks tunggal maupun teks jamak.Teks fiksi merupakan cerita rekaan yang dapat bersifat faktual (sejarah/biografi) atau realisme dengan latar cerita konkret atau abstrak, tokoh berkarakter bulat, konflik tunggal atau jamak dengan penyelesaian tertutup, alur campuran, dan sudut pandang orang ketiga.
Teks yang digunakan TKA memiliki karakteristik kosakata, kalimat, dan wacana sebagai berikut:
- Karakteristik kosakata: kata umum, kata berimbuhan/konfiks, kata abstrak, makna denotatif, istilah teknis, makna konotatif konteks tertentu.
- Karakteristik kalimat: jumlah kata per kalimat 5–9 kata, kalimat tunggal berbagai pola, kalimat majemuk setara.
- Karakteristik wacana: kohesi penyulihan/substitusi, konjungsi antar-paragraf perbandingan dan penekanan/intensifikasi, penggunaan tanda baca untuk mendukung deskripsi; panjang teks 200–250 kata (kecuali teks puisi).
Kompetensi Materi TKA SMP Bahasa Indonesia
Keterampilan membaca siswa diukur dengan berbagai aspek di bawah ini:- Mengidentifikasi informasi tersurat dalam teks;
- Menyusun ulang, mengelompokkan, membuat ikhtisar, dan menyajikan kembali informasi tersurat dalam teks;
- Mengidentifikasi dan menyimpulkan informasi tersirat dalam teks;
- Menilai gagasan, fakta, atau opini dalam teks; dan
- Menanggapi isi teks, merefleksi diri dengan tokoh atau kejadian, dan menanggapi bahasa penulis dalam teks.
1. Pemahaman tekstual, yaitu kemampuan untuk memahami informasi yang dikemukakan secara eksplisit, mengelompokkan, menyusun ulang, dan menyajikan kembali informasi secara eksplisit dari teks;
2. Pemahaman inferensial, yaitu kemampuan untuk menarik kesimpulan berdasarkan informasi yang tersirat dalam teks; dan
3. Evaluasi dan apresiasi, yaitu kemampuan untuk membuat penilaian terhadap ide, menanggapi teks secara emosional dan estetis dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap perasaan, imajinasi, serta penggunaan bahasa oleh penulis.
Matriks Asesmen TKA SMP Bahasa Indonesia
Matriks penilaian TKA SMP Bahasa Indonesia terdiri dari tiga aspek penting yang perlu diperhatikan oleh siswa. Aspek penilaian meliputi: pemahaman tekstual, pemahaman inferensial, serta evaluasi dan apresiasi. Berikut penjelasannya:1. Pemahaman Tekstual
Matriks asesmen pemahaman tekstual terdiri dari sub-kompetensi, antara lain:
- Mengidentifikasi penggunaan istilah dalam berbagai bidang.
- Mengidentifikasi objek dan/atau latar berdasarkan kosakata yang digunakan dalam teks fiksi atau non-fiksi.
- Mengidentifikasi informasi penting yang tersurat dalam teks.
- Menyusun kerangka atau bagan berdasarkan bagian-bagian penting dalam teks.
Matriks berikutnya adalah pemahaman inferensial. Terdapat dua sub-kompetensi dalam matriks pemahaman inferensial, antara lain:
- Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, tokoh, peristiwa, latar, dan/atau nilai-nilai dalam dan/atau antarteks.
- Menjelaskan kelogisan hubungan antarperistiwa, antargagasan, dan/atau antarinformasi dalam dan/atau antarteks.
- Memprediksi peristiwa dalam teks.
- Menjelaskan bahasa kias dan citraan yang digunakan dalam teks fiksi.
Matriks berikutnya adalah matriks evaluasi dan apresiasi. Sub-kompetensi dalam matriks ini terdiri dari:
- Menilai relevansi peristiwa dalam teks dengan kehidupan sehari-hari.
- Menilai kesesuaian dan/atau keakuratan unsur, kebahasaan, atau isi berdasarkan perbandingan informasi dalam dan/atau antar-teks.
- Menyimpulkan respons emosional terhadap unsur teks fiksi.
Contoh Soal TKA SMP 2026 Bahasa Indonesia
Berikut kumpulan contoh soal SMP TKA Bahasa Indonesia beserta jawabannya yang dapat menjadi bahan belajar siswa:
Teks untuk soal nomor 1 s.d. 3!
Teks Ulasan 1
Pantai Glagah
Pantai Glagah di Kulon Progo adalah salah satu pantai unik di selatan Yogyakarta. Pasir hitamnya memberi kesan eksotis yang berbeda dari pantai lainnya. Ombak besar yang menerjang pemecah gelombang menciptakan suasana alam yang menakjubkan. Di sisi timur, terdapat laguna tenang yang cocok untuk wisata keluarga, terutama anak-anak.
Akses menuju pantai ini cukup mudah dari pusat Kota Yogyakarta. Fasilitasnya lengkap, seperti area parkir luas, warung makan, dan tempat duduk untuk bersantai. Ketika senja tiba, suasana menjadi lebih indah dengan langit yang memerah dan matahari terbenam perlahan di cakrawala.
Namun, pengunjung tidak disarankan berenang karena ombaknya cukup ganas. Beberapa sudut pantai juga terlihat kurang bersih. Meski begitu, Pantai Glagah tetap menjadi tempat menenangkan diri.
Teks Ulasan 2
Pantai Drini, Gunung Kidul
Pantai Drini di Gunung Kidul tuh beneran hidden gem yang wajib masuk bucket list liburan kamu! Nggal cuma karena pasir putih dan air lautnya yang bening banget, tapi juga karena pulau karang kecil yang unik Pulau itu seperti pemisah dua dunia-satu sisi ombaknya tenang, sisi lainnya agak liar. Serasa lagi liat du kepribadian alam yang beda tapi tetap satu kesatuan.
Yang bikin makin seru, kamu bisa jalan kaki ke pulau karangnya pas air laut surut. View dari atas cakep banget buat foto, apalagi pas golden hour. Banyak banget sudut estetis yang bisa kamu eksplor.
Fasilitas di sini juga udah lumayan oke. Ada warung makan, parkiran luas, dan tempat duduk buat santai cantai. Pantai Drini tuh ibarat tempat nongkrongnya laut dan langit-sederhana, tapi punya vibes yang nggak bisa dibeli. Sekali datang, rasanya pengen balik lagi buat nyari tenang dalam riuhnya dunia.
1. Kosakata yang menggambarkan keserasian suara deburan alam pada teks ulasan ke-1 ditunjukkan pada frasa ....
A. Alternatif Wisata
B. Kanvas Alam
C. Panggung Cahaya
D. Harmoni Alam
Jawaban: D
2. Apa saja perbedaan informasi yang ada pada kedua teks tersebut?
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
A. Kemudahan akses.
B. Fasilitas yang tersedia.
C. Tempat untuk berfoto.
D. Keindahan saat senja.
Jawaban: B, A
3. Banu: Aku lebih suka membaca ulasan pada teks 2 rasanya lebih dekat denganku. Aku jadi ingin ke sana! Teks ulasan 2 sangat menarik!
Komar: Justru aku lebih suka ulasan pada teks 1 karena sangat jelas dan menarik minatku untuk mengunjungi pantai itu.
Mengapa penyataan Banu lebih tepat untuk menggambarkan keunggulan teks ulasan kedua yang tidak ada pada teks ulasan pertama?
A. Gaya penyajian teks menggunakan bahasa nonformal sehingga lebih santai.
B. Penyajian gambar pada teks yang membuat pembaca lebih tertarik membaca
C. Akhir ulasan dilengkapi kalimat ajakan kepada pembaca untuk mengunjungi pantai.
Jawaban: A
Teks untuk soal nomor 4 s.d. 6!
Perempuan-Perempuan Perkasa
Perempuan-perempuan yang membawa bakul di pagi buta, dari manakah mereka
Ke stasiun kereta mereka datang dari bukit-bukit desa sebelum peluit kereta pagi terjaga sebelum hari bermula dalam pesta kerja
Perempuan-perempuan yang membawa bakul dalam kereta, ke manakah mereka
Di atas roda-roda baja mereka berkendara Mereka berlomba dengan surya menuju ke gerbang kota merebut hidup di pasar-pasar kota
Perempuan-perempuan yang membawa bakul di pagi buta, siapakah mereka
Mereka ialah ibu-ibu yang perkasa
akar-akar yang melata dari tanah perbukitan turun ke kota Mereka: cinta kasih yang bergerak menghidupi desa demi desa
(Puisi karya Hartojo Andangdjaja)
4. Pilihan kata mana saja yang menunjukkan latar waktu pada puisi tersebut?
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
A. Bukit-bukit desa
B. Sebelum hari bermula
C. Akar-akar yang melata
D. Berlomba dengan surya
Jawaban: B, D
5. Apa makna merebut hidup di pasar-pasar kota pada teks puisi tersebut?
A. Kegigihan dan perjuangan perempuan dalam bekerja.
B. Keuletan dan pencapaian seseorang dalam bekerja.
C. Aktivitas dan keseharian perempuan yang bekerja di pasar.
D. Tanggung jawab dan kewajiban perempuan pada keluarga.
Jawaban: A
6. Setelah membaca puisi tersebut, tiga murid berpendapat sebagai berikut.
Dina: Wah, ternyata banyak perempuan hebat ya. Mereka bekerja penuh semangat!
Mira: Iya, mereka rela bangun pagi-pagi untuk bekerja.
Tika: Tapi, kasihan ya mereka pasti lelah setelah seharian bekerja.
Pendapat siapa yang tepat untuk menggambarkan suasana haru yang muncul setelah membaca puisi tersebut?
Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap pernyataan berikut berdasarkan teks!
A. Dina karena menunjukkan kekagumannya kepada para perempuan yang bekerja.
B. Mira karena pendapatnya juga senada dengan pendapat yang disampaikan Dina.
C. Tika karena pendapatnya menunjukkan rasa empati terhadap perempuan pekerja.
Jawaban: A (Setuju), B (Setuju), C (Tidak Setuju).
Perhatikan teks berikut untuk menjawab soal!
Surat untuk Ayah
Dera menatap amplop lusuh di tangannya. Sudah tiga tahun berlalu sejak ayahnya pergi merantau, tetapi tak sekalipun kabar datang. Ibunya selalu berkata, “Sabar, Dera. Ayah pasti pulang dengan membawa rejeki.” Namun, mata ibunya yang sembab setiap malam mengkhianati kata-katanya.
Dengan tangan gemetar, Dera mulai menulis: “Yah, apakah Ayah masih ingat suara tawa Dera? Dera sudah besar sekarang, sudah bisa membantu Ibu. Tapi Dera tetap merindukan pelukan hangat Ayah…”
Air mata menetes di atas kertas, mengaburkan tinta yang baru saja ia goreskan. Di luar jendela, burung-burung pipit beterbangan bebas, seolah mengejek Dera yang terjebak dalam kerinduan tanpa ujung.
7. Bagaimana hubungan logis antara pernyataan ibu “Sabar, Dera. Ayah pasti pulang dengan membawa rejeki” dengan kalimat mata ibunya yang sembab setiap malam mengkhianati kata-katanya?
A. Pernyataan ibu menunjukkan kepastian, sedangkan mata sembab menunjukkan keraguan.
B. Pernyataan ibu bersifat menghibur, sedangkan mata sembab mengungkap kesedihan yang sesungguhnya.
C. Pernyataan ibu menunjukkan harapan palsu, sedangkan mata sembab menunjukkan kekecewaan.
D. Pernyataan ibu bersifat optimis, sedangkan mata sembab menunjukkan kelelahan fisik.
Jawaban: B
8. Hari Minggu kemarin, siswa kelas 6 SD Mutiara mengikuti kegiatan outbound di Bukit Harapan. Mereka mengikuti berbagai permainan tim dan tantangan alam. Kegiatan ini bertujuan melatih kerja sama, keberanian, dan kepemimpinan."
Ide pokok paragraf tersebut adalah ...
A. Permainan tim di SD Mutiara
B. Tujuan kegiatan outbound
C. Lokasi outbound di Bukit Harapan
D. Outbound hari Minggu
Jawaban: D
9. Berita tentang peristiwa kematian Sofia, seorang gadis kecil berusia 7 tahun tak ayal membuat masyarakat Indonesia geram. Gadis kecil lucu tersebut tewas di tangan ibu angkatnya sendiri dan dikubur di halaman belakang rumah, tepat di bawah kandang kelinci peliharaan keluarga. Sofia memang hanyalah anak angkat dari keluarga Stefanus. Ia kerapkali diperlakukan layaknya seorang budak di rumah tersebut. …
Berita tersebut berisikan tentang …
A. kasus penganiayaan orang tua kandung terhadap anak
B. kekerasan orang tua oleh anak kandung
C. peristiwa pembunuhan seorang anak oleh ibu angkatnya sendiri
D. perlakuan layaknya budak oleh ibu angkat
E. peristiwa kematian seorang anak
Jawaban : C
Simak Teks soal nomor 10 di bawah ini!
Pelari Terakhir
Lomba maraton di kotaku biasanya diadakan setiap musim panas. Semua jalan raya yang dilalui para pelari akan ditutup. Hanya ambulans yang bisa melintas. Tugasku mengikuti pelari dari belakang sebagai petugas medis. Pak sopir dan aku berada di dalam mobil ambulans. Kami harus tetap berada di belakang pelari terakhir sampai garis finis.
Tanda memulai maraton terdengar. Para pelari terdepan mulai menjauh dari pandangan kami. Mataku tertuju pada wanita berbaju putih longgar dan celana biru.
"Pak, lihatlah itu," kataku sambil menunjuk wanita tersebut di depan kami.
Kami sadar bahwa dia akan menjadi "pelari terakhir". Rambutnya beruban, postur tubuhnya tidak lagi tegap, dan kakinya sedikit pincang. Berjalan pun sudah tampak sulit.
Pak sopir dan aku memperhatikan wanita itu. Kami akan bergerak maju sedikit. Lalu berhenti menjaga jarak darinya. Kemudian, kami maju lagi untuk terus mengikuti langkahnya. Aku ingin menghentikannya. Namun, pada saat yang sama, aku juga berdoa agar dia terus maju.
Akhirnya, dia menjadi satu-satunya pelari yang tersisa. Air mataku mengalir karena aku merasa terharu dan kagum pada keberaniannya.
Sorak-sorai penonton sudah tidak terdengar lagi. Namun, seorang pria berdiri sendirian dengan bangga menunggu kedatangan pelari terakhir. Ia memegang salah satu ujung pita kertas yang terikat pada tiang. Pelan-pelan, pelari terakhir melintasi garis finis tersebut. Kedua ujung pita kertas itu berkibar di belakangnya.
Aku tidak tahu nama wanita itu. Tetapi sejak saat itu, dia menjadi bagian dari kehidupanku. Bagi wanita itu, maraton bukanlah tentang mengalahkan orang lain atau memenangkan piala. Ini tentang menyelesaikan apa yang sudah dimulainya. Saat kesulitan hidup melanda, aku teringat kepadanya.
10. Seorang pria berdiri di garis finis saat pelari terakhir melintas. Apa yang dilakukan pria itu?
A. Berdiri menunggu kedatangan mobil ambulans.
B. Menyaksikan perjuangan para pelari maraton.
C. Mengikuti pelari terakhir dari belakang.
D. Memegang ujung pita kertas yang diikat ke tiang.
Jawaban: D
Pembaca dapat mengakses artikel sejenis terkait Tes Kemampuan Akademik melalui tautan Tirto.id berikut ini:
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id






































